Jumat, 15 Mei 2026 – Hari Biasa Pekan VI Paskah (Novena Roh Kudus Hari Pertama)

Rm Paulus Dito Rahmadi SCJ dari Komunitas SCJ Bangko Merangin Jambi – Indonesia

 
 

AUDIO RESI:

ANTIFON PEMBUKA – Wahyu 5:9-10

Tuhan, Engkau telah menebus kami dengan darah-Mu dari tiap suku, bahasa, rakyat, dan bangsa, dan Engkau telah menjadikan kami raja dan imam bagi Allah. Alleluya.

PENGANTAR:

“Kalau Tuhan bersama kita, siapa berani melawan kita?” Kita tidak usah menunggu sampai dunia penuh bunga untuk begembira dan berbahagia. Tuhan menjaga kita. Kita tak usah cemas. Yesus telah menubuatkan sukacita itu. “Kamu akan sedih, tetapi kesedihanmu akan berubah menjadi sukacita.” Kita yang yakin bahwa Yesus hidup punya alasan untuk selalu tabah dan gembira.

DOA KOLEKTAN: 

Marilah bedoa: Allah Bapa pokok keselamatan kami, berkat kebangkitan Kristus kami lahir kembali dalam pembaptisan dan menerima hidup baru. Arahkanlah hati kami kepada Kristus, yang kini duduk di sisi kanan-Mu. Semoga kami Kauanugerahi hidup abadi, bila Penyelamat kami datang dalam kemuliaan. Sebab Dialah Putra-Mu, ….

BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Kisah Para Rasul 18:9-18

“Banyak umat-Ku di kota ini!”

Ketika Paulus ada di kota Korintus, Tuhan berfirman kepadanya pada suatu malam di dalam suatu penglihatan, “Jangan takut! Teruslah memberitakan firman dan jangan diam! Sebab Aku menyertai engkau dan tidak ada seorang pun yang akan menjamah dan menganiaya engkau, sebab banyak umat-Ku di kota ini.” Maka tinggallah Paulus di situ selama satu tahun enam bulan, dan ia mengajarkan firman Allah di tengah-tengah mereka. Akan tetapi setelah Galio menjadi gubernur di propinsi Akhaya, bangkitlah orang-orang Yahudi bersama-sama melawan Paulus. Mereka membawa dia ke depan pengadilan. Kata mereka, “Ia ini berusaha meyakinkan orang untuk beribadah kepada Allah dengan jalan yang bertentangan dengan hukum.” Ketika Paulus hendak memulai berbicara, berkatalah Galio kepada orang-orang Yahudi itu, “Hai orang-orang Yahudi, sekiranya dakwaanmu mengenai suatu pelanggaran atau kejahatan, sudahlah sepatutnya aku menerima perkaramu. Tetapi dalam hal ini adalah perselisihan tentang perkataan, nama, atau hukum yang berlaku di antara kamu, maka hendaklah kamu sendiri mengurusnya; aku tidak rela menjadi hakim atas perkara yang demikian.” Lalu Galio mengusir mereka dari ruang pengadilan. Maka semua orang menyerbu Sostenes, kepala rumah ibadat, lalu memukulinya di depan pengadilan itu; tetapi Galio sama sekali tidak menghiraukan hal itu. Paulus tinggal beberapa hari lagi di Korintus. Lalu ia minta diri kepada saudara-saudara di situ, dan berlayar ke Siria, sesudah ia mencukur rambutnya di Kengkrea, karena ia telah bernazar.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 47:2-3.4-5.6-7

Ref. Allah telah naik, diiringi sorak-sorai. Tuhan mengangkasa diiringi bunyi sangkakala.

  1. Hai segala bangsa, bertepuktanganlah, elu-elukanlah Allah dengan sorak-sorai! Sebab Tuhan, Yang Mahatinggi, adalah dahsyat, Raja agung atas seluruh bumi.

  2. Ia menaklukkan bangsa-bangsa ke bawah kuasa kita, Ia menundukkan suku-suku bangsa ke bawah telapak kaki kita; Ia memilih bagi kita tanah pusaka kita, kebanggan Yakub yang dikasihi-Nya.

  3. Allah telah naik diiringi sorak-sorai, Tuhan mengangkasa diiringi bunyi sangkakala. Bermazmurlah bagi Allah, bermazmurlah! Kidungkanlah mazmur bagi Raja kita, kidungkan mazmur!

BAIT PENGANTAR INJIL:

U : Alleluya, alleluya, alleluya.
S : (Luk 24:46,26) Mesias harus menderita dan bangkit dari antara orang mati untuk masuk ke dalam kemuliaan-Nya.

BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes 16:20-23a

“Tidak ada seorang pun yang dapat merampas kegembiraanmu itu daripadamu.”

Dalam amanat perpisahan-Nya Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya kamu akan menangis dan meratap, tetapi dunia akan bergembira; kamu akan berdukacita, tetapi dukacitamu akan berubah menjadi sukacita. Seorang perempuan berdukacita pada saat ia melahirkan, tetapi sesudah melahirkan anaknya, ia tidak ingat lagi akan penderitaannya, karena kegembiraan bahwa seorang manusia telah dilahirkan ke dunia. Demikian juga kamu sekarang diliputi dukacita, tetapi Aku akan melihat kamu lagi dan hatimu akan bergembira, dan tidak ada seorang pun yang dapat merampas kegembiraanmu itu dari padamu. Dan pada hari itu kamu tidak akan menanyakan apa-apa pada-Ku.
Demikianlah Sabda Tuhan
U. Terpujilah Kristus.

RESI DIBAWAKAN OLEH Rm Paulus Dito Rahmadi SCJ

Vivat Cor Iesu per Cor Mariae. Hiduplah hati Yesus melalui Hati Maria.

Para Sahabatku, Saudari-saudara yang dicintai dan mencintai Hati Kudus Yesus. Salam jumpa bersama Saya, Rm. Paulus Dito Rahmadi SCJ dari Komunitas SCJ Bangko, Merangin, Jambi, Indonesia, dalam Resi (Renungan singkat) Edisi Jumat, 15 Mei 2026. Semoga Belas Kasih dan Kerahiman dari Hati Yesus yang Maha Kudus memberkati Anda semua. Amin. Sebelum merenungkan sabda Tuhan, mari kita persiapkan hati dan kita awali permenungan kita dengan tanda kemenangan Kristus. Dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus..

Saudara-saudari yang terkasih, baru saja kita merayakan Hari Raya Kenaikan Tuhan Yesus. Dengan kenaikan Tuhan Yesus ke sorga mestinya membawa sukacita dalam hidup kita. Mengapa? Sekarang surga terbuka dan kita sebagai murid-Nya bisa masuk kedalamnya. Akan tetapi, hal tersebut tidak serta merta bisa tanpa sebuah usaha. Dalam usaha itulah, semakin jelas bahwa akan ada usaha penuh derita yang semakin kuat. Mari kita memaknainya dalam terang iman kita.

  1. PENDERITAAN MENUJU SUKACITA

Kebanyakan dari kita, penderitaan pastilah ingin kita hindari dengan ungkapan “janganlah hidupku menderita”. Kita berharap bebas dari penderitaan. Lain halnya dengan sukacita. Sukacita ingin cepat kita alami, kita berharap bisa mengalami sukacita. Derita dan sukacita adalah dua hal yang bertolak belakang. Akan tetapi penderitaan dan sukacita melekat erat dalam hidup kita, seolah-olah datang bergantian dalam hidup kita.

Pada hari ini, Yesus memberikan pesan yang sangat indah kepada kita bahwa kita menderita karena dan demi iman akan Allah akan mendapat mahkota sukacita. Artinya beriman kepada Allah pasti akan mengalami aneka penderitaan. Penderitaan dimaknai sebagai kesatuan dan kesetiaan kita dengan apa yang sudah dialami oleh Yesus. Maka sebenarnya kita hendaknya melihat diri sendiri tentang penderitaan itu atas kesalahan sendiri atau menderita karena kita mau meninggalkan segala dosa dan bertahan untuk hidup dalam kebenaran.

  1. RELASI BARU DENGAN ALLAH MENUJU SUKACITA

Dalam rangka itu, hal yang dibutuhkan adalah mencari kehendak Allah melalui hidup kita supaya memperoleh sukacita dan akhirnya mau atau tidak mau, seluruh pikiran dan hati ditujukan untuk menemukan kehendak Allah. Kita hendaknya menyadari bahwa untuk mengetahui kehendak Allah dalam hidup kita harus melalui jalan yang panjang, tidak ada jalan pendek untuk menemukan kehendak Allah. Jalan panjang itulah yang membuat kita menderita karena harus siap untuk mau menjadi muridNya yang mau mendengarkan dan taat serta melibatkan Allah dalam segala keputusan. Kehendak Allah adalah keselamatan, agar setiap orang memperoleh hidup yang kekal.

Ketika kita mau mendengarkan dan taat serta melibatkan Allah dalam keputusan atas tindakan kita, Roh Kudus akan menimbulkan damai, tenang, kasih, ketertarikan batin, dan hiburan. Bila keputusan atau tindakan yang akan kita ambil itu tidak sesuai dengan rencana Allah, maka kita akan mengalami tanda-tanda yang negatif seperti ketidaktenangan, ketakutan, kegelapan, keseganan, dan kehadiran Allah lenyap.

Saudara-saudari yang tinggal dalam Hati Yesus yang Mahakudus, dalam setiap perkara hidup pastilah tersimpan mutiara iman yang berharga. Para saudara-saudari, yang juga sedang berjuang dalam hidup ini, sabarlah dan teruslah berjuang.

Ingatlah bahwa engkau
hanya mempunyai satu jiwa.
Bahwa engkau hanya mempunyai satu kehidupan
yang teramat singkat,
dan yang harus engkau jalani sendiri.
Engkau hanya mempunyai satu kematian
yang harus dihadapi.
Dan disana hanya ada satu kemuliaan menanti
yang adalah abadi.
Jika engkau memperhatikan hal ini
maka ada banyak hal
yang tidak perlu engkau takuti.
Biarkan keinginanmu hanya melihat Tuhan.
Ketakutanmu . . . . . . . .
bahwa engkau akan kehilangan Dia.
ukamu . . . . . . . . .
bahwa engkau tidak memperoleh sesuatu dariNya.
Kegembiraanmu  . . . . . . . . .
bahwa Dia akan membawamu kepadaNya.
Maka engkau akan hidup dalam damai sejahtera.
Sumber: BEEVERS, John.  Theresa of Avila (diterjemahkan oleh Tomas Samaria).

Saudara saudariku yang dikasihi Tuhan, semoga Hati Kudus Yesus semakin merajai hati kita dan menerangi hati kita sehingga kita dalam keadaan penuh sukacita mengatakan “Hati Yesus yang lemah lembut dan rendah hati, jadikanlah hati kami seperti Hati-Mu”. Semoga Allah yang Mahakuasa memberkati aktivitas dan keluarga anda masing-masing (+) Dalam Nama Bapa, dan Putera, dan Roh Kudus. Amin.

DOA MOHON TUJUH KURNIA ROH KUDUS (Didoakan setelah homili)

1. Datanglah, ya Roh Hikmat,

P+U.   turunlah atas diri kami. Ajarlah kami menjadi orang bijak, terutama agar kami dapat menghargai, mencintai, dan mengutamakan cita-cita surgawi. Dan semoga kami Kau lepaskan dari belenggu dosa dunia ini.

2. Datanglah, ya Roh Pengertian,

P+U.   turunlah atas diri kami. Terangilah budi kami, agar dapat memahami ajaran Yesus, Sang Putra, dan melaksanakannya dalam hidup sehari-hari.

3. Datanglah, ya Roh Nasihat,

P+U.  dampingilah kami dalam perjalanan hidup yang penuh gejolak ini. Semoga kami selalu melakukan yang baik dan benar, serta menjauhi yang jahat.

4. Datanglah, ya Roh Keperkasaan,

P+U.   kuatkanlah hamba-Mu yang lemah ini, agar tabah menghadapi segala kesulitan dan derita. Semoga kami Kau kuatkan dengan memegang tangan-Mu yang senantiasa menuntun kami.

5. Datanglah, ya Roh Pengenalan akan Allah,

P+U.  ajarlah kami mengetahui bahwa semua yang ada di dunia ini sifatnya sementara saja. Bimbinglah kami, agar tidak terbuai oleh kemegahan dunia. Bimbinglah kami, agar dapat menggunakan hal-hal duniawi untuk kemuliaan-Mu.

6. Datanglah, ya Roh Kesalehan,

P+U.   bimbinglah kami untuk terus berbakti kepada-Mu. Ajarilah kami menjadi orang yang tahu berterimakasih atas segala kebaikan-Mu. Semoga kami berani menjadi teladan kesalehan bagi orang-orang di sekitar kami.

7. Datanglah, ya Roh Takut akan Allah,

P+U.   ajarlah kami untuk takut dan tunduk kepada-Mu, dimana pun kami berada. Tegakkanlah kami agar selalu berusaha melakukan hal-hal yang berkenan kepada-Mu.

DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN: 

Allah Bapa pengasih dan penyayang, terimalah roti anggur umat-Mu. Semoga dengan bantuan perlindungan-Mu kami tetap memelihara anugerah-Mu di dunia dan memperoleh kurnia-Mu di surga. Demi Kristus, ….

ANTIFON KOMUNI – Roma 4:25

Kristus Tuhan kita telah diserahkan karena dosa kita, dan dibangkitkan untuk menyelamatkan kita. Alleluya.

DOA SESUDAH KOMUNI:

Marilah berdoa: Allah Bapa maharahim, kasihanilah kami dan jagalah selalu umat yang sudah Kauselamatkan. Kami sudah ditebus oleh wafat dan derita Putra-Mu. Semoga kami bergembira atas kebangkitan-Nya. Demi Kristus ….

DOWNLOAD AUDIO RESI: 

DOA NOVENA ROH KUDUS – HARI I

Persiapan Menyambut Kedatangan Tujuh Karunia Roh Kudus

Pendarasan doa setiap harinya disesuaikan dengan karunia Roh Kudus yang dituju. Berikut bacaan doa Novena Roh Kudus selama sembilan hari yang dikutip dari laman Discerning Hearts.

 

DOA NOVENA ROH KUDUS –  Hari Pertama

Oh Roh Kudus, limpahkan kepada kami tujuh karunia kudus-Mu.
Terangilah pemahaman kami agar kami dapat mengenal-Mu. Beri kami hikmat agar kehendak-Mu jelas bagi kami dan agar kami dapat menerimanya. Beri kami hadiah nasihat agar kita selalu melihat apa yang benar. Kuatkan kami agar kami selalu mampu untuk memenuhi Kehendak Ilahi-Mu. Menginspirasi kami dengan semangat belajar agar kita bisa menembus lebih dalam ke dalam kebenaran-kebenaran yang telah Engkau turunkan. Biarkan hati kita tenggelam dalam semangat kekanak-kanakan agar kami dapat membawa sukacita bagi-Mu.
Marilah kita memiliki rasa takut yang benar kepada Tuhan
agar kami tidak pernah mendukakan-Mu atau menyimpang dari jalan kebaikan. Beri kami kegenapan karunia-Mu agar kami memuliakan-Mu.
Lihatlah dengan belas kasihan kepada kami,
Oh Roh Kudus,
dan berilah kami bantuan yang kami cari dalam novena ini
(Nyatakan permintaan Anda di sini) jika itu sesuai dengan Kehendak Suci-Mu. Datanglah, ya Roh Kudus, memenuhi hati orang-orang beriman-Mu, dan nyalakan di dalamnya api cinta-Mu.
Amin.

Dilanjutkan dengan Rosario Roh Kudus

 

ROSARIO ROH KUDUS

Rosario Roh Kudus disusun pada tahun 1892 oleh seorang biarawan Fransiskan Kapusin di Inggris sebagai sarana bagi umat beriman untuk menghormati Roh Kudus. Doa ini kemudian memperoleh persetujuan apostolik dari Paus Leo XIII pada tahun 1902. Rosario ini dimaksudkan sebagai sarana untuk menghormati Roh Kudus, sama seperti Rosario Bunda Maria di maksudkan para rahib Dominikan untuk menghormati Bunda Maria.

Rosario ini terdiri atas 5 kelompok manik-manik. Tiap kelompok terdiri dari 7 manik. Sebelum dan sesudah tiap kelompok terdapat 2 butir manik besar, sehingga seluruhnya ada 35 butir manik kecil dan 12 butir manik besar. Sebagai tambahan, terdapat 3 manik kecil pada bagian permulaan. Pada ketiga manik kecil ini dibuat tanda salib, lalu di daraskan doa tobat dan himne datanglah Roh Pencipta.

Dalam tiap kelompok manik, diucapkan doa kemuliaan pada ketujuh manik kecil, dan 1 doa Bapa Kami serta 1 Salam Maria pada kedua manik besar. Pada 2 manik besar yang tersisa di bagian akhir, diucapkan Sahadat Para Rasul (Aku percaya …..), doa Bapa Kami dan Salam Maria untuk mendoakan Bapa Suci.

Pada doa ini terdapat 5 misteri: masing-masing misteri direnungkan pada setiap kelompok manik-manik. Angka lima merupakan penghormatan atas lima Luka Suci Yesus yang merupakan sumber rahmat yang dibagikan Roh Kudus untuk seluruh umat manusia.

Secara berurutan, Rosario Roh Kudus di daraskan sebagai berikut:

I. TANDA SALIB

II. DOA TOBAT

III. DATANGLAH ROH PENCIPTA

Datanglah hai Roh Pencipta kunjungilah jiwa kami semua penuhilah dengan rahmat-Mu hati kami ciptaan-Mu. Gelar-Mu ialah penghibur rahmat Allah yang mahaluhur Sumber Hidup, Api Kasih dan Pengurapan Ilahi.

Engkaulah sumber sapta karunia jemari tangan Sang Ilahi. Engkaulah janji sejati Allah Bapa yang mempergandakan bahasa. Terangilah akal budi, curahkan cinta di setiap hati. Segala kelemahan kami semoga Kau lindungi dan Kau kuatkan. Jauhkanlah semua musuh segera, anugrahkanlah kedamaian jiwa, dengan Engkau sebagai penuntun kami kejahatan tak’kan mempengaruhi. Perkenalkanlah kami kepada Bapa ajarilah agar mengakui Putra serta Engkau, Roh dari Keduanya yang kami imani dan puji selamanya. Segala kemuliaan bagi Allah Bapa dan bagi Sang Putra yang telah bangkit dari mati serta bagi-Mu Roh Kudus pula sepanjang segala abad.  Amin

IV. MISTERI PERTAMA:

“Dari Roh Kuduslah Yesus dikandung Perawan Maria.” (Renungan Luk1:35 ) Ujud khusus:

Dengan tekun, mintalah bantuan dari Roh Ilahi serta perantaraan Bunda maria untuk mengikuti kebajikan-kebajikan Yesus Kristus, contohlah segala kebajikan-Nya, sehingga kita dapat menjadi serupa dengan citra Putra Allah.

Renungan dan doa pribadi …

Bapa Kami …

Salam Maria …

Kemuliaan … (7x)

V. MISTERI KEDUA:

“Roh Allah turun atas Yesus.” (Renungan Mat3:16 ) Ujud khusus:

Peliharalah dengan penuh kesungguhan anugrah yang tak ternilai, rahmat pengudusan yang dicurahkan dan ditanamkan dalam jiwa kita oleh Roh Kudus pada saat pembabtisan. Peganglah dengan teguh janji baptis yang telah kita ucapkan: tingkatkan iman, harapan dan cinta kasih melalui tindakan nyata, serta hiduplah sebagai anak-anak Allah dan anggota Gereja Allah yang sejati agar kelak kita dapat memperoleh warisan surgawi.

Renungan dan doa pribadi …

Bapa Kami …

Salam Maria …

Kemuliaan … (7x)

VI. MISTERI KETIGA:

“Oleh Roh Kudus, Yesus dibimbing menuju padang gurun untuk dicobai.” (Renungan Luk4:1-2) Ujud khusus:

Bersyukurlah selalu atas ketujuh karunia Roh Kudus yang dicurahkan pada kita saat menerima Sakramen Penguatan: Roh kebijaksanaan, pengertian, nasihat, keperkasaan, pengenalan akan Allah, kesalehan, dan rasa takut akan Allah. Serahkan diri kita dengan setia kepada bimbingan Ilahi-Nya, sehingga di atas segala godaan dan pencobaan hidup kita berlaku secara perkasa sebagai seorang Kristen sejati dan prajurit Kristus yang berani.

Renungan dan doa pribadi …

Bapa Kami …

Salam Maria …

Kemuliaan … (7x)

VII. MISTERI KEEMPAT:

“Peranan Roh Kudus dalam Gereja.” (Renungan Kis2:2 Kis2:4 Kis2:11 ) Ujud khusus:

Bersyukurlah kepada Tuhan karena Ia menjadikan kita sebagai anggota Gereja-Nya yang selalu dijiwai dan diarahkan oleh Roh Kudus, Roh yang diturunkan ke dunia untuk tugas itu pada hari Pentekosta. Dengarlah dan patuhilah Takhta Suci, wakil Roh Kudus yang tidak dapat salah, serta Gereja, pilar dan dasar kebenaran. Junjunglah ajaran-ajarannya dan belalah hak-haknya.

Renungan dan doa pribadi …

Bapa Kami …

Salam Maria …

Kemuliaan … (7x

VIII. MISTERI KELIMA:

“Roh Kudus dalam jiwa-jiwa orang beriman.” (Renungan 1Kor6:19 1Tes5:19 Ef4:30 ) Ujud khusus:

Sadarilah keberadaan Roh Kudus dalam diri kita, peliharalah dengan seksama kemurnian tubuh dan jiwa, ikutilah dengan setia bimbingan Ilahi-Nya, sehingga kita dapat menghasilkan buah-buah Roh: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan hati, kebaikan, kesetiaan, kelemah lembutan, iman, kerendahan hati, penguasaan diri, dan kemurnian.

Renungan dan doa pribadi … Bapa Kami …

Salam Maria … Kemuliaan … (7x) Aku Percaya … Bapa Kami …

Salam Maria …

 

No Comments

Leave a Comment