Jumat, 03 Juli 2026 – Pesta Santo Tomas, Rasul

Rm Agustinus Guntoro SCJ dari Komunitas Generalat SCJ Roma – Italia

 
 
 

AUDIO RESI:

ANTIFON PEMBUKA – Mzm 117:28

Allahkulah Engkau, Engkau kupuji. Allahkulah Engkau, Engkau kuagungkan.

PENGANTAR:

Keraguan, kebimbangan tentang iman dan Tuhan, tak usah menggelisahkan kita. Kita terikat oleh keterbatasan akal budi kita. Akibat keraguan sesaat, yang diungkapkannya dengan banyak kata, Rasul Tomas berabad-abad lamanya mendapat julukan ‘yang tidak percaya’. Andaikata ia dahulu kurang percaya, namun ia jujur. Dengan rendah hati diakuinya kesalahan dalam kata-kata indah, “Tuhanku dan Allahku!” bertahun kemudian Tomas yang tak percaya itu gugur, karena bagaimanapun ia tetap teguh mengimani Tuhan dan Allahnya.

DOA KOLEKTA:

Marilah berdoa: Allah Bapa yang mahakuasa dan kekal, kami bergembira pada pesta Santo Tomas, rasul-Mu, yang mengimani Putera-Mu sebagai Allah. Semoga kami senantiasa dilindungi olehnya dan kelak memperoleh kehidupan bahagia karena percaya akan nama Yesus Kristus, Putera-Mu dan Tuhan kami, …

BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Surat Rasul Paulus kepada umat di Efesus 2:19-22

“Kamu dibangun di atas dasar para rasul.”

Saudara-saudara, kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan sewarga dengan orang kudus dan anggota keluarga Allah. Kamu dibangun di atas dasar para rasul dan para nabi, dengan Kristus Yesus sebagai batu penjuru. Di atas Dia tumbuhlah seluruh bangunan, yang rapih tersusun, menjadi bait Allah yang kudus dalam Tuhan. Di atas Dia pula kamu turut dibangun menjadi tempat kediaman Allah dalam Roh.
Demikianlah Sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah

MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 117:1.2

Ref. Pergi ke seluruh dunia, wartakanlah Injil!

  1. Pujilah Tuhan, hai segala bangsa, megahkanlah Dia, hai segala suku bangsa!

  2. Sebab kasih-Nya hebat atas kita, dan kesetiaan Tuhan untuk selama-lamanya.

BAIT PENGANTAR INJIL:

U : Alleluya, alleluya, alleluya
S : (Luk 24:32) Yesus bersabda, “Hai Tomas, karena telah melihat Aku, maka engkau percaya. Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya.”

BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes 20:24-29

“Ya Tuhan dan Allahku.”

Pada hari Minggu Paskah, ketika Yesus menampakkan diri kepada murid-murid-Nya, Tomas, seorang dari kedua belas murid, yang juga disebut Didimus, tidak ada bersama-sama mereka. Maka kata murid-murid yang lain itu kepadanya, “Kami telah melihat Tuhan!” tetapi Tomas berkata kepada mereka, “Sebelum aku melihat bekas paku pada tangan-Nya, dan sebelum aku mencucukkan jariku ke dalam bekas paku itu dan mencucukkan tanganku ke dalam lambung-Nya, aku sama sekali tidak akan percaya.” Delapan hari kemudian murid-murid Yesus berada kembali dalam rumah itu, dan Tomas bersama-sama dengan mereka. Sementara pintu-pintu terkunci, Yesus datang. Ia berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata, “Damai sejahtera bagimu!” Kemudian Ia berkata kepada Tomas, “Taruhlah jarimu di sini dan lihatlah tangan-Ku, ulurkanlah tanganmu dan cucukkan ke dalam lambung-Ku dan jangan engkau tidak percaya lagi, melainkan percayalah.” Tomas menjawab kepada-Nya, “Ya Tuhanku dan Allahku!” Kata Yesus kepadanya, “Karena telah melihat Aku, maka engkau percaya. Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya.”
Inilah Injil Tuhan kita!
U. Sabda-Mu sungguh mengagumkan!

RESI DIBAWAKAN OLEH Rm Agustinus Guntoro SCJ

Vivat Cor Jesu per Cor Mariae – Hiduplah Hati Kudus Yesus melalui Hati Maria

Para sahabatku dimana pun Anda berada, saya, Agustinus Guntoro, scj dari kota Roma, menyapa dan mengundang Anda semua untuk berefleksi bersama RESI Dehonian, hari ini, tanggal 3 Juli 2026 pada Pesta Santo Thomas, rasul.

Kisah Santo Thomas di Injil Yohanes 20:24-29 ini relate banget sama kehidupan kita sekarang. Waktu murid-murid lain heboh cerita kalau mereka udah ketemu Yesus yang bangkit, Thomas malah milih buat bersikap skeptis dan bilang, “Gak dulu, deh.” Dia gak mau langsung kemakan omongan orang sebelum megang langsung bekas pakunya. Sikap Thomas ini mencerminkan banget sisi anak muda zaman sekarang yang serba kritis, gak gampang fomo, dan butuh bukti nyata alias no pic/video = hoax. Sering kali kita juga ngerasa ragu sama rencana Tuhan pas hidup lagi gak sesuai ekspektasi.

Tapi kerennya, Yesus gak baper atau nge-judge keraguan Thomas. Malahan, Yesus sengaja datang lagi khusus buat nemuin Thomas, nawarin tangan-Nya, dan bilang, “Nih, pegang sendiri.” Ini bukti kalau Tuhan itu super pengertian; Dia gak anti sama pertanyaan-pertanyaan kritis kita. Lewat momen ini, Santo Thomas akhirnya sadar dan langsung speechless sampai cuma bisa bilang, “Ya Tuhanku dan Allahku!” Keraguannya justru diubah jadi iman yang super kokoh karena dia berani jujur sama apa yang dia rasain.

Dari Santo Thomas, kita belajar kalau punya rasa ragu itu manusiawi banget, asalkan keraguan itu bikin kita makin penasaran buat nyari Tuhan, bukan malah bikin kita menjauh dan ghosting Dia. Yesus menutup obrolan dengan kalimat yang dalem banget: “Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya.” Di zaman yang serba digital dan butuh kepastian instan ini, kita diajak buat punya level iman yang lebih tinggi—tetap percaya dan bersandar sama Tuhan, bahkan pas jalan di depan kita masih kelihatan blur dan belum kelihatan ujungnya.

Para sahabatku, semoga Hati Kudus Yesus semakin merajai hati kita, supaya di dalam keraguan kita, sebagai sesuatu yang wajar dan manusiawi, kita tidak akan menghentikan langkah kita untuk terus mencari kebenaran. Karena saat kita jujur mencari-Nya, Tuhan selalu punya cara buat nemuin kita. Terima kasih. Tuhan memberkati.

DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN:

Allah Bapa, pelindung umat beriman, kami persembahkan kepada-Mu kebaktian yang layak bagi kami sebagai abdi-abdi-Mu, seraya mohon dengan rendah hati, jagalah rahmat-Mu dalam diri kami berkat kurban puji syukur yang kami persembahkan ini. Demi Kristus, …

ANTIFON KOMUNI – lih. Yoh 20:27

Ulurkanlah tangan-Mu dan jamahlah berkas-berkas paku ini! Jangan sampai sangsi lagi, Tomas, tetapi percayalah!

DOA SESUDAH KOMUNI:

Marilah berdoa : Allah, Bapa Tuhan kami Yesus Kristus, dalam sakramen ini kami benar-benar menyambut tubuh Putera-Mu yang tunggal. Bersama Rasul Tomas kami imani Dia sebagai Tuhan dan Allah kami. Semoga iman itu kami hayati pula sepanjang hidup kami. Demi Kristus, …

DOWNLOAD AUDIO RESI:

Santo Thomas Rasul

Didymus, Thomas the daubter

Sebelum mengikuti Yesus, Thomas adalah seorang nelayan. Tapi tidak seperti Petrus atau Andreas yang memiliki perahu sendiri; Thomas hanyalah seorang nelayan kuli yang tidak memiliki perahu. Hidupnya hampir selalu serba kekurangan. Inilah yang membuat ia sangat hati-hati, pesimistik, cepat menyangka akan terjadi hal-hal buruk.

Ketika Yesus ditangkap, Thomas kehilangan keberaniannya. Ia melarikan diri bersama para rasul yang lain. Hatinya hancur oleh rasa duka atas wafatnya Kristus yang dikasihinya. Kemudian, pada hari Minggu Paskah, Yesus menampakkan diri kepada para rasul-Nya setelah Ia bangkit dari antara orang mati. Waktu itu Thomas tidak bersama mereka. Begitu ia datang, para rasul yang lain menceritakan padanya dengan penuh sukacita, “Kami telah melihat Tuhan!” Mereka pikir Thomas akan ikut bergembira bersama mereka. Tetapi, Thomas tidak percaya. “Sebelum aku melihat bekas paku pada tangan-Nya,” demikian katanya, “dan sebelum aku mencucukkan jariku ke dalam bekas paku itu dan mencucukkan tanganku ke dalam lambung-Nya, sekali-kali aku tidak akan percaya.”

Delapan hari kemudian, Yesus kembali menampakkan diri kepada para rasul. Kali ini, Thomas juga ada bersama mereka. Yesus memanggilnya dan memintanya untuk mencucukkan jarinya ke dalam luka di tangan-Nya dan luka di lambung-Nya. St.Thomas yang malang! Ia jatuh tersungkur di kaki Sang Guru dan mengucapkan ungkapan imannya yang indah.., yang terus kita ulangi sampai hari ini dalam doa-doa kita;  “Ya Tuhanku dan Allahku!”.  Kemudian kata Yesus, “Karena engkau telah melihat Aku, maka engkau percaya. Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya.” (Yoh 20:28-29)

Sesudah hari raya Pentakosta, para rasul dipenuhi dengan kuasa Roh Kudus. Mereka menjadi kuat serta teguh dalam iman dan kepercayaan pada Yesus.  Thomas diyakini berlayar ke India pada tahun 52 M untuk mengabarkan Injil kepada orang Yahudi diaspora di Kerala. Ia mendarat di pelabuhan kuno Muziris (Kota ini punah pada tahun 1341 akibat banjir besar) dekat Kodungalloor. Kemudian ia ke Palayoor (sekarang dekat Guruvayoor) dan pada tahun 52 itu pula sampai ke bagian selatan yang sekarang menjadi negara bagian Kerala, di mana ia mendirikan Ezharappallikal atau “Tujuh Setengah Gereja”. Gereja-gereja tersebut adalah di Kodungallur, Kollam, Niranam (Niranam St.Marys Orthodox Church), Nilackal (Chayal), Kokkamangalam, Kottakkayal (Paravoor), Palayoor (Chattukulangara) dan Thiruvithancode Arappally – gereja yang setengah.

Menurut tradisi, St.Thomas mati syahid di St. Thomas Mount di Chennai dan dimakamkan di dalam San Thome Cathedral Basilica.  Tradisi ini diperkuat dengan tulisan St.Efrem dalam karyanya “Carmina Nisibina”  bahwa Thomas dibunuh di India disekitar tahun 72, dan jasadnya kemudian dikuburkan di Edessa, dibawa ke sana oleh seorang saudagar yang tidak disebut namanya.  Sebuah kalender gereja Suriah kuno mendukung tulisan St.Efrem di atas dan menyebutkan nama saudagar itu, dimana ditulis: “3 Juli, St. Tomas ditusuk dengan lembing di India. Badannya ada di Urhai (nama kuno untuk Edessa)  setelah dibawa ke sana oleh saudagar Khabin dalam suatu perayaan agung.

Pada tahun 232 sebagian besar relikwi Rasul Thomas diserahkan oleh seorang raja India untuk dibawa ke kota Edessa, Mesopotamia. Sedikit relikwi tetap disimpan di makam St.Thomas dalam gereja di Mylapore, Tamil Nadu, India, sampai hari ini.

Arti Nama:

Thomas = Ejaan Yunani untuk nama Aramaic תָּאוֹמָא (Ta’oma’) yang berarti : “Kembar”

Variasi Nama:

Tomas (Swedish), Tomas (Norwegian), Te’oma (Ancient Aramaic), Toma (Bulgarian), Tomàs (Catalan), Toma, Tomica, Tomo (Croatian), Tomáš (Czech), Toomas (Estonian), Tuomas, Tuomo, Tomi, Tommi (Finnish), Toma (Georgian), Tamás, Tomi (Hungarian), Tómas (Icelandic), Tomás (Irish), Tommaso (Italian), Toms (Latvian), Tomas (Lithuanian), Toma (Macedonian), Tamati (Maori), Tomasz, Tomek (Polish), Tomás, Tomé (Portuguese), Toma (Romanian), Foma (Russian), Tàmhas, Tavish, Tòmas, Tam (Scottish), Toma (Serbian), Tomáš (Slovak), Tomaž (Slovene), Tomás (Spanish), Tomos, Tomi, Twm (Welsh)

Bentuk Pendek :

Thom, Tom, Tommie, Tommy (English), Tom (German), Maas, Tom (Dutch), Tom (Swedish), Tom (Norwegian), Tom (Danish)

Bentuk Feminim :

Thomasina (English), Tamsin, Tamsyn (English British)

Sumber: https://katakombe.org/para-kudus/juli/thomas-rasul.html

No Comments

Leave a Comment