Selasa, 29 November 2022 – Hari Biasa Pekan I Adven

Rm. Hubertus Aditya Prabowo SCJ dari komunitas SCJ Jakarta – Indonesia

 
 

AUDIO RESI:

ANTIFON PEMBUKA – lih. Zakharia 14:5-7

Tuhan pasti akan datang, diiringi semua orang kudus, bersinarkan cahaya gemilang.

PENGANTAR:

Setiap perjumpaan dengan sesama tentu ada dampaknya: entah kita diperkaya entah dipermiskin. Menantikan seseorang berarti siap meluangkan waktu dan tempat. Menantikan kedatangan Yesus pada masa Adven mengandaikan kita mempersiapkan waktu dan tempat. Kesederhanaan dan kerendahan hati yang tulus amat diperlukan untuk membuat sesuatu yang tampaknya tidak mungkin menjadikan kenyataan.

DOA PEMBUKA:

Marilah bedoa: Allah Bapa mahamurah hati, kabulkanlah doa kami dan bantulah kami dalam kesusahan. Semoga Putra-Mu menghibur kami dengan kedatangan-Nya, agar kami sanggup berjuang melawan pengaruh manusia lama. Demi Yesus Kristus, ….

BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Kitab Yesaya 11:1-10

“Ia akan menghakimi orang-orang lemah dengan keadilan.”

Pada akhir zaman sebuah tunas akan keluar dari tunggul Isai, dan taruk yang akan tumbuh dari pangkalnya akan berbuah. Roh Tuhan akan ada padanya, roh hikmat dan pengertian, roh nasihat dan keperkasaan, roh pengenalan dan takut akan Tuhan; ya, kesenangannya ialah takut akan Tuhan. Ia tidak akan menghakimi dengan sekilas pandang saja atau menjatuhkan keputusan menurut kata orang. Tetapi ia kan menghakimi orang-orang lemah dengan keadilan, dan dengan kejujuran akan menjatuhkan keputusan terhadap orang-orang yang tertindas di negeri. Ia akan menghajar bumi dengan perkataannya seperti dengan tongkat, dan dengan nafas mulutnya ia akan membunuh orang fasik. Ia tidak akan menyimpang dari kebenaran dan kesetiaan, seperti ikat pinggang yang tetap terikat pada pinggang. Pada waktu itu serigala akan tinggal bersama domba dan macan tutul akan berbaring di samping kambing. Anak lembu dan anak singa akan merumput bersama-sama, dan seorang anak kecil akan menggiringnya. Lembu dan beruang akan sama-sama makan rumput dan anak-anaknya akan sama-sama berbaring, sedang singa akan makan jerami seperti lembu. Bayi akan bermain-main dekat liang ular tedung, dan anak yang cerai susu akan mengulurkan tangannya ke sarang ular beludak. Tidak ada yang akan berbuat jahat atau yang berlaku busuk di seluruh gunung-Mu yang kudus. Sebab seluruh bumi penuh dengan pengenalan akan Tuhan, seperti air laut yang menutupi dasarnya. Maka pada waktu itu taruk dari pangkal Isai akan berdiri sebagai panji-panji bagi para bangsa. Dia akan dicari oleh suku-suku bangsa, dan tempat kediamannya akan menjadi mulia.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

MAZMUR TANGGAPAN: 72:2.7-8.12-13.17

Ref. Berbelaskasihlah Tuhan dan adil, Allah kami adalah rahim.

  1. Ya Allah, kiranya raja mengadili umat-Mu dengan keadilan dan menghakimi orang-orang-Mu yang tertindas dengan hukum!

  2. Kiranya keadilan berkembang dalam zamannya dan damai sejahtera berlimpah, sampai tidak ada lagi bulan! Kiranya ia memerintah dari laut sampai ke laut, dari Sungai Efrat sampai ke ujung bumi!

  3. Sebab ia akan melepaskan orang miskin yang berteriak minta tolong, ia kan membebaskan orang tertindas, dan orang yang tidak punya penolong; ia akan sayang kepada orang lemah dan orang miskin, ia akan menyelamatkan nyawa orang papa.

  4. Biarlah namanya tetap selama-lamanya, kiranya namanya semakin dikenal selama ada matahari. Kiranya segala bangsa saling memberkati dengan namanya, dan menyebut dia berbahagia.

BAIT PENGANTAR INJIL:

U : Alleluya
S : Tuhan pasti datang; Ia datang dengan megah, dan mata para hamba-Nya akan berseri-seri.

BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas 10:21-24

“Yesus bergembira dalam Roh Kudus.”

Pada waktu itu bergembiralah Yesus dalam Roh Kudus dan berkata, “Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil. Ya Bapa, itulah yang berkenan di hati-Mu. Semua telah diserahkan kepada-Ku oleh Bapa-Ku dan tiada seorang pun yang tahu siapakah Anak selain Bapa, dan siapakah Bapa selain Anak dan orang yang oleh Anak diberi anugerah mengenal Bapa.” Sesudah itu berpalinglah Yesus kepada murid-murid-Nya dan berkata, “Berbahagialah mata yang melihat apa yang kalian lihat. Sebab Aku berkata kepadamu, banyak nabi dan raja ingin melihat apa yang kalian lihat, namun tidak melihatnya, dan ingin mendengar apa yang kalian dengar, namun tidak mendengarnya.”
Demikianlah Sabda Tuhan
U. Terpujilah Kristus

RESI DIBAWAKAN OLEH Rm. Hubertus Aditya Prabowo SCJ

Vivat Cor Iesu per Cor Mariae. Hiduplah Hati Yesus melalui Hati Maria.

Sahabat Dehonian yang terkasih, Dalam injil hari ini, orang bijak dan pandai yang dimaksudkan oleh Yesus adalah para Ahli Taurat dan orang-orang Farisi. Dalam tradisi Yahudi, mereka adalah orang-orang yang fasih  dan terhadap hukum-hukum Taurat dan juga Kitab Suci. Tetapi, Yesus melihat bahwa kelebihan yang dimiliki orang Farisi dan Ahli Taurat, sering tidak diimbangi dengan sikap kerendahan hati. Dengan kemampuan dan posisi mereka, kerap mereka bersikap seolah-olah mereka yang paling suci dan benar karena telah mengerti tentang hukum Taurat, tetapi mereka merendahkan orang lain, menganggap orang lain lebih berdosa.

Sedangkan orang kecil adalah gambaran dari orang-orang yang memasrahkan seluruh hidupnya pada penyelenggaraan Allah. Kerena mereka menyadari kekecilan dan kelemahan mereka, maka mereka menggantungkan seluruhnya kepada kekuatan Allah. Mereka terbuka akan karya Allah yang terjadi dalam hidup mereka.  Gambaran orang-orang seperti ini dapat kita lihat di dalam diri para murid Yesus, yang kebanyakan darai mereka adalah nelayan. Karena menyadari kebesaran Allah dalam hidup mereka, maka mereka berani mengikuti Yesus dan mereka boleh melihat serta merasakan Allah yang hadir dalam diri Yesus Kristus. Mereka tidak menunda-nunda ketika Tuhan memanggil.

Sahabat Dehonian yang terkasih, kiranya kita selalu menyadari bahwa hidup kita sepenuhnya tergantung pada Allah. Berjalanlah bersama Allah, maka Allah akan menyingkapkan kemulianNya kepada kita. Amin

DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN:

Allah Bapa, sumber segala rahmat, terimalah doa persembahan kami, hamba-Mu yang hina ini. Bantulah kami dengan rahmat-Mu, karena dengan daya usaha kami sendiri kami tak sanggup memperoleh keselamatan. Demi Kristus, ….

ANTIFON KOMUNI – II Timotius 4:8

Mahkota mulia akan diberikan oleh Hakim yang adil kepada semua yang merindukan kedatangan-Nya.

DOA SESUDAH KOMUNI:

Marilah berdoa: Allah Bapa Yang Mahabaik, kami telah Kausegarkan karena Kauperkenankan ikut ambil bagian dalam misteri suci ini. Ajarilah kami menghargai hidup di dunia ini dengan bijaksana dan mencita-citakan hidup surgawi. Demi Kristus, ….

DOWNLOAD AUDIO RESI: 

1 Comment

Leave a Comment