Jumat, 13 Mei 2022 – Hari Biasa Pekan IV Paskah

Rm.Paskalis Aditya Wardana SCJ dari komunitas Paroki Santo Yohanes Penginjil Bengkulu – Indonesia

 
 
 

AUDIO RESI:

ANTIFON PEMBUKA – Wahyu 5:9-10⁣

Tuhan, Engkau telah menebus kami dengan darah-Mu dari setiap suku, bahasa, rakyat, dan bangsa, dan Engkau telah menjadikan kami raja dan imam bagi Allah Bapa. Aleluya.⁣⁣

PENGANTAR⁣

Tiada orang yang pernah melihat Allah. Namun, bila kita saling menaruh cinta kasih, maka Yesus hadir di tengah-tengah kita. Sekalipun la sudah bertakhta mulia di sisi kanan Bapa, namun kita yakin, la hadir di dekat kita. Kita mengimani bahwa Dialah jalan, kebenaran, dan kehidupan, cahaya dalam kegelapan, pemandu aman bagi siapa saja yang meraba-raba mencari jalan Yesus, dari Jumat Agung menuju Paskah, dari kematian menuju hidup dan kebangkitan.⁣⁣

DOA PEMBUKA⁣

Marilah berdoa: Allah Bapa, pokok kebebasan dan keselamatan kami, Engkau telah menebus kami dengan darah Putra-Mu. Dengarkanlah permohonan kami, supaya kami memperoleh hidup dalam diri-Mu dan menikmati keselamatan kekal. Demi Yesus Kristus Putra-Mu, ….⁣⁣

BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Kisah Para Rasul 13:26-33

“Janji telah digenapi Allah dengan membangkitkan Yesus.”

Dalam perjalanannya Paulus sampai di Antiokhia di Pisidia. Di rumah ibadat Yahudi di sana Paulus berkata, “Hai saudara-saudaraku baik yang termasuk keturunan Abraham maupun yang takut akan Allah, kabar keselamatan sudah disampaikan kepada kita. Sebab penduduk Yerusalem dan pemimpin-pemimpinnya tidak mengakui Yesus. Dengan menjatuhkan hukuman mati atas Yesus, mereka menggenapi perkataan nabi-nabi yang dibacakan setiap hari Sabat. Dan meskipun mereka tidak menemukan sesuatu yang dapat menjadi alasan untuk hukuman mati, namun mereka telah meminta kepada Pilatus supaya Yesus dibunuh. Dan setelah mereka menggenapi segala sesuatu yang ada tertulis tentang Dia, mereka menurunkan Dia dari kayu salib, lalu membaringkan-Nya di dalam kubur. Tetapi Allah membangkitkan Yesus dari antara orang mati. Dan selama beberapa waktu Ia menampakkan diri kepada mereka yang mengikuti Dia dari Galilea ke Yerusalem. Mereka itulah yang sekarang menjadi saksi-Nya bagi umat ini. Dan kami sekarang memberitakan kabar kesukaan kepada kamu, yaitu bahwa janji yang diberikan kepada nenek moyang kita, telah digenapi Allah kepada kita, keturunan mereka, dengan membangkitkan Yesus, seperti yang ada tertulis dalam mazmur kedua: Anak-Kulah Engkau! Pada hari ini Engkau telah Kuperanakkan.”
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 2:6-7.8-9.10-11

Ref. Anak-Kulah engkau! Pada hari ini engkau telah Kuperanakkan.

  1. “Akulah yang telah melantik raja-Ku di Sion, gunung-Ku yang kudus!” Aku mau menceritakan tentang ketetapan Tuhan: Ia berkata kepadaku, “Anak-Kulah engkau! Pada hari ini engkau telah Kuperanakkan.”

  2. “Mintalah kepada-Ku, maka bangsa-bangsa akan Kuberikan kepadamu menjadi milik pusakamu, dan ujung bumi menjadi kepunyaanmu. Engkau akan meremukkan mereka dengan gada besi, dan memecahkan mereka seperti tembikar tukang periuk.”

  3. Oleh sebab itu, hai raja-raja, bertindaklah bijaksana, terimalah pengajaran, hai para hakim dunia! Beribadahlah kepada Tuhan dengan takwa, dan ciumlah kaki-Nya dengan gemetar.

BAIT PENGANTAR INJIL:

U : Alleluya, alleluya, alleluya.
S : (Yoh 14:6) Akulah jalan, kebenaran dan hidup. Tidak seorang pun dapat datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.

BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes 14:1-6

“Akulah jalan, kebenaran, dan hidup.”

Dalam amanat perpisahan-Nya Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku. Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku sudah mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke sana untuk menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat Aku berada, kamu pun berada. Dan ke mana Aku pergi, kamu tahu jalan ke sana.” Kata Tomas kepada-Nya, “Tuhan, kami tidak tahu ke mana Engkau pergi; jadi bagaimana kami tahu jalan ke sana?” Kata Yesus kepada-Nya, “Akulah jalan, kebenaran dan hidup. Tidak seorang pun dapat datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.”
Demikianlah Sabda Tuhan
U. Terpujilah Kristus.

RESI DIBAWAKAN OLEH Rm. Paskalis Aditya Wardana SCJ

Vivat Cor Iesu per Cor Mariae. Hiduplah Hati Yesus melalui Hati Maria.

Sahabat pencinta Hati Kudus Yesus yang terkasih dalam Tuhan. Kita berjumpa kembali dalam RESI (renungan singkat) dehonian pada Jumat 13 Mei 2022 bersama saya Romo Paskalis Aditya Wardana SCJ dari komunitas Paroki Santo Yohanes Penginjil Bengkulu. Kita akan mengawali permenungan kita dengan mendengarkan sabda Tuhan yang diambil dari Injil Yesus Kristus menurut Santo Yohanes 14:1-6.

Saudara/i terkasih dalam Tuhan, bacaan Injil hari ini biasa kita dengarkan pula saat misa arwah. Bacaan ini dipilih bukan pertama-tama demi pribadi yang sudah berpulang dalam keabadian, melainkan untuk keluarga dan orang-orang yang hadir dalam peringatan arwah, yakni orang yang masih berziarah di dunia. Anda dan saya yang masih berziarah diteguhkan untuk tidak perlu khawatir akan masa depan setelah kehidupan di dunia ini. Melalui bacaan Injil ini, kita diundang untuk setia dalam segala situasi hidup bersama Yesus sampai akhir hayat agar kita menjadi salah satu penghuni tempat tinggal yang dijanjikan oleh Yesus, sama seperti jiwa orang beriman yang dikenang dalam misa arwah.

Rupa-rupanya, mengikuti Yesus begitu saja tidak cukup. Thomas adalah murid yang setia bersama Yesus, namun saat Yesus hendak berpisah dengan para murid-Nya, Thomas masih belum mengerti dan mengenal betul siapa Yesus dalam hidupnya. Hal itu tampak dalam pertanyaan Thomas yang sebenarnya logis, “tujuan Yesus saja saya tidak tahu, bagaimana saya dapat mengetahui jalannya?” Namun dari pertanyaannya itu pula Yesus tahu bahwa Thomas belum mengenal identitas-Nya sehingga Yesus dengan tegas menyingkapkan jati diri-Nya sebagai jalan, kebenaran, dan hidup.

Saudari/i yang baik, mengikuti Yesus tanpa mengenal-Nya secara benar akan membuat kita berpaling tatkala tantangan dan problematika kehidupan hadir sehingga langkah kaki terasa berat dan merasa sendirian. Pengenalan yang mendalam akan Yesus sebagai jalan, kebenaran, dan hidup mengantar kita pada iman yang mendalam akan penyertaan Tuhan saat melalui lika-liku kehidupan. Jalan yang benar jangan diartikan jalan lurus dan mulus, jalan yang benar bisa berupa jalan penuh tantangan dan cobaan, tetapi karena bersama Yesus yang Sang Kebenaran, semua dapat dilalui secara mengagumkan dan pada akhirnya kita sampai pada kehidupan yang penuh damai sejahtera.

Saudara/i yang dikasihi Tuhan, pengungkapan jati diri Yesus ini akhirnya menegaskan dan memberi jaminan akan status orang-orang yang percaya pada-Nya sehingga kita sebagai murid-Nya tidak perlu khawatir. Jika kita merasa hidup ini terasa berat, penuh bahaya, dan terasa sendiri menjalaninya, pertanyaan yang perlu kita jawab adalah “Apakah saya sungguh-sungguh berjalan bersama Yesus? Jika belum, tak perlu ragu untuk mengundangnya dalam hidup anda dan saya karena Yesuslah jalan yang benar dan memberi kehidupan yang penuh rahmat. Semoga Hati Kudus menuntun kita untuk menemukan jalan yang benar sehingga hidup kita menjadi aliran berkat bagi siapa saja. Tuhan memberkati. Amin.

DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN⁣

Allah Bapa maha pengasih, terimalah persembahan umat-Mu. Semoga dengan bantuan perlindungan-Mu kami tetap memelihara anugerah-Mu di dunia dan memperoleh kurnia-Mu di surga. Demi Kristus, ….⁣⁣

ANTIFON KOMUNI – Roma 4:25.⁣

Kristus Tuhan telah diserahkan karena pelanggaran kita, dan dibangkitkan untuk menyelamatkan kita. Aleluya.⁣⁣

DOA SESUDAH KOMUNI⁣

Marilah berdoa: Allah Bapa sumber kebahagiaan, kasihani dan lindungilah selalu umat yang telah Kauselamatkan. Kami telah ditebus oleh derita Putra-Mu. Semoga kami bergembira atas kebangkitan-Nya. Sebab Dialah ….⁣⁣

DOWNLOAD AUDIO RESI: 

Mari bergabung bersama kami untuk mencecap Sabda Allah, Jumat, 13 Mei 2022 pukul 20.00 s/d 21.15 WIB

1 Comment

Leave a Comment