Kamis, 13 Oktober 2022 – Hari Biasa Pekan XXVIII

Rm.Paskalis Aditya Wardana SCJ dari komunitas Provinsialat SCJ Palembang – Indonesia

 
 
 

AUDIO RESI:

ANTIFON PEMBUKA – Mazmur 98:3cd.4

Segala ujung bumi telah melihat keselamatan yang datang dari Allah. Bersorak-sorailah bagi Tuhan, hai seluruh bumi. Bergembiralah dan bermazmurlah.

PENGANTAR:

Tujuan ciptaan dan manusia menurut Paulus adalah membawa semesta alam ke bawah satu kepala. Segala sesuatu terjadi dalam dan oleh dan bagi Kristus. Orang-orang Yahudi yang saleh pun tidak melihat itu. Mereka terhenti pada para nabi. Menurut mereka Mesias masih harus datang. Mereka tidak dapat menerima bahwa Mesias begitu insani dan sama seperti kita kecuali dalam hal dosa.

DOA PEMBUKA

Marilah bedoa: Allah Bapa kami di surga, himpunlah kami dan berilah kami kerukunan berkat Yesus Mesias, yang mengepalai kehidupan kami, dan merupakan kekuatan yang menghidupi kami. Sebab Dialah Putra-Mu, …. 

BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Efesus 1:1-10

“Allah telah memilih kita sebelum menciptakan jaga raya.”

Dari Paulus, rasul Kristus Yesus oleh kehendak Allah, kepada orang-orang kudus di Efesus, orang-orang yang percaya dalam Kristus Yesus. Kasih karunia dan damai sejahtera dari Allah Bapa kita dan dari Tuhan Yesus Kristus menyertai kalian. Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus yang dalam Kristus telah mengaruniakan kepada kita segala berkat rohani di surga. Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercela di hadapan-Nya. Dengan kasih, Allah telah menentukan kita menjadi anak-Nya oleh perantaraan Yesus Kristus sesuai dengan kerelaan kehendak-Nya supaya terpujilah kasih karunia-Nya yang mulia, yang dianugerahkan-Nya kepada kita dalam Dia yang dikasihi-Nya. Sebab dalam Kristus dan oleh darah-Nya, kita telah memperoleh penebusan, yaitu pengampunan dosa menurut kekayaan kasih karunia-Nya, yang Ia lempahkan kepada kita dalam segala hikmat dan pengertian. Sebab Allah telah menyatakan rahasia kehendak-Nya kepada kita, sesuai dengan rencana kerelaan-Nya, yaitu rencana kerelaan yang dari semula telah ditetapkan-Nya dalam Kristus, sebagai persiapan kegenapan waktu untuk mempersatukan segala sesuatu dalam Kristus sebagai kepala, baik yang di surga maupun yang di bumi.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 98:1.2-3ab.3cd-4.5-6

Ref. Segala ujung bumi melihat keselamatan yang datang dari Allah kita.

  1. Nyanyikanlah lagu baru bagi Tuhan, sebab Ia telah melakukan karya-karya yang ajaib; keselamatan telah dikerjakan oleh tangan kanan-Nya, oleh lengan-Nya yang kudus.

  2. Tuhan telah memperkenalkan keselamatan yang datang daripada-Nya, telah menyatakan keadilan-Nya di hadapan para bangsa. Ia ingat akan kasih dan kesetiaan-Nya terhadap kaum Israel.

  3. Segala ujung bumi telah melihat keselamatan yang datang dari Allah kita. Bersorak-sorailah bagi Tuhan, hai seluruh bumi, bergembiralah dan bermazmurlah!

  4. Bermazmurlah bagi Tuhan dengan kecapi, dengan kecapi dan lagu merdu; dengan nafiri dan sangkakala yang nyaring, bersorak-sorailah di hadapan Raja, yakni Tuhan!

BAIT PENGANTAR INJIL:

U : Alleluya, alleluya, alleluya.
S : (Yoh 10:6) Akulah jalan, kebenaran, dan hidup. Tak seorang pun dapat datang kepada Bapa kalau tidak melalui Aku.

BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas 11:47-54

“Darah para nabi, mulai dari Habel sampai kepada Zakharia akan dituntut.”

Sekali peristiwa, tatkala duduk makan di rumah seorang Farisi, Yesus berkata, “Celakalah kalian, sebab kalian membangun makam bagi para nabi, padahal nenek moyangmulah yang telah membunuh mereka. Dengan drmikian kalian mengakui, bahwa kalian membenarkan perbuatan nenek moyangmu, sebab mereka telah membunuh nabi-nabi itu dan kalian membangun makamnya. Sebab itu hikmat Allah berkata, ‘Aku akan mengutus kepada mereka nabi-nabi dan rasul-rasul. Tetapi separuh dari antara para nabi dan para rasul itu akan mereka bunuh dan mereka aniaya. Maka dari angkatan ini akan dituntut darah semua nabi yang telah tertumpah sejak dunia dijadikan, mulai dari darah Habel sampai kepada darah Zakharia yang telah dibunuh di antara mezbah dan rumah Allah.’ Bahkan Aku berkata kepadamu, ‘Semuanya itu akan dituntut dari angkatan ini.’ Celakalah kalian, hai ahli-ahli Taurat, sebab kalian telah mengambil kunci pengetahuan. Kalian sendiri tidak masuk ke dalamnya, tetapi orang yang berusaha masuk kalian halang-halangi.” Dan setelah Yesus berangkat dari tempat itu, para ahli Taurat dan orang Farisi terus-menerus mengintai, dan membanjiri-Nya dengan rupa-rupa soal. Dengan itu mereka berusaha memancing-Nya, supaya mereka dapat menangkap-Nya berdasarkan sesuatu yang diucapkan-nya.
Demikianlah Sabda Tuhan.
U. Terpujilah Kristus.

RESI DIBAWAKAN OLEH Rm. Paskalis Aditya Wardana SCJ

Vivat Cor Iesu per Cor Mariae. Hiduplah Hati Yesus melalui Hati Maria.

Sahabat pencinta Hati Kudus Yesus yang terkasih dalam Tuhan. Kita berjumpa kembali dalam RESI (renungan singkat) dehonian pada Kamis 13 Oktober 2022 bersama saya Romo Paskalis Aditya Wardana SCJ dari komunitas Propinsialat SCJ Palembang. Kita akan mengawali permenungan kita dengan mendengarkan sabda Tuhan yang diambil dari Injil Yesus Kristus menurut Santo Lukas 11:47-54

Saudara/i terkasih dalam Tuhan, kata-kata Yesus hari ini terdengar keras dan tegas dengan munculnya kata ‘celaka’ sebanyak dua kali. Namun nasihat Yesus tersebut sejatinya bukan dilandasi kebencian, melainkan sebuah tawaran keselamatan supaya ahli-ahli Taurat tahu dan sadar akan kesalahan mereka sehingga dapat merubah hidup beragama dan bermasyarakat mereka. Tetapi di akhir perikopa, kita tahu bahwa hati mereka sudah keras dan bebal karena mereka menutup diri dari tawaran kasih Yesus dan justru berniat jahat terhadap-Nya.

Peristiwa ini mengingatkan saya akan sebuah kegiatan rutin di dalam angkatan sewaktu masih menjadi frater. Kegiatan rutin ini disebut corectio fraterna atau kegiatan mengevaluasi sesamanya dalam semangat kasih dan persaudaraan demi kebaikan sesamanya tersebut. Kegiatan ini bagi kami meneguhkan karena sebagai manusia kami menyadari bahwa ada bagian dari diri kami yang tidak kami ketahui tetapi diketahui oleh orang lain.

Kegiatan ini meneguhkan karena karena kami diundang untuk mengenali diri secara lebih menyeluruh melalui sikap rendah hati dan hati terbuka. Bila dalam kegiatan ini si pribadi justru menolak dan menutup diri, hal sebaliknya yang terjadi, ia akan semakin terkungkung dan rendah diri yang terungkap dalam sikap merasa paling benar dalam hidup bersama.

Undangan Yesus hari ini terdengar mudah, namun jujur kita akan menghadapi ketegangan untuk melakukan dan menjadikannya sebagai habitus di hidup kita. Gengsi dan rasa malu adalah benteng yang harus kita lalui karena dua sikap inilah yang justru membatasi kebesaran diri kita, sama seperti kaum Farisi dan para ahli Taurat yang mengeraskan hati terhadap teguran Yesus. Mengakui dan menerima bahwa kita bukanlah manusia yang sempurna bukanlah sebuah hal yang memalukan. Hal ini mestinya kita syukuri karena Tuhan menggunakan orang-orang di sekitar kita untuk menghantar kita menjadi pribadi yang semakin berkembang ke arah positif.

Saudara/i yang baik, semoga Hati Kudus Yesus mengaruniakan rahmat supaya hati saya dan anda terbuka untuk bisa melihat kehadiran Tuhan yang menuntun kita untuk menjadi lebih baik melalui teguran dan nasihat yang mendatangi kita.  Tuhan memberkati. Amin.   

DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN

Allah Bapa kami yang mahabijaksana, kami mengucap syukur atas kebijaksanaan yang Kaunyatakan melalui Yesus Kristus, Guru kami. Perkenankanlah kami mengandalkan Dia, yang telah mempererat hubungan kami dengan Dikau, sumber kehidupan kami. Sebab Dialah ….

ANTIFON KOMUNI – Efesus 1:3

Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, yang telah memberkati kita dalam Kristus dengan segala berkat rohani di surga.

DOA SESUDAH KOMUNI:

Marilah berdoa: Allah Bapa kami, sumber kedamaian, semoga kebijaksanaan Yesus Putra-Mu menghias hidup kami serta mendorong kami agar dapat menjadi orang yang membangun kedamaian dan keadilan. Demi Kristus, ….

DOWBLOAD AUDIO RESI:             

1 Comment

Leave a Comment