Rabu, 17 April 2024 – Hari Biasa Pekan III Paskah

Rm. Agustinus Guntoro SCJ dari Komunitas SCJ Martino Capelli Hong Kong

 
 
 
 
 

AUDIO RESI:

ANTIFON PEMBUKA  – Mazmur 71:8.23⁣

Semoga lidahku bernyanyi memuji Engkau. Semoga bibirku bersorak bermadah kepada-Mu. Aleluya.⁣⁣

PENGANTAR⁣: 

Bila sukacita dalam hati kurang, maka tentu ada kekurangan dalam hidup kita sebagai pengikut Kristus. Sebab pengikut Kristus itu berani dan gembira, orang yang sebagaimana warga Gereja mewartakan kabar gembira, menolong, menghibur dan memberi harapan kepada sesama. Yesus memberi rezeki ke hidupan, agar kita jangan sampai kelaparan, hari demi hari  mengajak beriman, melaksanakan kehendak Bapa, dan mem bagi rezeki kepada sesama.⁣⁣

DOA PEMBUKA⁣: 

Marilah berdoa: Allah Bapa yang berbelas kasih, kami telah Kauberi iman kepercayaan. Semoga berkat bantuan-Mu itu kami bangkit bersama Putra-Mu yang tunggal dan hidup mulia selamanya. Demi Yesus Kristus Putra-Mu ….⁣⁣

ATAU: ⁣

Marilah berdoa: Allah Bapa mahamulia, untuk menerima sabda-Mu semoga kami selalu terbuka dan ajarilah kami memenuhi kehendak-Mu seturut teladan Putra-Mu terkasih, yang kini sudah mulia serta duduk di sisi kanan-Mu. Sebab Dialah Putra-Mu, ….⁣

BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Kisah Para Rasul 8:1b-8

“Mereka menjelajah seluruh negeri sambil memberitakan Injil.”

Setelah Stefanus dibunuh, mulailah penganiayaan yang hebat terhadap jemaat di Yerusalem. Mereka semua, kecuali rasul-rasul, tersebar ke seluruh daerah Yudea dan Samaria. Orang-orang saleh menguburkan mayat Stefanus serta meratapinya dengan sangat. Tetapi Saulus berusaha membinasakan jemaat itu. Ia memasuki rumah demi rumah dan menyeret laki-laki serta perempuan ke luar, lalu menyerahkan mereka untuk dimasukkan ke dalam penjara. Mereka yang tersebar menjelajah ke seluruh negeri sambil memberitakan Injil. Filipus pergi ke suatu kota di Samaria dan memberitakan Mesias kepada orang-orang di situ. Ketika orang banyak itu mendengar pemberitaan Filipus dan melihat tanda-tanda yang diadakannya, mereka semua dengan bulat hati menerima apa yang diberitakannya itu. Sebab dari banyak orang yang kerasukan roh jahat keluarlah roh-roh itu sambil berseru dengan suara keras, dan banyak juga orang lumpuh dan orang timpang yang disembuhkan. Maka sangatlah besar sukacita dalam kota itu.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 66:1-3a.4-5.6-7a

Ref. Bersorak-sorailah bagi Allah, hai seluruh bumi!

  1. Bersorak-sorailah bagi Allah, hai seluruh bumi, mazmurkanlah kemuliaan nama-Nya, muliakanlah Dia dengan puji-pujian! Katakanlah kepada Allah, “Betapa dahsyat segala pekerjaan-Mu!”

  2. Seluruh bumi sujud menyembah kepada-Mu, dan bermazmur bagi-Mu, seluruh bumi memazmurkan nama-Mu. Pergilah dan lihatlah karya-karya Allah; Ia dahsyat dalam perbuatan-Nya terhadap manusia.

  3. Ia mengubah laut menjadi tanah kering, dan orang berjalan kaki menyeberangi sungai. Oleh sebab itu kita bersukacita karena Dia, yang memerintah dengan perkasa untuk selama-lamanya.

BAIT PENGANTAR INJIL:

U : Alleluya, alleluya, alleluya.
S : (Yoh 6:40) Setiap orang yang percaya kepada Anak, beroleh hidup yang kekal, dan Aku akan membangkitkannya pada akhir zaman.

BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes 6:35-40

“Inilah kehendak Bapa-Ku, yaitu supaya setiap orang yang melihat Anak beroleh hidup yang kekal.”

Di rumah ibadat di Kapernaum Yesus berkata kepada orang banyak, “Akulah roti hidup! Barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi, dan barangsiapa percaya kepada-Ku, ia tidak akan haus lagi. Tetapi Aku telah berkata kepadamu: Sungguh pun kamu telah melihat Aku, kamu tidak percaya. Semua yang diberikan Bapa kepada-Ku akan datang kepada-Ku, dan barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan Kubuang. Sebab Aku telah turun dari surga bukan untuk melakukan kehendak-Ku, tetapi untuk melakukan kehendak Dia yang telah mengutus Aku. Dan inilah kehendak Dia yang telah mengutus Aku, yaitu supaya dari semua yang telah diberikan-Nya kepada-Ku jangan ada yang hilang, tetapi supaya Kubangkitkan pada akhir zaman. Sebab inilah kehendak Bapa-Ku, yaitu supaya setiap orang, yang melihat Anak dan percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal, dan supaya Aku membangkitkannya pada akhir zaman.”

Demikianlah Injil Tuhan
U: Terpujilah Kristus

RESI DIBAWAKAN OLEH Rm. Agustinus Guntoro SCJ

Vivat Cor Jesu, Per Cor Marie… Hiduplah Hati Kudus Yesus, melalui Hati Maria…

Para sahabat dimana pun Anda berada, saya, Agustinus Guntoro, scj dari komunitas Martino Capelli di Hong Kong, menyapa dan mengundang Anda untuk sejenak merenung bersama RESI (Renungan Singkat) Dehonian, hari ini, Rabu, tanggal 17 April 2024.

Para sahabatku yang terkasih, dari bacaan Injil yang baru saja kita dengarkan tadi, ada tiga hal yang saya angkat untuk dijadikan bahan renungan bagi kita: roti hidup, tidak lapar dan haus lagi, dan jangan ada yang hilang.

Gambaran Yesus sebagai roti bagi kita, selain sebagai terang, merupakan gambaran yang paling mudah bagi kita untuk merasakan betapa vitalnya Allah bagi kehidupan kita. Coba kita tidak makan dan minum dalam sehari saja, tentu kita akan merasakan penderitaan lapar dan haus yang luar biasa dan akan membuat badan kita lemah. Begitulah kehadiran Tuhan Yesus dalam kehidupan kita. Kita perlu menjaganya (menjaga relasi kita dengan Tuhan Yesus) sebagaimana kita secara teratur dan terukur perlu untuk makan dan minum.

Janji Tuhan Yesus bahwa jika kita makan roti hidup (datang dan percaya kepadaNya), kita tidak akan lapar dan haus lagi! Benarkah demikian? Bagaimana dengan pengalaman empiris, bahwa meskipun sudah dibaptis dan menerima sakramen-sakramen lainnya, toh kita masih melakukan dosa-dosa? Bukankah itu bentuk lapar dan kehausan kita! Para sahabatku, Tuhan Yesus tidak akan pernah mengingkari janji. Janji keselamatanNya confirm, nyata, tetap, dan tidak akan berubah. Hanya saja, Tuhan tidak menjamin bahwa langit akan selalu biru bagi kita. Artinya, jaminanNya tidak kemudian meninabobokan kita untuk tidak perlu lagi berusaha, hanya leyeh-leyeh dan ongkang-ongkang kaki saja. Halangan, godaan, rintangan dan tantangan akan selalu ada, meskipun kita tidak perlu harus mencarinya.

Puncak dari janji di atas, Tuhan Yesus menghendaki jangan sampai ada yang hilang diantara kita. Sungguh kabar baik yang menyejukkan dan meneguhkan. Hanya saja, ketika Yesus mencari satu dan dua yang hilang (seperti mencari satu domba hilang dan meninggalkan yang 99 domba), kita diundang atau dipanggil untuk saling menjaga di antara kita, agar jangan sampai ada yang tersesat. Inilah tantangan yang tidak mudah. Tapi, tidak mudah bukan berarti tidak bisa.

Para sahabat yang terkasih, semoga Hati Kudus Yesus semakin merajai hati kita, agar kita semakin sehati dengan Tuhan Yesus dalam pemberian diri sepenuhnya bagi kemuliaan Allah. Terima kasih. Tuhan memberkati kita semuanya.

DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN⁣: 

Allah Bapa sumber sukacita abadi, Engkau membahagiakan kami dengan misteri Paskah Putra-Mu. Kami mohon, semoga karya penebusan-Mu menjadi pokok sukacita abadi bagi kami. Demi Kristus, ….⁣⁣

ATAU: ⁣

Allah Bapa mahamulia, berkenanlah menguduskan persembahan ini dengan Roh-Mu, dan perkenankanlah kami memandang kemuliaan Putra- Mu terkasih. Dialah Tuhan dan pengantar kami….⁣⁣

ANTIFON KOMUNI⁣: 

Tuhan telah bangkit dan menerangi kita, yang telah ditebus dengan darah-Nya. Aleluya.⁣⁣

DOA SESUDAH KOMUNI⁣: 

Marilah berdoa: Allah Bapa sumber sukacita abadi, dalam misteri Paskah Putra-Mu, maut diubah menjadi pangkal hidup abadi.  Semoga karena pertukaran suci ini kami Kaubantu dalam kehidupan sekarang di dunia dan kelak Kauantar memasuki sukacita abadi. Demi Kristus, ….⁣⁣

ATAU: ⁣

Marilah berdoa: Allah Bapa pencipta dan penyelamat, semoga di antara mereka yang Kaupanggil hidup di dunia ini jangan sampai ada seorang pun yang hilang binasa, tetapi semoga kami Kaupenuhi dengan jaminan janji-Mu, ialah Roh Kudus, agar kami memahami dan mengalami, bahwa Engkau senantiasa mendampingi dan menyertai kami. Demi Kristus, ….

DOWNLOAD AUDIO RESI : 

1 Comment

Leave a Comment