Senin, 29 April 2024 – Peringatan Wajib Sta. Katarina dari Siena, Perawan dan Pujangga Gereja

Rm. Agustinus Kelik Pribadi SCJ dari Komunitas SCJ Paroki St. Stefanus Cilandak Jakarta Indonesia

 
 
 

AUDIO RESI: 

ANTIFON PEMBUKA:

Inilah perawan yang budiman, yang keluar menyongsong Kristus dengan pelita bernyala.

PENGANTAR:

Orang sering memandang kedudukan wanita di dalam Gereja sebagai orang-orang kelas dua. Tetapi bukan demikianlah mengenai Katarina Benincasa, seorang gadis Italia dari Siena. Setelah meninggal ia mendapat gelar pujangga Gereja. Padahal sebenarnya ia buta huruf dan buta bahasa Latin pula. Gaya hidupnya yang murni menurut Injil menumbuhkan suatu ‘gerakan kharismatik’ yang baik dan besar pengaruhnya di dalam Gereja yang sedang mengalami percobaan. Ia berhasil memulangkan Paus Gregorius XI dari pembuangan di Avignon Perancis ke Roma. Tepatlah bila kata-kata Kitab Suci diterapkan padanya, “Nilainya tak terungkapkan dengan kata-kata.”

DOA PEMBUKA:

Marilah berdoa: Allah Bapa maha pengasih, hati Santa Katarina Kaukobarkan dengan cinta kasih ilahi dalam merenungkan penderitaan Kristus dan mengabdikan diri kepada Gereja. Semoga berkat doa permohonannya umat-Mu tetap diikutsertakan dalam karya penyelamatan Kristus dan bersuka ria melihat kemuliaan-Nya. Sebab Dialah,…

BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Kisah Para Rasul 14:5-18

“Kami memberitakan Injil kepada kamu, supaya kamu meninggalkan perbuatan sia-sia dan berbalik kepada Allah yang hidup.”

Waktu Paulus dan Barnabas berada di Ikonium, orang-orang Ikonium yang telah mengenal Allah dan orang-orang Yahudi bersama-sama dengan pemimpin-pemimpin mereka menimbulkan suatu gerakan untuk menyiksa dan melempari Paulus dan Barnabas dengan batu. Setelah mengetahuinya, menyingkirlah rasul-rasul itu ke kota-kota Likaonia, yaitu Listra dan Derbe dan daerah sekitarnya. Di situ mereka memberitakan Injil. Di Listra ada seorang yang duduk saja, karena lemah kakinya; ia lumpuh sejak dilahirkan dan belum pernah dapat berjalan. Ia duduk mendengarkan, ketika Paulus berbicara. Paulus menatap dia, dan melihat bahwa ia beriman dan dapat disembuhkan. Lalu kata Paulus dengan suara nyaring, “Berdirilah tegak di atas kakimu!” Dan orang itu melonjak berdiri, lalu berjalan kian kemari. Ketika orang banyak melihat apa yang telah diperbuat Paulus, mereka itu berseru dalam bahasa Likaonia, “Dewa-dewa telah turun ke tengah-tengah kita dalam rupa manusia.” Barnabas mereka sebut Zeus dan Paulus mereka sebut Hermes, karena Paulus yang berbicara. Maka datanglah imam dewa Zeus, yang kuilnya terletak di luar kota, membawa lembu-lembu jantan dan karangan-karangan bunga ke pintu gerbang kota untuk mempersembahkan korban bersama-sama dengan orang banyak kepada rasul-rasul itu. Mendengar itu, Barnabas dan Paulus mengoyakkan pakaian mereka, lalu terjun ke tengah-tengah orang banyak itu sambil berseru, “Hai kamu sekalian, mengapa kamu berbuat demikian? Kami ini adalah manusia biasa sama seperti kamu! Kami ada di sini untuk memberitakan Injil kepada kamu, supaya kamu meninggalkan perbuatan sia-sia ini dan berbalik kepada Allah yang hidup, yang telah menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya. Dalam zaman yang lampau Allah membiarkan semua bangsa menuruti jalannya masing-masing, namun Ia bukan tidak menyatakan diri-Nya dengan berbagai-bagai kebajikan, yaitu dengan menurunkan hujan dari langit dan dengan memberikan musim-musim subur bagi kamu. Ia memuaskan hatimu dengan makanan dan kegembiraan”. Walaupun rasul-rasul itu berkata demikian, namun hampir-hampir tidak dapat mereka mencegah orang banyak mempersembahkan kurban kepada mereka.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 115:1-2.3-4.15-16

Ref. Bukan kepada kami, ya Tuhan, tetapi kepada nama-Mulah beri kemuliaan.

  1. Bukan kepada kami, ya Tuhan, bukan kepada kami, tetapi kepada nama-Mulah beri kemuliaan, oleh karena kasih-Mu, oleh karena setia-Mu! Mengapa bangsa-bangsa akan berkata, “Di mana Allah mereka?”

  2. Allah kita di surga; Ia melakukan apa yang dikehendaki-Nya! Berhala-berhala mereka adalah perak dan emas, buatan tangan manusia.

  3. Diberkatilah kamu oleh Tuhan, yang menjadikan langit dan bumi. Langit itu langit kepunyaan Tuhan, dan bumi itu telah diberikan-Nya kepada anak-anak manusia

BAIT PENGANTAR INJIL:

U : Alleluya
S : (Yoh 14:26) Roh Kudus akan mengajarkan segala sesuatu kepada kamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.

BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes 14:21-26

“Penghibur yang akan diutus oleh Bapa, Dialah yang mengajarkan segala sesuatu kepadamu.”

Dalam amanat perpisahan-Nya Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Barangsiapa memegang perintah-Ku dan melakukannya, dialah yang mengasihi Aku. Dan barangsiapa mengasihi Aku, ia akan dikasihi oleh Bapa-Ku, dan Aku pun akan mengasihi dia dan akan menyatakan diri-Ku padanya.” Yudas, yang bukan Iskariot, berkata kepada-Nya, “Tuhan, apakah sebabnya Engkau hendak menyatakan diri-Mu kepada kami, dan bukan kepada dunia?” Jawab Yesus, “Jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firman-Ku. Bapa-Ku akan mengasihi dia, dan Kami akan datang kepadanya, dan diam bersama-sama dengan dia. Barangsiapa tidak mengasihi Aku, ia tidak menuruti firman-Ku; dan firman yang kamu dengar itu bukanlah dari pada-Ku, melainkan dari Bapa yang mengutus Aku. Semuanya itu Kukatakan kepadamu, selagi Aku berada bersama-sama dengan kamu; tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.”
Demikianlah Injil Tuhan
U. Terpujilah Kristus.

RESI DIBAWAKAN OLEH Rm. Agustinus Kelik Pribadi SCJ

Vivat Cor Iesu per Cor Mariae. Hiduplah Hati Yesus melalui Hati Maria.

Sahabat resi yang mengasihi Tuhan, jumpa lagi dengan saya romo Agustinus Kelik Pribadi SCJ dari Cilandak Jakarta Selatan dalam resi, renungan singkat dehonian edisi Senin 29 April 2024. Mari kita dengarkan firman Tuhan yang diambil dari Yohanes 14:21-26.

Seberapa besar KASIH memengaruhi hidupmu?

Saudari dan saudara yang terkasih, sebagai orang kristiani tentu kita tahu dengan baik bahwa ajaran kasih dari Tuhan Yesus mendasari dari ajaran ajaran yang lain. Maka tidak mengherakan kalau Yesus menegaskan dan mengingatkan saat saat terahir bersama muridnya Barangsiapa memegang perintahKu dan melakukannya dialah yang mengasihi aku. Dan barang siapa mengasihi aku, ia akan dikasihi oleh BapaKu. Dan perintah pertama dan utama untuk ditaati dan dilakukan adalah KASIH.  Cara  menghadirkan kasih bukan sebatas hanya mengatakanya tetapi melakukanya dalam perbuatan yang nyata dalam hidup sehari hari seperti berbagi, berkurban, berderma, bertoleransi, bersaudara, berterterimakasih, berempati, berpengamunan  kepada siapa saja, lebih lebih mereka yang paling membutuhkan. Kasih itu bisa kita nyatakan pada sesama tetapi juga kepada alam ciptaan yang menjadi bagian dalam kehidupan kita setiap hari. Apakah bentuk kongkritnya kepedulian kita pada sesama, pada alam ciptaan, pada iman kita supaya tidak indah sebatas firman yang terdengar atau ada di kitab suci? Apakah kita peduli dengan yang kita jumpai setiap hari. Selain keluarga, teman, pekerjaan kita berjumpa dengan sampah yang kita hasilkan sendiri atau dihasilkan orang lain.  Berbagai sampah ada dalam kehidupan  sehari hari, mulai dari yang bisa diurai, bisa dimanfaatkan atau sampah yang dibiarkan mengunung menjadi permasalahan baru.

Seberapa kita peduli dengan mereka yang membutuhkan, mereka yang sakit, tua, sendirian, kesepian dan tak berdaya dengan hidupnya. Apakah mereka yang tua, sakit, sendirian akan kita biarkan mengalami kesendirian dan meninggal dalam kesepian akan kasih Allah dalam diri kita.

Sahabat resi yang terkasih kata kasih menjadi besar dan bermakna ketika KASIH itu kita hidupi, tetapi kalau sebatas kata kata hanya akan menjadi gong yang berbuyi nyaring tanpa ada maknanya. Mari kita mohon supaya Roh Kudus yang kita terima setiap saat sunguh kita terima dalam kesadaran yang membagkitkan hidup kita sebagai nabi nabi cinta kasih zaman ini.

Tuhan berkati dan ajari kami menjadi nabi cinta kasih zaman ini. Amin. BERKAT TUHAN MENYERTAI KITA

DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN:

Allah Bapa yang mahaagung, terimalah kiranya kurban pembawa selamat yang kami persembahkan dengan gembira pada peringatan Santa Katarina. Semoga terdorong oleh nasihatnya kami lebih rajin bersyukur kepada-Mu. Demi Kristus, ….

ANTIFON KOMUNI – 1Yoh 1:7

Jikalau kita berjalan dalam terang, sebagaimana Tuhan berada dalam terang, maka kita bersekutu satu sama lain dan darah Yesus Kristus, Putera-Nya, membersihkan kita dari segala dosa.

DOA SESUDAH KOMUNI:

Marilah berdoa: Allah Bapa yang baik hati, Engkau telah menguatkan Santa Katarina dengan santapan surgawi. Semoga kami pun Kauberi hidup abadi berkat perjamuan yang kami rayakan ini. Demi Kristus,…

DOWNLOAD AUDIO RESI: 

Santa Katarina dari Siena

Caterina Benincasa

Katarina dilahirkan pada tahun 1347. Santa yang termashyur ini adalah pelindung Italia, tanah airnya. Katarina adalah anak bungsu dalam keluarga yang dikaruniai dua puluh lima anak. Ayah dan ibunya menghendaki agar ia menikah dan hidup bahagia. Tetapi, Katarina hanya ingin menjadi seorang biarawati. Untuk menyatakan tekadnya, ia memotong rambutnya yang panjang dan indah. Ia ingin menjadikan dirinya tidak menarik. Orangtuanya amat jengkel dan seringkali memarahinya. Mereka juga menghukumnya dengan memberinya pekerjaan rumah tangga yang paling berat. Tetapi Katarina pantang menyerah. Pada akhirnya, orangtuanya menyerah dan memperbolehkan Katarina menjadi anggota Ordo Ketiga Dominikan. 

Engkau bagaikan misteri yang dalam sedalam lautan; semakin aku mencari, semakin aku menemukan, dan semakin aku menemukan, semakin aku mencari Engkau. Tetapi, aku tidak akan pernah merasa puas; apa yang aku terima menjadikanku semakin merindukannya. Apabila Engkau mengisi jiwaku, rasa laparku semakin bertambah, menjadikanku semakin kelaparan akan terang-Mu. ~ St. Katarina dari Siena.

St. Katarina seorang yang amat jujur dan terus terang di hadapan Yesus. Suatu ketika ia bertanya kepada-Nya, “Di manakah Engkau, Tuhan, ketika aku mengalami cobaan yang begitu mengerikan?” Yesus menjawab, “Puteri-Ku, Aku ada dalam hatimu. Aku membuatmu menang dengan rahmat-Ku.”

Suatu malam, sebagian besar penduduk Siena ke luar ke jalan-jalan untuk suatu perayaan. Yesus menampakkan diri kepada Katarina yang sedang berdoa seorang diri dalam kamarnya. Bersama Yesus, datang juga Bunda Maria. Bunda Maria memegang tangan Katarina lalu memberikannya kepada Putra-nya. Yesus menyematkan sebentuk cincin di jari tangan Katarina dan ia menjadi pengantin-Nya. Sejak saat itu Katarina mulai menerima penglihatan tentang neraka, api pencucian, dan surga.

Pada masa itu, Gereja mengalami banyak sekali masalah. Banyak pertikaian terjadi di seluruh Italia. Katarina menulis surat-surat kepada para raja dan ratu. Ia bahkan datang menghadap para penguasa agar berdamai dengan paus dan mencegah peperangan. Katarina meminta paus untuk meninggalkan Avignon, Perancis dan kembali ke Roma untuk memimpin Gereja. Ia mengatakan bahwa itulah yang dikehendaki Allah. Bapa Suci mendengarkan nasehat St. Katarina serta melakukan apa yang dikatakannya.

Katarina tidak pernah lupa bahwa Yesus ada dalam hatinya. Melalui dia, Yesus memelihara orang-orang sakit yang dirawatnya. Melalui dia, Yesus menghibur para tahanan yang dikunjunginya di penjara. Santa besar ini wafat di Roma pada tahun 1380. Usianya baru tiga puluh tiga tahun. Ia dinyatakan kudus oleh Paus Pius II pada tahun 1461. Pada tahun 1970, Paus Paulus VI mengangkatnya sebagai Doktor Gereja. St. Katarina menerima kehormatan besar ini karena ia melayani Gereja Kristus dengan gagah berani sepanjang masa hidupnya yang singkat.

Arti Nama

Berasal dari bahasa Yunani : καθαρος (katharos) yanng berarti  “Murni” atau “suci”

Variasi Nama

Catherine, Catherina,  Katherine, Catharine, Catherin, Cathryn, Katharine, Katharyn, Katherina, Katheryn, Katheryne, Kathryn, (English), Aikaterine (Ancient Greek), Katalin, Kattalin (Basque), Katarin, Katell (Breton), Ekaterina, Katerina (Bulgarian), Caterina (Catalan), Katarina, Ina, Kata, Kate, Katica, Tina (Croatian), Kateřina, Katka (Czech), Cathrine, Katarina, Kathrine, Katrine, Caja, Carina, Ina, Kaja, Karen, Karin, Karina, Katharina, Katja, Trine (Danish), Catharina, Katelijn, Katelijne, Katrien, Katrijn, Katrina, Cato, Ina, Karin, Katinka, Katja, Rina, Tina, Tineke, Trijntje (Dutch), Kadri, Katariina, Katrin, Kaisa, Kati, Riina, Triinu (Estonian), Katariina, Katriina, Kaarina, Kaija, Kaisa, Karin, Kata, Kati, Katri, Riina (Finnish), Catherine (French), Catarina (Galician), Ketevan (Georgian), Katarina, Katharina, Katherina, Katrin, Katrina, Carina, Cathrin, Catrin, Ina, Karen, Karin, Karina, Katarine, Katharine, Käthe, Kathrin, Katinka, Katja (German), Aikaterine, Katerina, Katina (Greek), Kakalina, Kalena (Hawaiian), Kateri (History), Katalin, Katarina, Kata, Katalinka, Kati, Kató, Kitti (Hungarian), Caitlín, Caitlin, Caitríona, Cathleen, Catriona, Kathleen, Cáit, Caitria, Catrina, Ríona (Irish), Catarina, Caterina, Rina (Italian), Katerina (Late Roman), Kotryna, Katrė (Lithuanian), Ekaterina, Katerina, Katina (Macedonian), Cateline (Medieval French), Cathrine, Katarina, Kathrine, Katrine, Carina, Ina, Kaia, Kaja, Karen, Kari, Karin, Karina, Karine, Katharina, Katja (Norwegian), Catarina (Occitan), Katarzyna, Karina, Kasia (Polish), Catarina, Cátia (Portuguese), Cătălina, Catina, Ecaterina (Romanian), Ekaterina, Jekaterina, Yekaterina, Karina, Katenka, Katerina, Katia, Katya (Russian), Caitrìona, Catriona, Catrina (Scottish), Katarina (Serbian), Katarína, Katka (Slovak), Katarina, Katica, Katja (Slovene), Catalina (Spanish), Cathrine, Catrine, Katarina, Katrin, Katrina, Cajsa, Carin, Carina, Catharina, Ina, Kai, Kaj, Kaja, Kajsa, Karin, Karina, Katharina, Katja (Swedish), Kateryna (Ukrainian), Catrin, Cadi (Welsh)

Bentuk Pendek: Cathy, Kat, Kate, Kathi, Kathie, Kathy, Kay, Kit, Kitty, Cate

2 Comments

  • Herlin April 29, 2024 at 4:13 am

    St. KATARINA
    Doakanlah kami dan doakanlah dunia.Smg lewat doamu terciptalah perdamaian di seluruh dunia.

    Reply
  • Firmus dega April 29, 2024 at 10:21 am

    Màkasih Romo

    Reply

Leave a Comment