
Rm Hubertus Aditya Prabowo SCJ dari komunitas SCJ Sacred Heart Formation House Cagayan De Oro City – Philippines
AUDIO RESI:
ANTIFON PEMBUKA – Mt. 11:29
Terimalah bebanku dan belajarlah dari padaKu, sebab Aku ini lemah lembut dan rendah hati. maka hatimu akan tenang.
PENGANTAR:
Suatu doa bagus disajikan dalam bacaan pertama. Doa demikian mengandaikan iman mendalam. Kuk cinta kasih Yesus itu lembut dan bebannya ringan. Kita mengira harus merin-tis jalan sendiri. Tetapi Yesuslah yang meratakan jalan bagi orang benar. Semoga dalam perayaan Ekaristi hari ini kita dapat menikmati hubungan mesra dengan Allah dan dengan sesama satu sama lain.
DOA KOLEKTA:
Marilah berdoa: Allah Bapa kami yang mahakuasa, ketika manusia menderita sengsara dan sakit, Engkaulah yang menyampaikan sabda pembebasan serta pengharapan melalui Yesus PuteraMu. Semoga kami dapat mengalami dan menikmati pemeliharaanMu yang besar dalam segala usaha kami. Demi Yesus Kristus, …..
BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Kitab Yesaya 26:7-9.12.16-19
“Hai kalian yang sudah dikubur dalam tanah, bangkitlah dan bersorak-sorailah.”
Pada suatu waktu kidung berikut akan dinyanyikan di tanah Yehuda, “Ya Tuhan, Engkau merintis jalan lurus bagi orang benar. Kami juga menanti-nantikan saat Engkau menjalankan penghakiman. Kesukaan kami ialah menyebut nama-Mu dan mengingat Engkau. Dengan segenap jiwa aku merindukan Dikau pada waktu malam, dan dengan sepenuh hati aku mencari Engkau pada waktu pagi. Sebab apabila Engkau datang menghakimi bumi, maka penduduk dunia akan belajar apa yang benar. Ya Tuhan, Engkau akan menyediakan damai sejahtera bagi kami, sebab segala sesuatu yang kami kerjakan, Engkaulah yang melakukannya bagi kami. Ya Tuhan, dalam kesesakan mereka mencari Engkau. Ketika hajaran-Mu menimpa mereka, mereka mengeluh dalam doa. Seperti wanita yang mengandung dan sudah dekat waktunya melahirkan, menggeliat sakit dan mengerang karena sakit beranak, demikianlah tadinya keadaan kami di hadapan-Mu, ya Tuhan. Kami mengandung, kami menggeliat sakit, tetapi seakan-akan hanya melahirkan angin. Kami tidak dapat mengadakan keselamatan di bumi, dan tiada lahir penduduk dunia. Ya Tuhan, orang-orang-Mu yang telah mati akan hidup kembali, mayat-mayat mereka akan bangkit lagi. Hai kalian yang sudah dikubur dalam tanah, bangkit dan bersorak sorailah! Sebab embun Tuhan ialah embun terang dan bumi akan melahirkan arwah kembali.”
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.
MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 102:13-14ab.15.16-18.19-21
Ref. Tuhan memandang ke bumi dari surga.
-
Engkau, ya Tuhan, bersemayam untuk selama-lamanya, dan nama-Mu lestari turun temurun. Engkau sendiri akan bangun, akan menyayangi Sion, sebab sudah waktunya untuk mengasihaninya. Sebab hamba-hamba-Mu sayang kepada batu-batunya, dan merasa kasihan akan debunya.
-
Maka bangsa-bangsa menjadi takut akan nama Tuhan, dan semua raja bumi menyegani kemuliaan-Mu, bila Engkau sudah membangun Sion, dan menampakkan diri dalam kemuliaan-Mu, bila Engkau mendengarkan doa orang-orang papa, dan tidak memandang hina doa mereka.
-
Biarlah hal ini dituliskan bagi angkatan yang kemudian, dan bangsa yang diciptakan nanti akan memuji-muji Tuhan, sebab Ia telah memandang dari tempat-Nya yang kudus. Tuhan memandang dari surga ke bumi, untuk mendengarkan keluhan orang tahanan, dan membebaskan orang-orang yang ditentukan harus mati.
No Comments