Rabu, 20 Mei 2026 – Hari Biasa Pekan VII Paskah (Novena Roh Kudus hari ke enam)

Rm. FX Joko Susilo SCJ dari Komunitas SCJ Bogotá–Kolombia

 
 

AUDIO RESI:

ANTIFON PEMBUKA – Mazmur 47:2

Bertepuktanganlah, hai segala bangsa, bersoraklah bagi Allah dengan suara gembira. Aleluya.

PENGANTAR: 

Yesus menghendaki agar kita mengarahkan hidup kita pada persatuan. Kita sering kurang setia menanggapi wasiat Yesus, “Semoga mereka semua bersatu.” Roh Kudus yang akan membimbing kita menuju persatuan bila kita selalu ingat akan sabda wasiat Yesus. Kalau kita dengan rendah hati berdoa kepada Roh Kudus, agar didampingi dalam karya, maka niat dan kesetiaan, perasaan senasib dan cinta kasih kita akan tampak diresapi oleh Roh baik, Roh Allah di dunia.

DOA KOLEKTAN: 

Marilah berdoa: Allah Bapa Yang Maha Esa, perkenankanlah semua yang dihimpun Roh Kudus dalam Gereja-Mu, mengabdi Engkau dengan tulus ikhlas dan bersatu padu dalam cinta kasih. Demi Yesus Kristus Putra-Mu, ….

ATAU: 

Marilah berdoa: Allah Bapa, sumber kebahagiaan, lindungi dan jagalah kami atas nama Putra-Mu dan semoga Roh-Nya menjiwai kami, agar dapat mengusahakan kebahagiaan dan kesejahteraan sesama. Demi Yesus…..

BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Kisah Para Rasul 20:28-38

“Aku menyerahkan kamu kepada Tuhan yang berkuasa membangun kamu dan menganugerahkan kepada kamu suatu bagian yang telah ditentukan.”

Dalam perpisahan dengan para penatua jemaat dari Efesus, Paulus berkata, “Jagalah dirimu dan jagalah seluruh kawanan, karena kamulah yang ditetapkan Roh Kudus menjadi penilik untuk menggembalakan jemaat Allah yang diperoleh-Nya dengan darah Anak-Nya sendiri. Aku tahu, bahwa sesudah aku pergi, serigala-serigala yang ganas akan masuk ke tengah-tengah kamu dan tidak akan menyayangkan kawanan itu. Bahkan dari antara kamu sendiri akan muncul beberapa orang, yang dengan ajaran palsu berusaha menarik murid-murid dari jalan yang benar supaya mengikut mereka. Sebab itu berjaga-jagalah dan ingatlah, bahwa aku tiga tahun lamanya, siang malam, dengan tiada henti-hentinya menasihati kamu masing-masing dengan mencucurkan air mata. Dan sekarang aku menyerahkan kamu kepada Tuhan dan kepada firman kasih karunia-Nya, yang berkuasa membangun kamu dan berkuasa pula menganugerahkan kepada kamu bagian yang ditentukan bagi semua orang yang telah dikuduskan. Perak atau emas atau pakaian tidak pernah aku ingini dari siapa pun juga. Kamu sendiri tahu, bahwa dengan tanganku sendiri aku telah bekerja untuk memenuhi keperluanku dan keperluan kawan-kawan seperjalananku. Dalam segala sesuatu telah kuberikan contoh kepada kamu, bahwa dengan bekerja demikian kita harus membantu orang-orang yang lemah dan harus mengingat perkataan Tuhan Yesus, sebab Ia sendiri telah mengatakan: Adalah lebih berbahagia memberi daripada menerima.” Sesudah mengucapkan kata-kata itu, Paulus berlutut dan berdoa bersama-sama dengan mereka semua. Maka menangislah mereka semua tersedu-sedu, dan sambil memeluk Paulus, mereka berulang-ulang mencium dia. Mereka sangat berdukacita, terlebih-lebih karena Paulus katakan, bahwa mereka tidak akan melihat mukanya lagi. Lalu mereka mengantar dia ke kapal.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 68:29-30.33-35a.35b.36c.

Ref. Hai kerajaan-kerajaan bumi, menyanyilah bagi Allah!

  1. Kerahkanlah kekuatan-Mu, ya Allah, tunjukkanlah kekuatan-Mu, ya Allah, Engkau yang telah bertindak bagi kami. Demi bait-Mu di Yerusalem raja-raja menyampaikan persembahan kepada-Mu.

  2. Hai kerajaan-kerajaan bumi, menyanyilah bagi Allah, bermazmurlah bagi Tuhan, bagi Dia yang berkendaraan melintasi langit purbakala. Perhatikanlah, Ia memperdengarkan suara, suara-Nya yang dahsyat! Akuilah kekuatan Allah.

  3. Kemegahan-Nya ada di atas Israel, kekuatan-Nya di dalam awan-awan. Terpujilah Allah!

BAIT PENGANTAR INJIL:

U : Alleluya
S : (Yoh 17:17b.a) Firman-Mu, ya Tuhan, adalah kebenaran. Kuduskanlah kami dalam kebenaran.

BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes 17:11b-19

“Supaya mereka menjadi satu sama seperti kita.”

Dalam perjamuan malam terakhir Yesus menengadah ke langit dan berdoa bagi semua murid-Nya, “Ya Bapa yang kudus, peliharalah mereka dalam nama-Mu, yaitu yang telah Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu sama seperti Kita. Selama Aku bersama mereka, Aku memelihara mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku. Aku telah menjaga mereka, dan tidak ada seorang pun dari mereka yang binasa selain dia yang telah ditentukan untuk binasa, supaya genaplah yang tertulis dalam Kitab Suci. Tetapi sekarang, Aku datang kepada-Mu. Aku mengatakan semuanya ini sementara Aku masih ada di dalam dunia, supaya penuhlah sukacita-Ku di dalam diri mereka. Aku telah memberikan firman-Mu kepada mereka, dan dunia membenci mereka, karena mereka bukan dari dunia, sama seperti Aku bukan dari dunia. Kuduskanlah mereka dalam kebenaran; firman-Mu adalah kebenaran. Sama seperti Engkau telah mengutus Aku ke dalam dunia, demikian pula Aku telah mengutus mereka ke dalam dunia. Dan Aku menguduskan diri-Ku bagi mereka, supaya mereka pun dikuduskan dalam kebenaran.”
Demikianlah Injil Tuhan.
U. Terpujilah Kristus.

RESI DIBAWAKAN OLEH Rm. FX Joko Susilo SCJ

Vivat Cor Jesu per cor Maria. Hiduplah Hati Yesus melalui Hati Maria.

Sahabat pendengar ReSi Dehonian yang terkasih, Injil hari ini memaparkan kepada kita misteri Hati Kudus Yesus. Ini adalah doa imamat Kristus sebelum Sengsara-Nya, sebuah permohonan yang penuh belas kasih bagi murid-murid-Nya. Yesus tidak meninggalkan mereka, juga tidak meninggalkan kita: Ia berdoa kepada Bapa untuk keluarga kita, untuk komunitas kita, untuk perjuangan kita sehari-hari. 

Yesus mengungkapkan kepada kita bahwa misi yang Ia terima dari Bapa sekarang menjadi milik kita: sama seperti Bapa mengutus Dia ke dunia, Ia juga mengutus kita. Setiap keluarga Kristiani adalah misi yang hidup. Setiap ibu, setiap ayah, setiap anak yang beriman adalah rasul di tengah dunia yang terluka ini. Di saat makan bersama keluarga, di tengah kelelahan seharian, dalam doa yang dipanjatkan dengan air mata… di sanalah Kristus bertindak jika kita membuka hati kita kepada-Nya. 

Dan hal yang paling indah dalam doa Yesus ini: ia tidak hanya berdoa untuk perlindungan, tetapi untuk sesuatu yang jauh lebih dalam: pengudusan dalam kebenaran, menguduskan Diri-Nya untuk kita. Bahwa Dia menyerahkan Diri-Nya, menguduskan Diri-Nya, dan mengorbankan Diri-Nya untukmu, untuk keluargamu, untuk luka-lukamu. Betapa besar kasih itu! Tak seorang pun dari kita dapat mengatakan bahwa kita tidak berarti bagi Allah. Dia sedang berdoa untukmu saat ini, seperti yang Dia lakukan untuk para rasul-Nya. 

Allah yang Maharahim melimpahkan berkatNya untuk kita hari ini: + Bapa dan Putera dan Roh Kudus. Amin.

DOA MOHON TUJUH KURNIA ROH KUDUS (Didoakan setelah homili)

1. Datanglah, ya Roh Hikmat,

P+U.   turunlah atas diri kami. Ajarlah kami menjadi orang bijak, terutama agar kami dapat menghargai, mencintai, dan mengutamakan cita-cita surgawi. Dan semoga kami Kau lepaskan dari belenggu dosa dunia ini.

2. Datanglah, ya Roh Pengertian,

P+U.   turunlah atas diri kami. Terangilah budi kami, agar dapat memahami ajaran Yesus, Sang Putra, dan melaksanakannya dalam hidup sehari-hari.

3. Datanglah, ya Roh Nasihat,

P+U.  dampingilah kami dalam perjalanan hidup yang penuh gejolak ini. Semoga kami selalu melakukan yang baik dan benar, serta menjauhi yang jahat.

4. Datanglah, ya Roh Keperkasaan,

P+U.   kuatkanlah hamba-Mu yang lemah ini, agar tabah menghadapi segala kesulitan dan derita. Semoga kami Kau kuatkan dengan memegang tangan-Mu yang senantiasa menuntun kami.

5. Datanglah, ya Roh Pengenalan akan Allah,

P+U.  ajarlah kami mengetahui bahwa semua yang ada di dunia ini sifatnya sementara saja. Bimbinglah kami, agar tidak terbuai oleh kemegahan dunia. Bimbinglah kami, agar dapat menggunakan hal-hal duniawi untuk kemuliaan-Mu.

6. Datanglah, ya Roh Kesalehan,

P+U.   bimbinglah kami untuk terus berbakti kepada-Mu. Ajarilah kami menjadi orang yang tahu berterimakasih atas segala kebaikan-Mu. Semoga kami berani menjadi teladan kesalehan bagi orang-orang di sekitar kami.

7. Datanglah, ya Roh Takut akan Allah,

P+U.   ajarlah kami untuk takut dan tunduk kepada-Mu, dimana pun kami berada. Tegakkanlah kami agar selalu berusaha melakukan hal-hal yang berkenan kepada-Mu.

DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN: 

Allah Bapa mahakudus, terimalah persembahan yang kami hunjukkan atas perintah-Mu. Limpahkanlah rahmat penebusan kepada kami berkat misteri suci yang kami rayakan dalam sembah bakti yang pantas. Demi Kristus, ….

ATAU: 

Allah Bapa mahamulia, kuduskanlah kiranya persembahan ini agar kami dapat ikut serta dalam kegembiraan yang dijanjikan kepada siapa pun yang mengimani Yesus Kristus, Tuhan dan pengantara kami,….

ANTIFON KOMUNI – Yohanes 15:26-27

Tuhan bersabda, “Aku akan mengutus Penolong, yaitu Roh kebenaran yang keluar dari Bapa. la akan memberi kesaksian tentang Aku. Tetapi, kamu pun harus memberi kesaksian pula.” Aleluya.

DOA SESUDAH KOMUNI: 

Marilah berdoa: Allah Bapa mahamulia, kami telah ikut serta dalam perjamuan suci. Maka kami mohon, limpahkanlah rahmat-Mu kepada kami dan sucikanlah kami, agar pantas menerima kurnia-Mu yang mahaluhur. Demi Kristus, ….

ATAU: 

Marilah berdoa: Allah Bapa sumber pembaruan hidup, kami mohon jauhkanlah kami dari kejahatan, dan semoga kami diresapi kebenaran sebagaimana kami lihat pada diri Adam Baru. Bila demikian, maka dunia akan menjadi tempat tinggal manusia yang menyenangkan bagi setiap orang dan bumi akan menjadi baru.  Demi Kristus, ….

DOWNLOAD AUDIO RESI: 

DOA NOVENA ROH KUDUS – HARI VI

Persiapan Menyambut Kedatangan Tujuh Karunia Roh Kudus

Pendarasan doa setiap harinya disesuaikan dengan karunia Roh Kudus yang dituju. Berikut bacaan doa Novena Roh Kudus selama sembilan hari yang dikutip dari laman Discerning Hearts.

 

DOA NOVENA ROH KUDUS – Hari Keenam

Wahai Bapa di Surga,
Aku mohon kepada-Mu untuk mengirimkan Roh Kudus. Semoga Roh Kudus-Mu mengingatkanku ketika aku cenderung melupakan hukum-Mu.
Cintamu, janjimu.
Semoga Roh Kudus-Mu menguatkan ingatanku untuk sering mengingat Kesucian-Mu, Kemahatahuan-Mu, Kebijaksanaan-Mu, dan Kebaikan, Kesetiaan, dan Cinta-Mu.
Semoga Roh Kudus-Mu menyemangati aku saat aku malas;
kuatkan aku saat aku lemah; mencerahkanku ketika aku tidak lagi dapat membantu diriku sendiri. Hembuskanlah ke dalam diriku, ya Roh Kudus, agar aku dapat melakukan apa yang kudus.
Aduk lah aku, agar aku mencintai apa yang suci.
Kuatkan aku, agar aku dapat memelihara apa yang kudus.
Lindungi aku, Roh Kudus,
agar aku tidak pernah kehilangan apa yang suci dan berilah aku bantuan yang dengan sungguh-sungguh aku cari dalam novena ini…
(Sampaikan permintaan Anda di sini)
Datanglah, ya Roh Kudus, memenuhi hati orang-orang beriman-Mu, dan nyalakan di dalamnya api cinta-Mu.
Amin.

 

Dilanjutkan dengan Rosario Roh Kudus

 

ROSARIO ROH KUDUS

Rosario Roh Kudus disusun pada tahun 1892 oleh seorang biarawan Fransiskan Kapusin di Inggris sebagai sarana bagi umat beriman untuk menghormati Roh Kudus. Doa ini kemudian memperoleh persetujuan apostolik dari Paus Leo XIII pada tahun 1902. Rosario ini dimaksudkan sebagai sarana untuk menghormati Roh Kudus, sama seperti Rosario Bunda Maria di maksudkan para rahib Dominikan untuk menghormati Bunda Maria.

Rosario ini terdiri atas 5 kelompok manik-manik. Tiap kelompok terdiri dari 7 manik. Sebelum dan sesudah tiap kelompok terdapat 2 butir manik besar, sehingga seluruhnya ada 35 butir manik kecil dan 12 butir manik besar. Sebagai tambahan, terdapat 3 manik kecil pada bagian permulaan. Pada ketiga manik kecil ini dibuat tanda salib, lalu di daraskan doa tobat dan himne datanglah Roh Pencipta.

Dalam tiap kelompok manik, diucapkan doa kemuliaan pada ketujuh manik kecil, dan 1 doa Bapa Kami serta 1 Salam Maria pada kedua manik besar. Pada 2 manik besar yang tersisa di bagian akhir, diucapkan Sahadat Para Rasul (Aku percaya …..), doa Bapa Kami dan Salam Maria untuk mendoakan Bapa Suci.

Pada doa ini terdapat 5 misteri: masing-masing misteri direnungkan pada setiap kelompok manik-manik. Angka lima merupakan penghormatan atas lima Luka Suci Yesus yang merupakan sumber rahmat yang dibagikan Roh Kudus untuk seluruh umat manusia.

Secara berurutan, Rosario Roh Kudus di daraskan sebagai berikut:

I. TANDA SALIB

II. DOA TOBAT

III. DATANGLAH ROH PENCIPTA

Datanglah hai Roh Pencipta kunjungilah jiwa kami semua penuhilah dengan rahmat-Mu hati kami ciptaan-Mu. Gelar-Mu ialah penghibur rahmat Allah yang mahaluhur Sumber Hidup, Api Kasih dan Pengurapan Ilahi.

Engkaulah sumber sapta karunia jemari tangan Sang Ilahi. Engkaulah janji sejati Allah Bapa yang mempergandakan bahasa. Terangilah akal budi, curahkan cinta di setiap hati. Segala kelemahan kami semoga Kau lindungi dan Kau kuatkan. Jauhkanlah semua musuh segera, anugrahkanlah kedamaian jiwa, dengan Engkau sebagai penuntun kami kejahatan tak’kan mempengaruhi. Perkenalkanlah kami kepada Bapa ajarilah agar mengakui Putra serta Engkau, Roh dari Keduanya yang kami imani dan puji selamanya. Segala kemuliaan bagi Allah Bapa dan bagi Sang Putra yang telah bangkit dari mati serta bagi-Mu Roh Kudus pula sepanjang segala abad.  Amin

IV. MISTERI PERTAMA:

“Dari Roh Kuduslah Yesus dikandung Perawan Maria.” (Renungan Luk1:35 ) Ujud khusus:

Dengan tekun, mintalah bantuan dari Roh Ilahi serta perantaraan Bunda maria untuk mengikuti kebajikan-kebajikan Yesus Kristus, contohlah segala kebajikan-Nya, sehingga kita dapat menjadi serupa dengan citra Putra Allah.

Renungan dan doa pribadi …

Bapa Kami …

Salam Maria …

Kemuliaan … (7x)

V. MISTERI KEDUA:

“Roh Allah turun atas Yesus.” (Renungan Mat3:16 ) Ujud khusus:

Peliharalah dengan penuh kesungguhan anugrah yang tak ternilai, rahmat pengudusan yang dicurahkan dan ditanamkan dalam jiwa kita oleh Roh Kudus pada saat pembabtisan. Peganglah dengan teguh janji baptis yang telah kita ucapkan: tingkatkan iman, harapan dan cinta kasih melalui tindakan nyata, serta hiduplah sebagai anak-anak Allah dan anggota Gereja Allah yang sejati agar kelak kita dapat memperoleh warisan surgawi.

Renungan dan doa pribadi …

Bapa Kami …

Salam Maria …

Kemuliaan … (7x)

VI. MISTERI KETIGA:

“Oleh Roh Kudus, Yesus dibimbing menuju padang gurun untuk dicobai.” (Renungan Luk4:1-2) Ujud khusus:

Bersyukurlah selalu atas ketujuh karunia Roh Kudus yang dicurahkan pada kita saat menerima Sakramen Penguatan: Roh kebijaksanaan, pengertian, nasihat, keperkasaan, pengenalan akan Allah, kesalehan, dan rasa takut akan Allah. Serahkan diri kita dengan setia kepada bimbingan Ilahi-Nya, sehingga di atas segala godaan dan pencobaan hidup kita berlaku secara perkasa sebagai seorang Kristen sejati dan prajurit Kristus yang berani.

Renungan dan doa pribadi …

Bapa Kami …

Salam Maria …

Kemuliaan … (7x)

VII. MISTERI KEEMPAT:

“Peranan Roh Kudus dalam Gereja.” (Renungan Kis2:2 Kis2:4 Kis2:11 ) Ujud khusus:

Bersyukurlah kepada Tuhan karena Ia menjadikan kita sebagai anggota Gereja-Nya yang selalu dijiwai dan diarahkan oleh Roh Kudus, Roh yang diturunkan ke dunia untuk tugas itu pada hari Pentekosta. Dengarlah dan patuhilah Takhta Suci, wakil Roh Kudus yang tidak dapat salah, serta Gereja, pilar dan dasar kebenaran. Junjunglah ajaran-ajarannya dan belalah hak-haknya.

Renungan dan doa pribadi …

Bapa Kami …

Salam Maria …

Kemuliaan … (7x

VIII. MISTERI KELIMA:

“Roh Kudus dalam jiwa-jiwa orang beriman.” (Renungan 1Kor6:19 1Tes5:19 Ef4:30 ) Ujud khusus:

Sadarilah keberadaan Roh Kudus dalam diri kita, peliharalah dengan seksama kemurnian tubuh dan jiwa, ikutilah dengan setia bimbingan Ilahi-Nya, sehingga kita dapat menghasilkan buah-buah Roh: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan hati, kebaikan, kesetiaan, kelemah lembutan, iman, kerendahan hati, penguasaan diri, dan kemurnian.

Renungan dan doa pribadi … Bapa Kami …

Salam Maria … Kemuliaan … (7x) Aku Percaya … Bapa Kami …

Salam Maria …

 

No Comments

Leave a Comment