RENA Minggu, 14 Maret 2021 – Masa Prapaskah IV

Fr. Andreas Agung Yubile dari Komunitas Postulat-Novisiat SCJ St. Yohanes Gisting Lampung Indonesia

 

AUDIO RENA:

Halo adik-adik semua, berjumpa lagi bersama denga frater dalam Rena (Renungan Anak) Dehonian. 

Vivay Cor Jesu per Cor Maria.

Perkenalkan nama frater adalah Fr. Andre. Frater berasal dari Palembang. Sekarang frater berada di rumah formasio, Postulat-Novisiat St. Yohanes Gisting Lampung. Nah adik-adik sebelum kita mengikuti renungan anak ini kita nyanyi bersama dulu yuk..

Kasih-Nya Seperti Sungai

Kasihnya seperti sungai 2x

Kasihnya sperti sungai di hatiku

Mengalir di waktu hujan mengalir di waktu panas

 

Adik-adik mari kita siapkan hati dan telinga untuk mendengarkan bacaan Injil Hari ini.

BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes 3:14-21

“Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia untuk menyelamatkannya.”

Sekali peristiwa, Yesus berkata kepada Nikodemus yang datang kepada-Nya pada waktu malam, “Sama seperti Musa meninggikan ular di padang gurun, demikianlah juga Anak Manusia harus ditinggikan, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal. Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia. Barangsiapa percaya kepada-Nya, ia tidak akan dihukum; tetapi barangsiapa tidak percaya, ia telah berada di bawah hukuman, sebab ia tidak percaya dalam nama Anak Tunggal Allah. Dan inilah hukuman itu: Terang telah datang ke dalam dunia, tetapi manusia lebih menyukai kegelapan daripada terang, sebab perbuatan-perbuatan mereka jahat, sebab barangsiapa berbuat jahat, ia membenci terang dan tidak datang kepada terang itu, supaya perbuatan-perbuatan yang jahat itu tidak nampak; tetapi barangsiapa melakukan yang benar, ia datang kepada terang, supaya menjadi nyata, bahwa perbuatan-perbuatannya dilakukan dalam Allah.
Demikianlah Injil Tuhan
U. Terpujilah Kristus.

Ada seorang anak bernama Jojo. Dia terkenal sebagai anak yang baik dan rajin. Rajin mengerjakan PR, rajin pergi ke Gereja, membantu orang tua, tidak terlambat datang ke sekolah dan lain-lain. Maka, tak heran, jika ia disukai oleh teman-temannya. Sementara itu, seorang temannya bernama Dino memiliki sifat yang berbeda. Dino adalah anak yang nakal dan malas. Ia sering bolos dari sekolah, tidak mengerjakan PR, jahil dan malas mengikuti Sekolah Minggu di Gereja. Oleh karena kenakalannya tersebut, ia sering mendapat hukuman dari guru dan orangtuanya.

            Adik-adik yang terkasih, hari ini kita sudah memasuki hari Minggu Prapaskah ke- IV. Bacaan Injil hari ini mengajak kita untuk mau menjadi murid Yesus yang baik, caranya yakni dengan hidup dalam terang kasih Tuhan. Tuhan Yesus sangat senang bila kita bisa menjauhi perbuatan-perbuatan gelap. Kita diundang untuk meneladan seperti yang dilakukan oleh Jojo dalam cerita tadi. Rajin pergi ke Gereja, tepat waktu mengerjakan PR, rajin membantu orangtua, tidak terlambat datang ke sekolah dan lain-lain.

            Pastinya, kita tidak inginkan mendapatkan hukuman karena berbuat nakal? Maka dari itu, kita diharapkan tidak meniru perbuatan buruk Dino. Kita juga harus belajar untuk mau berbagi kebaikan dengan sesama kita, supaya kita sungguh dapat menjadi anak-anak terang yang membawa kegembiraan bagi sesama.

            Justru dengan kebaikan yang kita lakukan dan kemurahan hati kita untuk mau saling berbagi, Tuhan akan memberi kita hadiah. Baik sekali ya Tuhan Yesus! Apa sih hadiahnya? Hadiahnya yakni supaya kita mendapat keselamatan. Wah… kerenkan? Maka dari itu adik-adik, mari kita tetap setia untuk hidup dalam terang kasih Tuhan dan berani berbagi kebaikan kepada sesama.

No Comments

Leave a Comment