Selasa, 30 November 2021 – Pesta St. Andreas, Rasul

Rm. Stefanus Sigit Pranoto SCJ dari Komunitas SCJ Yogyakarta Indonesia

 
 
 

AUDIO RESI:

ANTIFON PEMBUKA – lih. Matius 4:18-19

Di tepi Danau Galilea Yesus melihat dua orang bersaudara: Petrus dan Andreas. Ia memanggil mereka, “marilah, ikutilah Aku. Kamu akan Kujadikan nelayan manusia.”

KATA PENGANTAR:

Andreas dari Betsaida punya perhatian besar terhadap hal-hal religius. Harapan akan Al Masih diterimnya sungguh-sungguh. Maka ia menjadi murid Yohanes Pembaptis. Tetapi mendengar kesaksian Yohanes, ia segera mengikuti Yesus dan mengajak saudaranya. Selanjutnya ia sangat terpesona oleh pribadi Yesus. Kelak ia berkeliling ke mana-mana sambil mewartakan bahwa Yesus itu Al Masih, Penebus, yang dinanti-nantikan kedatangan-Nya oleh umat manusia. Ia meniggal sebagaimana Gurunya di kayu salib.

DOA PEMBUKA:

Marilah berdoa: Allah Bapa, Raha mahamulia, kami bersujud menyembah Engkau, Rasul Andreas telah Kauberi tugas mewartakan Injil dan membimbing umat-Mu. Semoga ia tetap mendoakan kami di hadapan-Mu. Demi Yesus Kristus, …

BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Surat Rasul Paulus kepada umat di Roma 10:9-18

“Iman timbul dari pendengaran, dan pendengarkan dari firman Allah.”

Saudara-saudara, jika kamu mengaku dengan mulut bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hati bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan. Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan. Karena Kitab Suci berkata, “Barangsiapa percaya kepada Dia tidak akan dipermalukan.” Sebab tidak ada perbedaan antara orang Yahudi dan orang Yunani. Karena, Allah yang satu itu adalah Tuhan semua orang, dan Dia kaya bagi semua orang yang berseru kepada-Nya. Sebab, barangsiapa berseru kepada nama Tuhan akan diselamatkan. Tetapi bagaimana mereka dapat berseru kepada-Nya, jika mereka tidak percaya kepada Dia? Bagaimana mereka dapat percaya kepada Dia, jika tidak mendengar tentang Dia? Bagaimana mereka mendengar tentang Dia, jika tidak ada yang memberitakan-Nya? Dan bagaimana mereka dapat memberitakan-Nya, jika tidak diutus? Seperti ada tertulis, “Betapa indahnya kedatangan mereka yang membawa kabar baik.” Tetapi tidak semua orang telah menerima kabar baik itu. Yesaya sendiri berkata, “Tuhan, siapakah yang percaya kepada pemberitaan kami?” Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran dari firman Kristus. Tetapi aku bertanya: Adakah mereka tidak mendengarnya? Sungguh, mereka telah mendengarnya! “Suara mereka sampai ke seluruh dunia, dan perkataan mereka sampai ke ujung bumi.”
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 19:2-3.4-5

Ref. Di seluruh bumi bergemalah suara mereka.

  1. Langit menceritakan kemuliaan Allah, dan cakrawala memberitakan karya tangan-Nya; hari yang satu mengisahkannya kepada hari yang lain, dan malam yang satu menyampaikan pengetahuannya kepada malam berikut.

  2. Meskipun tidak berbicara, dan tidak memperdengarkan suara, namun di seluruh bumi bergaunglah gemanya, dan amanat mereka sampai ke ujung bumi.

BAIT PENGANTAR INJIL:

U : Alleluya, alleluya
S : (Mat 4:19) Mari, ikutlah Aku, dan kamu akan Kujadikan penjala manusia.

BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius 4:18-22

“Ikutlah Aku, dan kamu akan Kujadikan penjala manusia.”

Pada suatu hari, ketika Yesus sedang berjalan menyusur Danau Galilea, Ia melihat dua orang bersaudara, yaitu Simon yang disebut Petrus, dan Andreas, saudaranya. Mereka sedang menebarkan jala di danau, sebab mereka itu penjala ikan. Yesus berkata kepada mereka, “Mari, ikutlah Aku, dan kamu akan Kujadikan penjala manusia.” Mereka pun segara meninggalkan jalanya, lalu mengikuti Yesus. Setelah Yesus pergi dari sana, dilihatnya pula dua orang bersaudara, yaitu Yakobus anak Zebedeus, dan Yohanes saudaranya, bersama ayah mereka, Zebedeus, sedang membereskan jala di dalam perahu. Yesus memanggil mereka, dan mereka segera meninggalkan perahu serta ayahnya, lalu mengikuti Dia.
Demikianlah Injil Tuhan
U. Terpujilah Kristus.

RESI DIBAWAKAN OLEH Rm. Stefanus Sigit Pranoto SCJ

Vivat Cor Iesu per Cor Mariae. Hiduplah Hati Yesus melalui Hati Maria.

Menjadi murid yang aktif

Dalam Injil hari ini, kita mendengar panggilan empat murid Yesus yang pertama. Satu di antaranya adalah Andreas, yang hari ini kita rayakan pestanya. Keempatnya adalah para nelayan. Mereka dipanggil oleh Yesus pada saat sedang aktif bekerja, bukan pada saat mereka bermalas-malasan. Simon Petrus dan Andreas dipanggil saat mereka sedang menebarkan jala. Sementara itu Yakobus dan Yohanes sedang membereskan jala di dalam perahu bersama Zebedeus, ayah mereka.

Di akhir perikopa yang kita dengarkan, kita juga mendengar demikian: “Yesus memanggil mereka, dan mereka segera meninggalkan perahu serta ayahnya, lalu mengikuti Dia”. Keempat orang itu “segera” mengikuti Yesus. Artinya, mereka tidak menunda-nunda, apalagi tawar menawar.

Sebagai murid Yesus, mereka dipanggil untuk ikut mewartakan kabar keselamatan. Mereka diundang menyebarkan kasih kepada semesta dan sesama. Inilah tugas utama para murid Yesus.

Sebagai murid Yesus, sikap keempat murid tadi menunjukkan dua hal: aktif bukan bermalas-malasan dan segera bukan menunda-nunda.

Hal ini pula yang perlu kita lakukan sebagai murid-murid Yesus. Artinya, kita harus aktif dalam mewartakan kabar keselamatan dan kebaikan, bukan bermalas-malasan. Demikian juga berbuat kasih itu merupakan tindakan yang harus segera kita lakukan, bukan menunda-nunda.

Semoga semangat para murid ini menjadi penyemangat kita semua dalam mewartakan karya keselamatan Allah di tengah dunia ini.

DOA PEMBUKA

Allah Bapa yang mahakuasa, terimalah dan kuduskanlah kiranya persembahan, yang kami unjukkan pada pesta Santo Andreas. Semoga kami Kaulimpahi rahmat-Mu serta memberi daya kehidupan yang baru. Demi Kristus,…

ANTIFON KOMUNI:

Andreas berkata kepada Simon, saudaranya, “kami telah berjumpa dengan Al Masih.” Lalu ia mengantar Simon kepada Yesus.

DOA PENUTUP:

Marilah berdoa: Allah Bapa, sumber kekuatan kami, satukanlah umat-Mu berkat santapan suci ini dan teguhkanlan iman kami akan Yesus Kristus, agar kami dapat mengikuti teladan Santo Andreas. Semoga kami pun mati bersama Kristus, agar hidp bersama Dia dalam kemuliaan. Sebab Dialah, ….

DOWNLOAD AUDIO RESI

No Comments

Leave a Comment