Sabtu, 24 Desember 2022 – Misa Pagi: Hari Biasa Khusus Adven

Rm. Stefanus Sigit Pranoto SCJ dari Komunitas SCJ Visma Vijaya Praya (VVP) Yogyakarta Indonesia – Indonesia

 
 

AUDIO RESI:

ANTIFON PEMBUKA – lih. Galatia 4:4

Lihatlah, sudah genaplah saatnya Allah mengutus Putra-Nya ke dunia.

PENGANTAR:

Sejak berabad-abad orang Yahudi menanti-nantikan Mesias, seorang keturunan Raja Daud. Mereka akan mengenal dan menerima Dia bukan sebagai raja yang berkuasa, tetapi sebagai hamba yang rendah hati. Hari ini kita didorong untuk beriman: Tuhan tetap setia akan janji-Nya; impian-Nya akan terlaksana, juga dalam diri anak yang akan menjadi nabi-Nya.

DOA PEMBUKA:

Marilah bedoa: Tuhan Yesus, datanglah segera, jangan terlambat. Semoga kami, yang mengharapkan kemurahan hati-Mu, Kauhibur dengan kedatangan-Mu. Sebab Engkaulah ….

BACAAN PPERTAMA: Bacaan dari Kitab Kedua Samuel 7:1-5.8b-12.16

“Kerajaan Daud akan kokoh untuk selama-lamanya dihadapan Tuhan.”

Pada masa itu Raja Daud telah menetap di rumahnya, dan Tuhan telah mengaruniakan kepadanya keamanan terhadap semua musuh di sekeliling. Maka berkatalah Raja Daud kepada Nabi Natan, “Lihatlah, aku ini diam dalam rumah dari kayu aras, padahal tabut Allah diam di bawah tenda.” Lalu berkatalah Natan kepada raja, “Baik, lakukanlah segala sesuatu yang dikandung hatimu, sebab Tuhan menyertai engkau.” Tetapi pada malam itu juga datanglah firman Tuhan kepada Natan, “Pergilah, katakanlah kepada hamba-Ku Daud: Beginilah firman Tuhan: Masakan engkau yang mendirikan rumah untuk Kudiami? Akulah yang mengambil engkau dari padang, ketika engkau menggiring kambing domba! Engkau Kuambil untuk Kujadikan raja atas umat-Ku Israel. Aku telah menyertai engkau di segala tempat yang kaujalani, dan telah melenyapkan semua musuh dari hadapanmu. Aku membuat besar namamu seperti nama orang-orang besar yang ada di bumi. Aku menentukan tempat bagi umat-Ku Israel dan menanamkannya, sehingga ia dapat diam di tempatnya sendiri dengan tidak lagi dikejutkan ataupun ditindas oleh orang-orang lalim seperti dahulu sejak Aku mengangkat hakim-hakim atas umat-Ku Israel. Aku mengaruniakan kepadamu keamanan terhadap semua musuhmu. Juga diberitahukan Tuhan kepadamu: Tuhan akan memberikan keturunan kepadamu. Apabila umurmu sudah genap dan engkau telah mendapat perhentian bersama nenek moyangmu, maka Aku akan membangkitkan keturunanmu yang kemudian, anak kandungmu, dan Aku akan mengokohkan kerajaannya. Keluarga dan kerajaanmu akan kokoh untuk selama-lamanya di hadapan-Ku, takhtamu akan kokoh untuk selama-lamanya.”
Demikianlah sabda Tuhan.
U. Syukur kepada Allah.

MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 89:2-3.4-5.27-29

Ref. Kerelaan Tuhan hendak kunyanyikan selama-lamanya.

  1. Aku hendak menyanyikan kasih setia Tuhan selama-lamanya, hendak menuturkan kesetiaan-Mu turun-temurun. Sebab kasih setia-Mu dibangun untuk selama-lamanya; kesetiaan-Mu tegak seperti langit.

  2. Engkau berkata, “Telah Kuikat perjanjian dengan orang pilihan-Ku, Aku telah bersumpah kepada Daud, hamba-Ku: Aku hendak menegakkan anak cucumu untuk selama-lamanya, dan membangun takhtamu turun-temurun.”

  3. Dia pun akan berseru kepada-Ku, “Bapakulah Engkau, Allahku dan gunung batu keselamatanku.” Untuk selama-lamanya Aku akan memelihara kasih setia-Ku bagi dia, dan perjanjian-Ku dengannya akan Kupegang teguh.

BAIT PENGANTAR INJIL:

U : Alleluya
S : O Tuhan, Cahaya abadi dan Surya keadilan, datanglah, dan terangilah mereka yang duduk dalam kegelapan dan bayangan maut.

BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas 1:67-79

“Allah mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.”

Zakharia, ayah Yohanes, penuh dengan Roh Kudus, lalu bernubuat, katanya, “Terpujilah Tuhan, Allah Israel, sebab Ia telah mengunjungi umat-Nya dan membawa kelepasan baginya; Ia menumbuhkan sebuah tanduk keselamatan bagi kita di dalam keturunan Daud, hamba-Nya, seperti yang telah difirmankan-Nya sejak purbakala lewat mulut nabi-nabi-Nya yang kudus, untuk melepaskan kita dari musuh-musuh kita dan dari tangan semua orang yang membenci kita; untuk menunjukkan rahmat-Nya kepada nenek moyang kita, dan mengingat akan perjanjian-Nya yang kudus, yaitu sumpah yang diucapkan-Nya kepada Abraham, bapa leluhur kita, bahwa Ia mengaruniai kita, supaya kita, terlepas dari tangan musuh, dapat beribadah kepada-Nya tanpa takut, dalam kekudusan dan kebenaran di hadapan-Nya seumur hidup kita. Dan engkau, hai anakku, akan disebut nabi Allah Yang Mahatinggi; karena engkau akan berjalan mendahului Tuhan untuk mempersiapkan jalan bagi-Nya, untuk memberikan kepada umat-Nya pengertian akan keselamatan yang berdasarkan pengampunan dosa-dosa mereka, oleh rahmat dan belas kasihan dari Allah kita, dengan mana Ia akan mengunjungi kita: Surya pagi dari tempat yang tinggi, untuk menyinari mereka yang diam dalam kegelapan dan naungan maut, untuk mengarahkan kaki kita kepada jalan damai sejahtera.”
Demikianlah Sabda Tuhan
U. Terpujilah Kristus

RESI DIBAWAKAN OLEH Rm. Stefanus Sigit Pranoto SCJ

Vivat Cor Iesu per Cor Maria. Hiduplah Hati Yesus melalui Hati Maria.

Para Sahabat Hati Kudus Yesus yang terkasih,Pesta sepakbola dunia sudah berakhir hampir sepekan. Argentina berhasil membawa pulang piala dunia setelah 36 tahun lamanya berjuang. Tentulah mereka sangat bersukacita. Jerih lelah mereka terbayar sudah. Bukan hanya mereka yang bersukacita, tetapi juga para pendukung pun ikut merasakannya.

Para Sahabat Hati Kudus Yesus yang terkasih, Suasana yang sama dapat kita rasakan dalam bacaan Injil hari ini, sebagai penutup rangkaian persiapan kelahiran Yesus di masa Adven.

Melalui kidung pujiannya, Zakharia sungguh mengungkapkan kegembiraan dan sukacitanya. Ia bersukacita karena menyadari dan mengalami kasih Allah yang begitu luar biasa dan nyata.

Di usianya yang sudah lanjut, setelah berpuluh tahun tak kunjung mendapatkan anak, Zakharia Bersama istrinya Elisabeth dianugerahi buah hati bernama Yohanes Pembaptis.

Hal yang secara manusiawi mustahil, namun tidak demikian bagi Allah. Zakharia memiliki iman yang besar, bahwa Allah setia dan tak pernah ingkar janji. Bahkan lebih dari itu, Zakharia percaya bahwa kasih Allah selalu menyertai semua anak-Nya di setiap jalan hidup mereka.

Para Sahabat Hati Kudus Yesus yang terkasih,Kidung Pujian Zakharia mengundang kita untuk menyadari kembali betapa besarnya kasih Allah bagi kita. Mari kita syukuri setiap rahmat Allah dalam hidup kita. Semoga pengalaman iman Zakharia juga semakin meneguhkan kita akan kasih Allah yang sungguh nyata.

Selamat menyambut Hari Raya Natal. Semoga Hati Kudus Yesus senantiasa merajai hati kita semua. Amin  

DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN

Terimalah dengan rela, ya Bapa, persembahan yang kami unjukkan kepada-Mu. Semoga berkat kekuatannya kami disucikan dari dosa dan dengan hati murni menyambut kedatangan Putra-Mu terkasih, Yesus Kristus, Tuhan dan pengantara kami.

ANTIFON KOMUNI – Lukas 1:68

Terpujilah Tuhan, Allah Israel, sebab Ia sudi mengunjungi dan menebus umat-Nya.

DOA SESUDAH KOMUNI:

Marilah berdoa: Allah Bapa, sumber sukacita, kami telah Kausegarkan dengan kurnia-Mu. Semoga kami, yang kini dengan gembira menantikan hari kelahiran Putra-Mu, kelak dengan sukacita memperoleh anugerah-Nya yang kekal. Demi Kristus, ….

DOWNLOAD AUDIO RESI: 

No Comments

Leave a Comment