Senin, 25 September 2023 – Hari Biasa Pekan XXV

Rm. C. Wahyu Tri SCJ dari Komunitas Provinsialat SCJ Palembang Indonesia

 
 
 

AUDIO RESI:

ANTIFON PEMBUKA – Yohanes 8:12

Aku ini cahaya dunia. Yang mengikuti Aku hidup dalam cahaya.

PENGANTAR:

‘Siapa tak mengenal Kitab Suci, tak mengenal Kristus’ demikianlah kata Konsili Vatikan II. Bila kita menganggap cukup mengenal kabar gembira, tetapi tak pernah mengadakan hubungan entah dengan mendengarkan entah dengan membaca, maka kita tidak mengenal Kitab Suci benar-benar. Injil bahkan minta untuk menyelidiki pendengaran kita. Benarkah Tuhan yang berbicara, bila kita mendengarkan Kitab Suci?

DOA PEMBUKA:

Marilah bedoa: Allah Bapa kami yang mahabaik, nyatakanlah kepada kami dengan sabda-Mu: Siapakah Engkau itu? Semoga kebenaran ini menjadi cahaya sepanjang jalan kehidupan kami. Demi Yesus Kristus Putra-Mu, ….

BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Kitab Ezra 1:1-6

“Barangsiapa termasuk umat Allah, hendaknya ia pulang ke Yerusalem dan mendirikan rumah Allah.”

Pada tahun pertama pemerintahan Koresh, raja negeri Persia, Tuhan menggerakkan hati Koresh untuk menggenapkan firman yang diucapkan Nabi Yeremia. Maka di seluruh kerajaan diumumkan secara lisan maupun tulisan demikian, “Beginilah perintah Koresh, raja Persia: ‘Segala kerajaan di bumi telah dikaruniakan kepadaku oleh Tuhan, Allah semesta langit. Ia menugasi aku mendirikan rumah bagi-Nya di Yerusalem, yang terletak di Yehuda. Barangsiapa di antara kalian yang termasuk umat Allah, semoga Allah menyertai dia! Hendaknya ia berangkat pulang ke Yerusalem yang terletak di Yehuda, dan mendirikan rumah Tuhan, Allah Israel, yakni Allah yang diam di Yerusalem. Dan setiap orang Israel yang masih hidup, di mana pun ia berada sebagai pendatang, harus disokong oleh penduduk setempat dengan perak dan emas, harta benda dan ternak, di samping persembahan sukarela bagi rumah Allah di Yerusalem’.” Maka, berkemas-kemaslah kepala-kepala keluarga orang Yehuda dan orang Benyamin, serta imam dan orang-orang Lewi; pendek kata setiap orang yang hatinya digerakkan Allah untuk berangkat pulang dan mendirikan rumah Allah yang ada di Yerusalem. Dan semua orang di sekeliling mereka membantu mereka dengan perak dan emas,harta benda dan ternak, dan dengan pemberian yang indah-indah, selain segala sesuatu yang dipersembahkan dengan sukarela.

Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 126:1-2ab,2cd-3,4-5,6

Ref. Aku wartakan karya agung-Mu, Tuhan, karya agung-Mu karya keselamatan.

  1. Ketika Tuhan memulihkan keadaan Sion, kita seperti orang-orang yang bermimpi. Pada waktu itu mulut kita penuh dengan tawaria, dan lidah kita dengan sorak-sorai.

  2. Pada waktu itu berkatalah orang di antara bangsa-bangsa, “Tuhan telah melakukan perkara besar kepada orang-orang ini!” Tuhan telah melakukan perkara besar kepada kita, maka kita bersukacita.

  3. Pulihkanlah keadaan kami, ya Tuhan, seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb! Orang-orang yang menabur dengan mencucurkan air mata, akan menuai dengan bersorak-sorai.

  4. Orang yang berjalan maju dengan menangis sambil menabur benih, pasti pulang dengan sorak-sorai sambil membawa berkas-berkasnya.

BAIT PENGANTAR INJIL:

U : Alleluya
S : (Mat 5:16) Hendaknya cahayamu bersinar di depan orang, agar mereka melihat perbuatanmu yang baik, dan memuji Bapamu yang di surga.

BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas 8:16-18

“Pelita ditempatkan di atas kaki dian, supaya semua orang yang masuk dapat melihat cahayanya.”

Sekali peristiwa Yesus bersabda kepada murid-murid-Nya, “Tidak ada orang yang menyalakan pelita lalu menutupinya dengan tempayan atau menempatkannya di bawah tempat tidur; tetapi ia menempatkannya di atas kaki dian, supaya semua orang yang masuk ke dalam rumah melihat cahayanya. Sebab tiada sesuatu yang tersembunyi yang tidak akan dinyatakan, dan tiada suatu rahasia yang tidak akan diketahui dan diumumkan. Karena itu perhatikanlah cara kalian mendengar. Karena barangsiapa sudah punya akan diberi, tetapi barangsiapa tidak punya, apa pun yang dianggap ada padanya, akan diambil.”
Demikianlah Sabda Tuhan
U. Terpujilah Kristus

RESI DIBAWAKAN OLEH Rm. Chirtoforus Wahyu Tri Haryadi SCJ

Vivat Cor Iesu per Cor Mariae. Hiduplah hati Yesus melalui Hati Maria.

Para pendengar resi Tuhan Yesus menggunakan perumpamaan pelita untuk menjelaskan bahwa setiap orang Kristen memang diutus untuk menjadi penerang. Panggilan kita sebagai murid-murid Kristus mendorong kita untuk menjadi penerang seperti pelita. Dalam kegelapan pelita berguna untuk menerangi: membantu orang untuk dapat melihat sekitar dengan jelas. Maka menjadi pelita berarti kita perlu membantu orang-orang yang sulit melihat kebenaran, mengalami gangguan dalam menemukan petunjuk ataupun mereka yang tidak tahu mesti bergerak bagaimana karena kegelapan. Kita tidak boleh diam ketika melihat sesame kita bingung atau tidak bisa melihat kebenaran.

Maka Tuhan mengatakan pelita yang menyala tempatnya di atas kaki dian. Artinya ia berfungsi sebagai mana mestinya. Ia pada hakekatnya berguna bagi sesamanya. Sikap diam, sembunyi bahkan tidak peduli merupakan sikap yang keliru. Apalagi dengan segaja tutup mata terhadap keadaan sekitar yang korup, penuh kejahatan dan menyesatkan.

Percayalah Tuhan menganugerahkan kepada kita karunia untuk menjadi pelita. Dia katakana bahwa kita adalah terang dunia. Jangan malu untuk bersaksi dan hidup sebagai pelita. Hadapi zona nyaman yang sering membuat kita kehilangan keberanian untuk bersaksi dan hidup sebagai pelita.

Ya Hati Yesus terus kuatkanlah kami. Amin

DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN:

Allah Bapa sumber kedamaian, berkat roti anggur ini berkenanlah menerima iman kami akan Yesus Putra kesayangan-Mu, yang telah mengurbankan hidup-Nya guna memperoleh kedamaian bagi kami. Sebab Dialah ….

ANTIFON KOMUNI – Lukas 8:16

Pelita itu hendaknya ditempatkan di atas kaki dian, supaya semua orang yang masuk rumah melihat cahaya.

DOA SESUDAH KOMUNI:

Marilah berdoa: Allah Bapa sumber cahaya abadi, Engkau telah memancarkan cahaya-Mu di dunia, yaitu Yesus, Saudara kami. Kami mohon semoga berkat cahaya itu kami dapat semakin memahami Engkau. Demi Kristus.

DOWNLOAD AUDIO RESI: 

1 Comment

  • Herlin September 25, 2023 at 5:36 am

    Amin.
    Smg damai sejahtera dari Allah Tri Tunggal yg Kudus, menaungi jiwa dan roh pastur Andreas Lukasik SCJ. Dlm kehidupan kekal abadi di surga , dan belas kasih Kerahiman Allah mengampuni segala dosanya.
    RIP.pastur Andreas Lukasik SCJ

    Reply

Leave a Comment