Pekan II Paskah – O Pekan II
Hari Biasa Pekan II Paskah (U)
Jumat, 17 April 2026
DOA PAGI
Kami menyembah Engkau,
Tuhan Yesus Kristus yang hadir di sini
dan di dalam semua gereja-Mu di seluruh dunia.
Kami memuji Engkau,
sebab Engkau telah menebus dunia
dengan salib-Mu yang suci. Amin.
RATU SURGA
Untuk Masa Paskah
Ratu Surga bersukacitalah, alleluya;
sebab Ia yang sudi kaukandung, alleluya.
Telah bangkit seperti disabdakan-Nya, alleluya;
doakanlah kami pada Allah, alleluya.
Bersukacitalah dan bergembiralah, Perawan Maria, alleluya;
sebab Tuhan sungguh telah bangkit, alleluya.
Marilah berdoa: Ya Allah, Engkau telah menggembirakan dunia dengan kebangkitan PutraMu, Tuhan kami Yesus Kristus. Kami mohon: perkenankanlah kami bersukacita dalam kehidupan kekal bersama bunda-Nya, Perawan Maria. Demi Kristus, Pengantara kami. Amin.
DOA PERSEMBAHAN DIRI – Masa Paska
Saudara terkasih, Kristus Anakdomba Paska kita telah dikurbankan! Buanglah ragi yang lama itu, supaya kamu menjadi adonan yang baru, sebab kamu memang tidak beragi ( 1 Kor 5:7).
Kami meluhurkan kebangkitan-Mu,
ya Tuhan Yesus Kristus, pemenang atas maut. Engkau membawa kegembiraan hidup ke dunia.
Engkau kini hidup dalam kemuliaan Bapa
dan terus menumpahkan darah-Mu kepada kami, yang merupakan bukti kasih-Mu
yang berkenan kepada Bapa.
Dalam persatuan dengan korban Paska-Mu,
kami hunjukkan pula persembahan kami
guna menghayati hidup baru
yang telah Kauperoleh bagi kami.
Ajarilah kami untuk percaya
akan misteri benih yang mati
untuk memberikan hidup.
Ya Imam Abadi,
Engkau telah membimbing kembali
jiwa-jiwa yang jauh, kepada Bapa.
Tariklah semua orang agar datang kepada-Mu;
jadikanlah mereka juga pemenang
terhadap setiap bentuk kematian,
dan tuntunlah mereka kepada Bapa. Amin.
PEMBUKAAN
P: Ya Tuhan, sudilah membuka hatiku
U: Supaya mulutku mewartakan pujianMu
Mazmur 94 (95): Hendaknya kamu saling menasehati, selama masih dapat dikatakan “hari ini” (Ibr 3,13)
Antifon – Tuhan sungguh bangkit, alleluya
Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.
Antifon – Tuhan sungguh bangkit, alleluya
Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.
Antifon – Tuhan sungguh bangkit, alleluya
Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.
Antifon – Tuhan sungguh bangkit, alleluya
Hari ini dengarkanlah suaraNya:
“Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karyaKu yang agung.
Antifon – Tuhan sungguh bangkit, alleluya
Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya;
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu;
Mereka takkan beristirahat bersama Aku.
Antifon – Tuhan sungguh bangkit, alleluya
Kemuliaan kepada Bapa
dan Putera dan Roh Kudus.
seperti pada permulaan sekarang selalu
dan sepanjang segala abad. Amin
Antifon – Tuhan sungguh bangkit, alleluya
MADAH
Fajar menyingsinglah sudah
Langit menggemakan madah
Bumi bersorak-sorailah
Neraka mengaduh kalah.
Kala raja nan perkasa
Menggempur markas neraka
Menggilas kuasa maut
Dengan gagah tanpa takut.
Meskipun tertutup batu
Dijaga banyak serdadu
Namun pemenang yang luhur
Bangkit mulya dari kubur.
Mulyalah Engkau ya Tuhan
Yang bangkit tak terkalahkan
Serta Bapa dan Roh suci
Mulyalah kekal abadi. Amin.
PENDARASAN MAZMUR
Antifon 1 : Percayalah, hai anakKu, dosamu sudah diampuni, alleluya.
Mazmur 50 (51) Kasihanilah aku, ya Allah
Baharuilah roh budimu dan kenakanlah manusia baru (Ef 4,23-24)
Kasihanilah aku, ya Allah, menurut kasih setiaMu,*
menurut besarnya rahmatMu, hapuskanlah kesalahanku.
Bersihkanlah aku seluruhnya dari kesalahanku,*
dan cucilah aku dari dosaku.
Kusadari pelanggaranku,*
dosaku selalu membayang di hadapan mataku.
Terhadap Engkau, terhadap Engkaulah aku berdosa,*
yang jahat di hadapanMu kulakukan.
Jadi ternyata Engkau adil bila menghukum aku,*
dan tepatlah keputusanMu.
Sungguh aku dilahirkan dalam kesalahan,*
dan dalam dosa aku dikandung ibu.
Sungguh Engkau berkenan akan ketulusan hati,*
Engkau meresapkan kebijaksanaan ke dalam batinku.
Bersihkanlah aku, agar aku jadi murni,*
basuhlah aku agar jadi putih melebihi salju.
Sampaikanlah kabar sukacita kepadaku,*
semoga hati yang Kauremukkan bersorak gembira.
Palingkanlah wajahMu dari dosaku,*
hapuskanlah segala kesalahanku.
Ciptakanlah hati murni bagiku, ya Allah,*
baharuilah semangat tabah dalam batinku.
Janganlah Kaubuang aku dari hadapanMu,*
janganlah Kauambil rohMu yang kudus dari padaku.
Kembalikanlah kepadaku kegembiraan atas keselamatanMu,*
dan berilah aku semangat yang rela.
Maka aku akan mengajarkan sikap hatiMu kepada orang berdosa,*
supaya mereka kembali kepadaMu.
Lepaskanlah aku dari dosa pembunuhan, ya Allah penyelamatku,*
maka aku akan memashyurkan keadilanMu.
Ya Tuhan, sudilah membuka bibirku,*
supaya mulutku mewartakan pujianMu.
Engkau tak berkenan akan kurban sembelihan,*
kurban bakar yang kupersembahkan, tidak Kausukai.
Persembahan kepada Allah, ialah jiwa yang menyesal,*
hati remuk redam takkan Kautolak.
Kemuliaan kepada Bapa *
dan Putera dan Roh Kudus.
Seperti pada permulaan sekarang, selalu*
dan sepanjang segala abad. Amin.
Antifon 1: Percayalah, hai anakKu, dosamu sudah diampuni, alleluya.
Antifon 2: Engkau maju untuk membebaskan umatMu, ya Tuhan, Engkau menolong raja yang Kauurapi, alleluya.
kidung Hab 3,2-4.13a.15-19 Allah datang mengadili
Angkatlah mukamu, sebab Penyelamatmu sudah dekat (Luk 21,28)
Ya Tuhan, aku telah mendengar pesanMu,*
aku telah melihat karyaMu yang agung.
Ulangilah dan masyhurkanlah karyaMu di masa kami,*
bila Engkau murka, ingatlah akan kerahimanMu.
Allah datang dari gurun Teman,*
Allah yang kudus dari gunung Paran.
Kegemilangan Allah meliputi cakerawala,*
dan bumi penuh pujianNya.
Seri kemuliaanNya bersinar seperti cahaya,†
seperti kilat yang disambarkan tanganNya;*
Ia menampakkan kekuasaanNya.
Engkau maju berperang untuk membebaskan umatMu,*
Engkau menolong raja yang Kauurapi.
Engkau menyebarangi laut dengan kereta perang,*
melalui lumpur dasar laut.
Batinku gemetar karena berita buruk,*
dan bibirku bergetar ketakutan.
Sendi-sendi tulangku menjadi rapuh,*
dan langkahku goyah.
Dengan tenang kunantikan hari kesesakan,*
yang mendatangi bangsa yang menindas kami.
Walau pohon ara tidak bertunas,*
dan pohon anggur tidak berbuah;
walau penghasilan zaitun tidak memuaskan,*
dan ladang tidak memberi panen;
walau domba seekorpun tak ada di kandang,*
dan tiada ternak di dalam pagar;
namun aku bersukaria dalam Tuhan,*
bersorak-sorai dalam Allah yang menyelamatkan daku.
Tuhan Allahkulah kekuatanku,†
kakiku dikuatkanNya laksana kaki rusa,*
aku dibimbingNya di jalan terjal.
Kemuliaan kepada Bapa*
dan Putera dan Roh Kudus.
Seperti pada permulaan sekarang, selalu *
dan sepanjang segala abad. Amin.
Antifon 2: Engkau maju untuk membebaskan umatMu, ya Tuhan, Engkau menolong raja yang Kauurapi, alleluya.
Antifon 3: Pujilah Allahmu, hai Sion, sebab Ia memberikan kesejahteraan kepada daerahmu, alleluya.
Mazmur 147 (147B) Yerusalem dibaharui
Marilah ke mari, aku akan menunjukan kepadamu mempelai Anakdomba (Why 21,9)
Megahkanlah Tuhan, hai Yerusalem,*
pujilah Allahmu, hai Sion.
Sebab Ia menguatkan palang pintu gerbangmu,*
Ia memberkati para pendudukmu.
Sebab Ia memberikan kesejahteraan kepada daerahmu,*
dan mengenyangkan dikau dengan gandum yang paling baik.
Ia mengutus sabdaNya ke bumi,*
dengan segera firmanNya berlari.
DiturunkanNya salju seperti bulu domba,*
dihamburkanNya embun beku bagaikan abu.
DilemparkanNya hujan es seperti kerikil,*
siapa dapat menahan dinginnya?
Ia bersabda lagi, maka es mencair kembali,*
Ia menyuruh anginNya bertiup, maka air mengalir.
Dialah yang menyampaikan firmanNya kepada Yakub,*
ketetapan dan hukumNya kepada Israel.
Ia tidak berbuat demikian kepada segala bangsa,*
hukum-hukumNya tidak mereka kenal.
Kemuliaan kepada Bapa *
dan Putera dan Roh Kudus.
seperti pada permulaan sekarang selalu *
dan sepanjang segala abad. Amin
Antifon 3: Pujilah Allahmu, hai Sion, sebab Ia memberikan kesejahteraan kepada daerahmu, alleluya.
BACAAN SINGKAT – (Kis 5,39-32)
Allah para leluhur kita telah membangkitkan Yesus yang kamu gantungkan pada kayu salib dan kamu bunuh. Dia telah ditinggikan oleh Allah sendiri dengan tangan kananNya, menjadi pemimpin dan juruselamat, supaya umat Israel dapat bertobat dan menerima pengampunan dosa. Dan kami ini saksi dari segalanya itu, kami bersama dengan Roh Kudus, yang dikurniakan kepada semua orang yang mentaati Allah.
LAGU SINGKAT
P: Tuhan bangkit dari kubur,* Alleluya, alleluya.
U: Tuhan bangkit dari kubur,* Alleluya, alleluya.
P: Sesudah disalibkan bagi kita.
U: Alleluya, alleluya.
P: Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus
U: Tuhan bangkit dari kubur,* Alleluya, alleluya.
KIDUNG ZAKARIA – (Luk 1,68-79)
Antifon Kidung: Yesus mengambil roti, mengucapkan doa syukur dan membagi-bagikannya kepada semua orang yang hadir, alleluya.
Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.
Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hambaNya.
Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.
Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.
Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*
dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.
Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.
Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.
Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.
Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*
berkat pengampunan dosa mereka.
Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan,*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.
Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.
Kemuliaan kepada Bapa *
dan Putera dan Roh Kudus.
Seperti pada permulaan sekarang, selalu *
dan sepanjang segala abad. Amin.
No Comments