Jumat, 01 Mei 2026 – Hari Biasa Pekan IV Paskah

Rm Antonius Tugiyatno SCJ dari komunitas Kokonao Timika Papua – Indonesia

 
 

AUDIO RESI:

ANTIFON PEMBUKA – Wahyu 5:9-10⁣

Tuhan, Engkau telah menebus kami dengan darah-Mu dari setiap suku, bahasa, rakyat, dan bangsa, dan Engkau telah menjadikan kami raja dan imam bagi Allah Bapa. Aleluya.⁣⁣

PENGANTAR⁣: 

Tiada orang yang pernah melihat Allah. Namun, bila kita saling menaruh cinta kasih, maka Yesus hadir di tengah-tengah kita. Sekalipun la sudah bertakhta mulia di sisi kanan Bapa, namun kita yakin, la hadir di dekat kita. Kita mengimani bahwa Dialah jalan, kebenaran, dan kehidupan, cahaya dalam kegelapan, pemandu aman bagi siapa saja yang meraba-raba mencari jalan Yesus, dari Jumat Agung menuju Paskah, dari kematian menuju hidup dan kebangkitan.⁣⁣

DOA KOLEKTA⁣: 

Marilah berdoa: Allah Bapa, pokok kebebasan dan keselamatan kami, Engkau telah menebus kami dengan darah Putra-Mu. Dengarkanlah permohonan kami, supaya kami memperoleh hidup dalam diri-Mu dan menikmati keselamatan kekal. Demi Yesus Kristus Putra-Mu, ….⁣⁣

BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Kisah Para Rasul 13:26-33

“Janji telah digenapi Allah dengan membangkitkan Yesus.”

Dalam perjalanannya Paulus sampai di Antiokhia di Pisidia. Di rumah ibadat Yahudi di sana Paulus berkata, “Hai saudara-saudaraku baik yang termasuk keturunan Abraham maupun yang takut akan Allah, kabar keselamatan sudah disampaikan kepada kita. Sebab penduduk Yerusalem dan pemimpin-pemimpinnya tidak mengakui Yesus. Dengan menjatuhkan hukuman mati atas Yesus, mereka menggenapi perkataan nabi-nabi yang dibacakan setiap hari Sabat. Dan meskipun mereka tidak menemukan sesuatu yang dapat menjadi alasan untuk hukuman mati, namun mereka telah meminta kepada Pilatus supaya Yesus dibunuh. Dan setelah mereka menggenapi segala sesuatu yang ada tertulis tentang Dia, mereka menurunkan Dia dari kayu salib, lalu membaringkan-Nya di dalam kubur. Tetapi Allah membangkitkan Yesus dari antara orang mati. Dan selama beberapa waktu Ia menampakkan diri kepada mereka yang mengikuti Dia dari Galilea ke Yerusalem. Mereka itulah yang sekarang menjadi saksi-Nya bagi umat ini. Dan kami sekarang memberitakan kabar kesukaan kepada kamu, yaitu bahwa janji yang diberikan kepada nenek moyang kita, telah digenapi Allah kepada kita, keturunan mereka, dengan membangkitkan Yesus, seperti yang ada tertulis dalam mazmur kedua: Anak-Kulah Engkau! Pada hari ini Engkau telah Kuperanakkan.”
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 2:6-7.8-9.10-11 

Ref. Anak-Kulah engkau! Pada hari ini engkau telah Kuperanakkan.

  1. “Akulah yang telah melantik raja-Ku di Sion, gunung-Ku yang kudus!” Aku mau menceritakan tentang ketetapan Tuhan: Ia berkata kepadaku, “Anak-Kulah engkau! Pada hari ini engkau telah Kuperanakkan.”

  2. “Mintalah kepada-Ku, maka bangsa-bangsa akan Kuberikan kepadamu menjadi milik pusakamu, dan ujung bumi menjadi kepunyaanmu. Engkau akan meremukkan mereka dengan gada besi, dan memecahkan mereka seperti tembikar tukang periuk.”

  3. Oleh sebab itu, hai raja-raja, bertindaklah bijaksana, terimalah pengajaran, hai para hakim dunia! Beribadahlah kepada Tuhan dengan takwa, dan ciumlah kaki-Nya dengan gemetar.

BAIT PENGANTAR INJIL: 

U : Alleluya, alleluya, alleluya.
S : (Yoh 14:6) Akulah jalan, kebenaran dan hidup. Tidak seorang pun dapat datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.

BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes 14:1-6

“Akulah jalan, kebenaran, dan hidup.”

Dalam amanat perpisahan-Nya Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku. Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku sudah mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke sana untuk menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat Aku berada, kamu pun berada. Dan ke mana Aku pergi, kamu tahu jalan ke sana.” Kata Tomas kepada-Nya, “Tuhan, kami tidak tahu ke mana Engkau pergi; jadi bagaimana kami tahu jalan ke sana?” Kata Yesus kepada-Nya, “Akulah jalan, kebenaran dan hidup. Tidak seorang pun dapat datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.”
Demikianlah Sabda Tuhan
U. Terpujilah Kristus.

RESI DIBAWAKAN OLEH Rm Antonius Tugiyatno SCJ 

Vivat Cor Iesu per Cor Mariae. Hiduplah Hati Yesus melalui Hati Maria.

Saudara–saudari sahabat Resi Dehonian yang dikasihi oleh Tuhan, kita berjumpa kembali dalam Resi renungan singkat Dehonian edisi Jumat 1 Mei 2026. Bersama saya Romo Antonius Tugiyatno SCJ dari komunitas Kokonao Timika Papua. Kita akan mendengarkan dan merenungkan Sabda Tuhan dari Injil Yohanes 14: 1-6. Marilah kita memulainya dengan membuat tanda kemenangan Tuhan, dalam nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus, amin.

Saudara-saudari yang dikasihi Tuhan ada sebuah ungkapan sederhana yang bunyinya: “Di dalam jalan yang gelap, kita tidak membutuhkan peta yang rumit, namun secercah cahaya kecil dapat menuntun kita untuk melangkah.” Kalau pepatah itu dikaitkan untuk merenungkan pengalaman hidup barangkali kita pun pernah mengalami merasa berjalan dalam situasi kegelapan atau ketidakpastian, kegelisahan, mungkin juga mengalami kecemasan, atau pertanyaan yang belum terjawab. Dalam situasi seperti itulah Yesus meneguhkan kita melalui sabdaNya. Yesus berkata dengan lembut namun penuh kuasa: “Janganlah gelisah hatimu.” Kata-kata ini bukan sekadar penghiburan, tetapi undangan untuk percaya. Maka melalui bacaan Injil yang kita dengarkan tadi saya hendak merenungkan dua hal sederhana.

Pertama, adalah iman yang mengalahkan kegelisahan. Yesus tahu bahwa para murid akan menghadapi perpisahan, akan menghadapi ketakutan, bahkan akan mengalami penderitaan. Dalam situasi itu Yesus tidak langsung memberi mereka kepastian bahwa hidup akan mudah. Ia memberi mereka sesuatu yang lebih dalam yaitu janjiNya untuk datang Kembali setelah Dia pergi. Saat mengalami kegelisahan dan ketakutan terkadang kita ingin semua masalah selesai dulu baru bisa tenang. Tetapi dalam permenungan ini Yesus mengajak kita untuk tenang dan percaya terlebih dahulu dan sesudah itu jalan keluar menunggu di belakang. Percaya akan Tuhan bukan berarti semua harus jelas terlebih dahulu, tetapi tetap berani melangkah dan berjuang meski belum melihat hasil.

Kedua, Yesus adalah jalan, kebenaran, dan hidup. Yesus tidak hanya menunjukkan jalan Ia sendiri adalah Jalan. Ia tidak hanya mengajarkan kebenaran akan tetapi lebih dari itu Dia adalah Kebenaran itu sendiri. Ia tidak hanya memberi hidup tetapi lebih dari itu Dia adalah Sumber Hidup. Ini berarti hidup kita tidak lagi sekadar mencari arah, tetapi berjalan bersama seorang Pribadi. Saya merenungkan bahwa di dalam kebingungan, kita tidak sendirian. Dalam keraguan, kita tidak ditinggalkan. Ada Yesus yang menuntun bukan dari jauh, tetapi dari dalam kehidupan kita.

Saudara-saudari terkasih, mungkin hari ini diantara kita ada yang mengalami kegelisahan dalam hidup misalnya: tentang masa depan, tentang kesehatan, atau ada yang sedang memiliki beban hidup yang berat. Sabda Tuhan hari ini mengajak kita untuk kembali kepada hal sederhana sedang namun memiliki makna mendalam yaitu percaya. Mengapa percaya kepada Yesus itu penting? Saya merenungkan bahwa ketika kita berjalan bersama Yesus, kita mungkin tidak tahu semua jawaban, namun kita tahu bahwa kita tidak akan tersesat karena Dia yang menuntun langkah kita. Semoga hati Kudus Yesus senantiasa merajai hati kita.,

DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN⁣: 

Allah Bapa maha pengasih, terimalah persembahan umat-Mu. Semoga dengan bantuan perlindungan-Mu kami tetap memelihara anugerah-Mu di dunia dan memperoleh kurnia-Mu di surga. Demi Kristus, ….⁣⁣

ANTIFON KOMUNI – Roma 4:25.⁣

Kristus Tuhan telah diserahkan karena pelanggaran kita, dan dibangkitkan untuk menyelamatkan kita. Aleluya.⁣⁣

DOA SESUDAH KOMUNI⁣: 

Marilah berdoa: Allah Bapa sumber kebahagiaan, kasihani dan lindungilah selalu umat yang telah Kauselamatkan. Kami telah ditebus oleh derita Putra-Mu. Semoga kami bergembira atas kebangkitan-Nya. Sebab Dialah ….⁣⁣

DOWNLOAD AUDIO RESI: 

No Comments

Leave a Comment