
Rm Robertus Susilo Haryono SCJ dari Komunitas Seminari Menengah St Paulus Palembang – Indonesia
AUDIO RESI:
ANTIFON PEMBUKA – (bdk. Mzm. 47:2)
Segala bangsa, bertepuk tanganlah, elu-elukanlah Allah dengan sorak-sorai.
PENGANTAR
Menjadi berkat adalah panggilan setiap murid-murid Tuhan. Panggilan ini harus terus-menerus disadari dan dihayati, bukan hanya dalam kerangka berliturgi, melainkan juga dalam konteks hidup sehari-hari. Dengan menjadi berkat bagi sesama, kita akan semakin menampakkan wajah Allah yang penuh belas kasih kepada umat manusia. Belaskasih Allah yang pertama dan terutama tampak dalam perutusan Kristus demi keselamatan umat manusia.
SERUAN TOBAT:
I : Tuhan Yesus Kristus, Engkau memanggil kami untuk menjadi murid-murid-Mu dan menaruh cinta kasih penuh kepada-Mu melebihi segala sesuatu. Tuhan, kasihanilah kami.
U : Tuhan, kasihanilah kami.
I : Engkau menghendaki agar kami mengikuti Engkau sambil memanggul salib kami sehari-hari dengan penuh cinta kasih. Kristus, kasihanilah kami.
U : Kristus, kasihanilah kami.
I : Engkau menghendaki agar kami berani mempertaruhkan hidup kami supaya dapat menemukan hidup Ilahi. Tuhan, kasihanilah kami.
U : Tuhan, kasihanilah kami.
DOA KOLEKTA:
Marilah bedoa (hening sejenak): Ya Allah, Bapa Yang Mahakasih, lewat pembaptisan, Engkau mengangkat kami menjadi anak-anak terang. Hindarkanlah kami dari kelam kabut kesesatan dan peliharalah kami selalu dalam kebenaran-Mu yang terang benderang. Dengan pengantaraan Yesus, Kristus, Putra-Mu, Tuhan kami, yang bersama dengan Dikau dalam persatuan Roh Kudus, hidup dan berkuasa, Allah, sepanjang segala masa. Amin.
BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Kitab Kedua Raja-Raja 4:8-11, 14-16a
“Orang itu adalah abdi Allah yang kudus; biarlah ia masuk ke sana.”
Pada suatu hari, Nabi Elisa pergi ke Sunem. Di sana tinggallah seorang perempuan kaya yang mengundang dia makan. Dan setiap kali dalam perjalanan, singgahlah Elisa ke sana untuk makan. Berkatalah perempuan itu kepada suaminya, “Sesungguhnya aku sudah tahu bahwa orang yang selalu datang kepada kita itu adalah abdi Allah yang kudus. Baiklah kita membuat sebuah kamar atas yang kecil yang berdinding batu, dan baiklah kita menaruh di sana baginya sebuah tempat tidur, sebuah meja, sebuah kursi dan sebuah kandil; maka apabila ia datang kepada kita, biarlah ia masuk ke sana.” Pada suatu hari datanglah Elisa ke sana, lalu masuklah ia ke kamar atas itu dan tidur di sana. Kemudian berkatalah Elisa kepada Gehazi, hamba-Nya, “Apakah yang dapat kuperbuat baginya?” Jawab Gehazi, “Ah, ia tidak mempunyai anak, dan suaminya sudah tua.” Lalu berkatalah Elisa, “Panggillah dia!” Sesudah dipanggil, berdirilah perempuan itu di pintu. Maka berkatalah Elisa kepadanya, “Tahun depan, pada waktu seperti ini juga, engkau akan menggendong seorang anak laki-laki.”
Demikianlah sabda Tuhan.
U. Syukur kepada Allah.
MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 89:2-3.16-17.18-19
Ref. Kerelaan Tuhan hendak kunyanyikan selama-lamanya.
-
Aku hendak menyanyikan kasih setia Tuhan selama-lamanya, hendak menuturkan kesetiaan-Mu turun-menurun. Sebab kasih setia-Mu dibangun untuk selama-lamanya kesetiaan-Mu tegak seperti langit.
-
Engkau berkata, “Telah Kuikat perjanjian dengan orang pilihan-Ku Aku telah bersumpah kepada Daud, hamba-Ku: Aku hendak menegakkan anak cucumu untuk selama-lamanya, dan membangun takhtamu turun-menurun.”
-
Dia pun akan berseru kepada-Ku, “Bapa-kulah Engkau, Allahku dan gunung batu keselamatanku.” Untuk selama-lamanya Aku akan memelihara kasih setia-Ku bagi dia, dan perjanjian-Ku dengannya akan Kupegang teguh.
BACAAN KEDUA : Bacaan dari Surat Rasul Paulus kepada umat di Roma 6:3-4, 8-11
“Kita telah dikuburkan bersama Kristus oleh pembaptisan supaya kita hidup dalam hidup yang baru.”
Saudara-saudara, camkanlah: kita semua, yang telah dibaptis dalam Kristus, telah dibaptis dalam kematian-Nya! Dengan demikian, kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh pembaptisan dalam kematian supaya seperti halnya Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru. Jadi, jika kita telah mati dengan Kristus, kita percaya bahwa kita akan hidup juga dengan Dia. Karena kita tahu bahwa Kristus, sesudah bangkit dari antara orang mati, tidak mati lagi; maut tidak berkuasa lagi atas Dia. Sebab kematian-Nya adalah kematian terhadap dosa, satu kali untuk selama-lamanya, dan kehidupan-Nya adalah kehidupan bagi Allah. Demikianlah hendaknya kamu memandangnya: Kamu telah mati bagi dosa, tetapi kamu hidup bagi Allah dalam Yesus Kristus.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.
BAIT PENGANTAR INJIL:
U : Alleluya, alleluya, alleluya
S : (1Ptr 2:9) Kamulah orang pilihan, kaum imam dan raja, bangsa yang kudus. Kamu harus memaklumkan kebajikan Allah. Ia telah memanggil kamu keluar dari kegelapan untuk masuk ke dalam cahaya-Nya yang menakjubkan.
BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius 10:37-42
“Barangsiapa tidak memikul salibnya, ia tidak layak bagi-Ku. Barangsiapa menyambut kamu, ia menyambut Aku.”
Sekali peristiwa Yesus bersabda kepada keduabelas murid-Nya, “Barangsiapa mengasihi bapa dan ibunya lebih dari pada-Ku, ia tidak layak bagi-Ku. Dan barangsiapa mengasihi putranya atau putrinya lebih daripada-Ku, ia tidak layak bagi-Ku. Barangsiapa mempertahankan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya, dan barangsiapa kehilangan nyawanya demi Aku, ia akan memperolehnya kembali. Barangsiapa menyambut kamu, ia menyambut Aku, dan barangsiapa menyambut Aku, ia menyambut Dia yang mengutus Aku. Barangsiapa menyambut seorang nabi sebagai nabi, ia akan menerima upah nabi, dan barangsiapa menyambut seorang benar sebagai orang benar, ia akan menerima upah orang benar. Dan barangsiapa memberi air sejuk secangkir saja kepada salah seorang yang kecil ini, karena ia murid-Ku, Aku berkata kepada-Mu: Sungguh, ia tidak akan kehilangan upahnya.”
Demikianlah Sabda Tuhan
U. Terpujilah Kristus.
RESI DIBAWAKAN OLEH Rm Robertus Susilo Haryono SCJ
Vivat Cor Iesu per Cor Mariae. Hiduplah Hati Yesus melalui Hati Maria.
Para pendengar Resi Dehonian yang terkasih, berjumpa kembali dengan saya romo Robertus Susilo haryono SCJ, dari komunitas SCJ Seminari St. Paulus Palembang dalam renungan singkat dehonian edisi Minggu, 28 Juni 2026.
Para pendengar resi dehonian yang terkasih, dihadapan 12 murid-Nya, sebelum diutus untuk menjalankan perutusannya, Yesus mengingatkan akan apa yang bakal mereka alami, ketika mereka diutus; bahwa mereka akan mengalami penolakan, penganiayaan, penderitaan dan bahkan dalam keluargapun akan berhadapan dengan bahaya perpecahan sebagai konsekuensi kesetiaan sebagai murid Kristus.
Para pendegar terkasih, Yesus bersabda, “Barangsiapa mengasihi bapa dan ibunya lebih dari pada-Ku, ia tidak layak bagi-Ku. Dan barangsiapa mengasihi putranya atau putrinya lebih daripada-Ku, ia tidak layak bagi-Ku”. Sabda Yesus ini mungkin dirasa keras dan mengejutkan banyak orang. Yesus tidak menghendaki para murid termasuk kita untuk membenci keluarga. Namun Ia memperingatkan agar rasa cinta, kesetiaan, dan kepatuhan kita kepada keluarga tidak membuat kita berkompromi dengan dosa atau melanggar prinsip-prinsip moral yang telah ditetapkan Tuhan. Tidak dibenarkan demi cinta dan kasih kepada keluarga orang menghalakan segala cara untuk mendapatkan nafkah bagi keluarga. Tuhan menghendaki kita mencari nafkah dengan cara yang halal dan jujur. Ketika kita tetap menempatkan Tuhan menjadi yang nomor satu, justru kita memiliki pedoman dan standar moral yang jernih untuk membimbing keluarga kita ke arah yang benar,membahagiakan bukan ikut terseret dalam arus yang salah.
Para pendengar resi yang terkasih, marilah kita mohon agar iman kita dikuatkan agar kita setia sebagai murid-muridNya. Marilah kita rahmat kesetiaan agar kita dimampukan untuk setia melaksanakan kehendak Tuhan meski tantangan yang berat sebagai konsekuensi mengikuti Kristus menghadang di depan kita.Saudara-saudari terkasih Tuhan memberkati kita semua. Amin.
DOA UMAT:
I : Barangsiapa mengikuti Kristus harus meninggalkan banyak hal untuk dapat menemukan segalanya. Ia harus mengangkat salibnya setiap hari. Tetapi ia juga tahu bahwa Allah akan mendengarkannya bila ia berdoa kepadanya.
L : Bagi semua kaum beriman: Semoga semua umat beriman yang setiap hari atau setiap minggu ikut serta dalam kurban perjamuan Ekaristi memperoleh buah kedamaian dan cinta kasih. Marilah kita mohon, …
U : Ya Tuhan, Engkaulah tumpuan harapan dan hidup kami.
L : Bagi para pemimpin masyarakat: Semoga para pemimpin masyarakat selalu berpegang teguh pada Sabda Allah sehingga mereka dapat berlaku adir dan bijaksana serta tidak bertindak diskriminatif terhadap warga yang lemah, miskin, dan yang memiliki berbagai macam perbedaan. Marilah kita mohon, …
U : Ya Tuhan, Engkaulah tumpuan harapan dan hidup kami.
L : Bagi para penderita sakit di sekitar kita: Semoga para penderita sakit selalu dalam berkat dan lindungan Allah agar dengar rela mereka mengorbankan penderitaan bersama Kristus demi keselamatan sesama. Marilah kita mohon, …
U : Ya Tuhan, Engkaulah tumpuan harapan dan hidup kami.
L : Bagi kita semua di sini. Semoga Roh cinta kasih Allah meneguhkan hati kita dalam menghadapi segala cobaan dan kesulitan sehingga kita semakin memahami kehendak Allah untuk taat setia memanggul salib kita setiap hari demi menemukan hidup sejati bersama-Nya. Marilah kita mohon, …
U : Ya Tuhan, Engkaulah tumpuan harapan dan hidup kami.
I : Allah Bapa di surga, segala yang baik datang daripada-Mu. Berkenanlah memandang kami, dan bimbinglah kami dengan rahmat-Mu dalam perjalanan menuju kepada-Mu. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami. Amin
DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN:
Ya Allah, dalam perayaan misteri ini, Engkau berkenan melaksanakan karya penebusan kami. Jadikanlah pelayanan kami pantas, sepadan dengan kurban-Mu yang kudus. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.
ANTIFON KOMUNI – Mazmur 103:1
Pujilah Tuhan, hai jiwaku! Pujilah nama-Nya yang kudus, hai seluruh diriku!
DOA SESUDAH KOMUNI:
Marilah berdoa: Ya Allah, segarkanlah kami dengan kurban Ilahi yang kami persembahkan dan kami sambut. Semoga kami tinggal dalam kasih-Mu yang abadi agar kami menghasilkan buah yang melimpah. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami, yang hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.
DOWNLOAD AUDIO RESI:
No Comments