Minggu, 30 Agustus 2020 – Rena Dehonian

Br. Andreas Gatot Yudoanggono SCJ dari Komunitas Provinsialat SCJ Palembang – Indonesia

 

Halo adik-adik… Salam Jumpa dengan RENA Dehonaian! Apa khabar adik-adik? Hebat….. Hebat….. Hebat…… Jumpa lagi dengan Br. Gatot SCJ dari Palembang..

Vivat Cor Jesu….. Per Cor Marie..

Halo Adik-adik semua.. Wah nampaknya meski musim corona adk-adik tetap sehat ya.. Puji Tuhan… Ini karena adik-adik rajin mencuci tangan, rajin oleh raga, dan hidup sehat.. tetap semangat ya adik-adik.. meski adik-adik sekolah on line tetap rajin belajar dan semangat karena sahabat-sahabat Yesus harus rajin dan semangat itulah yang Tuhan kehendaki.

Sebelumnya bruder, bruder akan menyapa teman-teman dulu ya.. Ada Mas Deo, dik Kristo, Kak Agnes, dik Keila, dik Kanaya,  ada si kembar Fael dan Biel, Kakak Joe, kak Vanya, dik Dea, Mbak Dina, Dik Ito, Marel, Micha, Alexy, bimo, Gerad, Clou, Gesti, abank Martin, Bintang, Chelsi, Rindu, mbak lintang.. dik Iya, cici, mas naren, mas Bagas, mas Evan, mas Rendra, mas Bisma, Luca, dik Michael dan dik Regina, Stefi, Astri, Damar, Yansen dan adik-adik BIA Santa Angela Banjar… duh siapa lagi yang belum bruder sapa ya… semuanya dehh adik-adik yang rajin dan yang mendengarkan rena dehoniannn……..

Adik-adik…mari sebelum kita mendengarkan kisah dalam bacaan injil hari ini, kita buat tanda salib dulu yuk…….

Dalam nama Bapa.. dan Putera.. dan Roh Kudus.. Amin..

BACAAN INJIL diambil dari Injil Yesus Kristus karangan Santo Matius bab 16 ayat 21sampai dengan ayat 27

 “Setiap orang yang mau mengikuti Aku, ia harus menyangkal dirinya.”

Sekali peristiwa Yesus menyatakan kepada murid-murid-Nya bahwa Ia harus pergi ke Yerusalem dan menanggung banyak penderitaan dari pihak tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga.

Tetapi Petrus menarik Yesus ke samping dan menegur Dia, katanya, “Tuhan, kiranya Allah menjauhkan hal itu! Hal itu sekali-kali takkan menimpa Engkau!” Maka Yesus berpaling dan berkata kepada Petrus, “Enyahlah Iblis! Engkau suatu batu sandungan bagi-Ku, sebab engkau memikirkan bukan yang dipikirkan Allah, melainkan yang dipikirkan manusia.”

Lalu Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Setiap orang yang mengikuti Aku, harus menyangkal diri, memikul salibnya dan mengikuti Aku. Karena barangsiapa mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya. Tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan memperolehnya. Apa gunanya bagi seseorang jika ia memperoleh seluruh dunia tetapi kehilangan nyawanya? Apakah yang dapat diberikannya sebagai ganti nyawanya? Sebab Anak Manusia akan datang dalam kemuliaan Bapa-Nya diiringi malaikat-malaikat-Nya. Pada waktu itu Ia akan membalas setiap orang setimpal dengan perbuatannya.”

Demikianlah Injil Tuhan

Terpujilah Kristus

 

Adik-adik, Bruder punya cerita nih.. Ada teman Bruder namanya Rico. Dia anak kelas 4 SD. Rico anak yang rajin dan baik. Di rumah dia rajin membantu orang tuanya yang memiliki warung makanan. Dia suka membantu ibunya menyapu warung makan dan kadang ikut mencuci piring atau gelas di waktu luangnya membantu ibunya.

Setiap malam keluarga Rico berdoa bersama, sambil membaca kitab suci. Nah suatu malam Rico mendapat giliran untuk membaca Kitab Suci dan kebetulan bacaannya sama dengan yang kita dengarkan hari ini adik-adik..

Nah Rico menangkap ayat emas dari kita suci hari ini yaitu dari Injil Matius bab 16 ayat 24 bunyinya, “Lalu Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: “Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku.“  

Nah ayat emas ini Rico hafalkan baik-baik dan Rico mencoba mempraktikkan nya dalam hidup Rico sehari hari.

Kalau Rico mau mengikuti Yesus menjadi murid Yesus menjadi sahat Yesus Rico harus menyangkal diri, apa maksudnya ya… Menyangkal diri itu artinya berkata tidak untuk perbuatan-perbuatan yang tidak baik yang tidak dikehendaki oleh Tuhan. Nah Kalau memikul salib artinya rela menderita karena melakukan kehendak Tuhan, …. hmmmmmm… Ayah Rico slalu mengatakan kepada Rico agar kuat umannya supaya tidak tergoda untuk berbuat yang tidak baik.

Nah suatu hari Rico berangkat ke sekolah dan ketika di sekolah dia ketemu teman-temannya, Mereka mau mengadakan ulangan IPA. Teman-temannya mengajak Rico untuk untuk bekerja sama, saling memberi tahu jawaban dan mencontek.. wahhh tawaran menarik tuh… ngga perlu susah-susah belajar tinggal kerja sama dengan teman dan membuat contekan-contekan kecil tuh.. menarik kaannnn hehehehe

Namun Rico kemudian sadar.. kalau mau mengikuti Yesus harus menyangkal diri maka Rico tidak mau tergoda mencontek, itu tidak jujur, Tuhan Yesus pasti tidak suka.  Maka Rico dengan tegas mengatakan kepada teman-temannya, bahwa kita hqarus jujur tidak boleh mencontek. Itu tidak baik bahkan berdosa. Nahhhh akibatnya, beberapa teman-teman Rico yang mengajak bekerja sama waktu ulangan tadi memsuhi Rico…

Rico sedih sekali dimusuhi oleh teman-temannya yang mengajak untuk tidak jujur. Tapi kemudian Rico ingat bahwa kalau mau mengikuti Yesus harus berani memikul salib. Nahhhhhh Rico bersemangat lagi, sebab dia sudah memikul salib, yaitu dimusuhi oleh teman-temannya karena Rico tidak mau berbuat salah berbuat tidak jujur. Itulah Salib Rico sebagai murid Yesus yang jujur dan setia dalam menyangkal diri, tidak mau menuruti kesenangan yang tidak baik.

Rico tersenyum lega. Da bersyukur. Dia mau terus setia mengikuti yesus, menjadi orang yang jujur, rajin, dan baik.

Nah Adik-adik.. itulah teladan yang diberikan oleh teman kita Rico. Nahhh adik adik bisa kan memberi contok bagaimana menyangkal diri yang lain.. Misalnya tergoda untuk malas bangun pagi tetapi kemudian adik-adik tetap semangat untuk bangun pagi.. Itu namanya menyangkal diri.. apa lagi hayooo.. Tergoda untuk mengambil uang ibu tanpa ijin.. tapi kemudian adik-adik minta ijin untuk meminta uang… iya pinterrr.. apa lagi hayooo.. Tergoda untuk mbolos sekolah karena ada kegiatan lain yang lebih menarik, tetapi adik-adik tetap sekolah, nah itu juga menyangkal diri. Bagusss…

Nah lalu memikul salib apa ya.. Misalnya adik-adik harus belajar sampai lelah dan mengurbankan waktu nonton TV nah itu juga memikul salib, misalnya adik-adik diejek sebagai orang kafir oleh saudara-sauadar kita yang lain karena kita pengikut Kristus, nah itu juga salib.

Nah adik adik.. Tuhan yesus Berjanji bahwa kita akan menjadi saudara dan sahabatNya bahkan Tuhan akan menyambut kita dengan para malaikatnya… yeeeeeeee…. kita kan mendapat hadiah istimewa dari Tuhan.. Kita lihat saja nanti. Tuhan pasti akan senantiasa menolong kita.

Marilah berdoa:

Ya Yesus yang baik. Jadikanlah kami sahabat-sahabatMu dan saudari-saudaraMu ya Tuhan. Dan berkatilah kami supaya kami setia kepada-Mu dan dan berilah kami kekuatan untuk bisa memikul salib kami. Amin.

Dalam nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus Amin

Sampai jumpa adik-adik.. Tuhan memberkati. Berkah Dalem…

Amin…

No Comments

Leave a Comment