
Rm Robertus Susilo Haryono SCJ dari Komunitas Seminari Menengah St Paulus Palembang – Indonesia
AUDIO RESI:
ANTIFON PEMBUKAAN — Wahyu 19:7.6
Marilah kita bergembira dan memuliakan Tuhan, Raja Yang Mahakuasa. Aleluya.
PENGANTAR:
Sabda Yesus tidak diimani oleh orang Yahudi. Namun, Yesus tetap berkarya atas nama Bapa-Nya. Para murid mendengar kan suara-Nya. Di Antiokhia, para murid untuk pertama men dapat julukan “orang Kristen”. Para pewartanya adalah orang orang baik penuh Roh Kudus dan iman.
DOA KOLEKTA:
Marilah berdoa: Allah Bapa mahakuasa, kami merayakan misteri kebangkitan Tuhan dengan penuh rasa syukur. Semoga kami layak menikmati sukacita penebusan kami. Demi Yesus Kristus Putra-Mu, …..
BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Kisah Para Rasul 11:19-26
“Mereka berbicara kepada orang-orang Yunani, dan memberitakan Injil bahwa Yesus adalah Tuhan.”
Banyak saudara telah tersebar karena penganiayaan yang timbul sesudah Stefanus dihukum mati. Mereka tersebar sampai ke Fenisia, Siprus dan Antiokhia; namun mereka memberitakan Injil kepada orang-orang Yahudi saja. Akan tetapi di antara mereka ada beberapa orang Siprus dan orang Kirene yang tiba di Antiokhia, dan berbicara juga kepada orang-orang Yunani; mereka ini memberitakan Injil, bahwa Yesus adalah Tuhan. Tangan Tuhan menyertai mereka, dan sejumlah besar orang menjadi percaya dan berbalik kepada Tuhan. Maka sampailah kabar tentang mereka itu kepada jemaat di Yerusalem. Lalu jemaat di Yerusalem itu mengutus Barnabas ke Antiokhia. Setelah Barnabas datang dan melihat kasih karunia Allah, bersukacitalah ia. Ia menasihati mereka, supaya mereka semua tetap setia kepada Tuhan. Karena Barnabas adalah orang baik, penuh dengan Roh Kudus dan iman, sejumlah orang dibawa kepada Tuhan. Lalu pergilah Barnabas ke Tarsus untuk mencari Saulus; dan setelah bertemu dengan dia, ia membawanya ke Antiokhia. Mereka tinggal bersama-sama dengan jemaat itu satu tahun lamanya, sambil mengajar banyak orang. Di Antiokhialah murid-murid itu untuk pertama kalinya dsebut Kristen.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.
MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 87:1b-3.4-5.6-7
Ref. Pujilah Tuhan, hai segala bangsa!
-
Di gunung-gunung yang kudus ada kota yang dibangun-Nya; Tuhan lebih mencintai pintu-pintu gerbang Sion daripada segala tempat kediaman Yakub. Hal-hal yang mulia dikatakan tentang engkau, ya kota Allah.
-
Aku menyebut Rahab dan Babel di antara orang-orang yang mengenal Aku, bahkan tentang Filistea, Tirus dan Etiopia Kukatakan, “Ini dilahirkan di sana.” Tetapi tentang Sion dikatakan, “Tiap-tiap orang dilahirkan di dalamnya,” dan Dia, Yang Mahatinggi, menegakkannya.
-
Pada waktu mencatat bangsa-bangsa Tuhan menghitung, “Ini dilahirkan di sana.” Dan orang menyanyi-nyanyi sambil menari beramai-ramai, “Semua mendapatkan rumah di dalammu.”
BAIT PENGANTAR INJIL:
U : Alleluya, alleluya, alleluya
S : (Yoh 10:27) Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku, sabda Tuhan. Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku.
BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes 10:22-30
“Aku dan Bapa adalah satu.”
Pada hari raya Pentahbisan Bait Allah di Yerusalem, ketika itu musim dingin, Yesus berjalan-jalan di Bait Allah, di serambi Salomo. Dan orang-orang Yahudi mengelilingi Dia dan berkata kepada-Nya, “Berapa lama lagi Engkau membiarkan kami hidup dalam kebimbangan? Jikalau Engkau Mesias, katakanlah terus terang kepada kami.” Yesus menjawab mereka, “Aku telah mengatakannya kepada kamu, tetapi kamu tidak percaya; pekerjaan-pekerjaan yang Kulakukan dalam nama Bapa-Ku, itulah yang memberikan kesaksian tentang Aku, tetapi kamu tidak percaya, karena kamu tidak termasuk domba-domba-Ku. Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku. Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tdak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorang pun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku. Bapa-ku, yang memberikan mereka kepada-Ku, lebih besar daripada siapa pun, dan seorang pun tidak dapat merebut mereka dari tangan Bapa. Aku dan Bapa adalah satu.
Demikianlah Sabda Tuhan
U. Terpujilah Kristus
RESI DIBAWAKAN OLEH Rm Robertus Susilo Haryono SCJ
Vivat Cor Iesu per Cor Mariae. Hiduplah hati Yesus melalui Hati Maria.
Para pendengar Resi Dehonian yang terkasih, berjumpa kembali dengan saya romo Robertus Susilo haryono SCJ, dari komunitas SCJ Seminari St. Paulus Palembang dalam renungan singkat dehonian edisi selasa, 28 April 2026. Kita akan bersama-sama mendengarkan dan merenungkan Injil Yohanes 10:22-30
Para pendengar resi yang terkasih, orang-orang Yahudi kecewa terhadap Yesus. Mereka kecewa karena Yesus tidak kunjung memberikan kepastian mengenai identitasNya.Orang orang Yahudi sangat mengharapkan Yesus adalah Mesias yang mampu membebaskan mereka dari kekuasaan Romawi. Namun Yesus tak kunjung memberi jawaban yang mereka harapkan maka mereka kecewa terhadap Yesus.
Para pendengar resi yang terkasih, Yesus sebernanya telah menunjukan identitasNya. Ia menggambarkan identitas dirinya dengan gambaran Gembala dan domba. Allah digambarkan sebagai gembala bagi umat Israel dan gambaran itu di genapi dengan sempurna oleh Yesus. Ia adalah gembala yang baik, gembala sungguh mengenal domba-dombanya. Bahkan yang sangat penting adalah bahwa Yesus telah memberikan hidupNya agar domba-dombanya memperoleh hidup yang kekal.
Para pendengar resi yang terkasih marilah kita membuka hati agar kita semakin percaya kepada Yesus . Marilah kita membangun relasi dengan Nya melalui doa doa kita secara pribadi,dan mendengarkan dan merenungkan Sabda-Nya agar iman kita semakin kuat dan mendalam. Yesus adalah Gembala yang baik, percaya kepada-Nya kita tidak akan tersesat. Kita akan hantar sampai kepada Bapa di surga yang memberikan hidup kekal kepada kita. Tuhan memberkati kita semua. Amin.
DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN:
Allah Bapa sumber cinta kasih, Engkau membahagiakan kami dengan misteri Paskah Putra-Mu. Kami mohon, semoga karya penebusan-Mu menjadi pokok sukacita abadi bagi kami. Demi Kristus, ….
ANTIFON KOMUNI – lih. Lukas 24:46.26
Kristus harus menderita dan bangkit dari alam maut untuk memasuki kemuliaan-Nya. Aleluya.
DOA SESUDAH KOMUNI:
Marilah berdoa: Allah Bapa sumber kehidupan, dalam misteri Paskah Putra-Mu, maut diubah menjadi sumber hidup. Semoga karena pertukaran suci ini kami Kaubantu dalam kehidupan kini dan Kauantar memasuki sukacita abadi. Demi Kristus, ….
DOWNLOAD AUDIO RESI:
No Comments