Sabtu, 30 Mei 2026 – Hari Biasa Pekan VIII

Rm Paulus Jose Pratama SCJ Paroki St Yohanes Penginjil Bengkulu – Indonesia

 
 

AUDIO RESI:

ABTIFON PPEMBUKA – Mazmur 63:2

Ya Allah, Engkaulah Allahku, aku mencari Engkau. Hatiku haus dan rindu akan Dikau, seperti tanah kering dan tandus merindukan air.

PENGANTAR:

Antara anjuran Yesus untuk tetap setia pada iman dan sikap kaum Farisi terhadap Yesus, terbentanglah jalan pertobatan. Apakah orang mau terbuka terhadap karya Roh atau berhenti pada perdebatan tentang kekuasaan dan kewenangan.

DOA KOLEKTA:

Marilah bedoa: Allah Bapa sumber iman kepercayaan, teguhkanlah kami dalam iman para leluhur yang mendahului kami. Semoga selalu berpegang teguh pada sabda yang dapat diandalkan, ialah sabda Yesus Putra-Mu, yang akan mengantar kami menuju kebebasan dan kebahagiaan sejati. Sebab Dialah Putra-Mu ….

BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Surat Rasul Yudas 17.20b-25

“Allah berkuasa menjaga kalian jangan sampai tersandung, dan membawa kalian penuh kegembiraan di hadapan kemuliaan-Nya.”

Saudara-saudara terkasih, ingatlah akan apa yang dahulu telah dikatakan kepadamu oleh rasul-rasul Tuhan kita Yesus Kristus. Maka bangunlah dirimu sendiri di atas dasar imanmu yang paling suci, dan berdoalah dalam Roh Kudus. Peliharalah dirimu dalam kasih Allah sambil menantikan rahmat Tuhan kita Yesus Kristus, untuk hidup yang kekal. Tunjukkanlah belas kasihan kepada mereka yang ragu-ragu, renggutlah mereka dari api. Tetapi tunjukkanlah belas kasihan yang disertai rasa takut kepada orang-orang lain juga, dan bencilah pakaian mereka yang dicemarkan oleh keinginan-keinginan dosa. Allah berkuasa menjaga kalian supaya jangan sampai tersandung. Ia membawa kalian tanpa noda dan penuh kegembiraan di hadapan kemuliaan-Nya. Bagi Dia, Allah yang Esa, Juruselamat kita, dengan perantaraan Yesus Kristus, Tuhan kita, bagi Dia kemuliaan, kebenaran, kekuatan dan kuasa sebelum segala abad, sekarang dan sampai selama-lamanya. Amin.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 63:2.3-4.5-6

Ref. Jiwaku, haus, pada-Mu Tuhan, ingin melihat wajah Allah.

  1. Ya Allah, Engkaulah Allahku, aku mencari Engkau, jiwaku haus akan Dikau, tubuhku rindu kepada-Mu, seperti tanah yang kering dan tandus, yang tiada berair.

  2. Demikianlah aku rindu memandang-Mu di tempat kudus, sambil melihatan kekuatan dan kemuliaan-Mu. Sebab kasih setia-Mu lebih baik daripada hidup, bibirku akan memegahkan Dikau.

  3. Aku mau memuji Engkau seumur hidupku dan menaikkan tanganku demi nama-Mu. Seperti dijamu lemak dan sumsum jiwaku dikenyangkan, bibirku bersorak-sorai, mulutku memuji-muji.

BAIK PENGANTAR INJIL:

U :  Alleluya
S :  (Kol 3:16a.17) 
Semoga sabda Kristus tinggal dalam diri kalian secara melimpah. Bersyukurlah dengan pengantaraan Kristus kepada Allah Bapa kita.   

BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Markus 11:27-33

“Dengan kuasa manakah Engkau melakukan hal-hal itu?”

Beberapa waktu sesudah mengusir para pedagang dari halaman Bait Allah, Yesus dan murid-murid-Nya tiba kembali di Yerusalem. Ketika Yesus sedang berjalan-jalan di halaman Bait Allah, datanglah kepada-Nya imam-imam kepala, ahli-ahli Taurat dan kaum tua-tua. Mereka bertanya kepada Yesus, “Dengan kuasa manakah Engkau melakukan hal-hal itu? Dan siapakah yang memberikan kuasa itu kepada-Mu, sehingga Engkau melakukan hal-hal itu?” Yesus menjawab mereka, “Aku akan mengajukan satu pertanyaan kepada kalian. Jawablah Aku, dan Aku akan mengatakan, dengan kuasa mana kulakukan hal-hal itu. Pembaptisan Yohanes itu dari surga atau dari manusia? Jawablah!” Mereka memperbincangkannya seraya berkata, “Jikalau kita katakan ‘Dari Allah’, Ia akan berkata, ‘Kalau begitu, mengapa kalian tidak percaya kepada-Nya?’ Tetapi masakan kita katakan ‘Dari manusia’.” Sebab mereka takut kepada orang banyak, karena semua orang menganggap bahwa Yohanes betul-betul seorang nabi. Maka Mereka menjawab Yesus, “Kami tidak tahu”. Maka kata Yesus kepada mereka, “Jikalau demikian, Aku pun takkan mengatakan kepada kalian, dengan kuasa manakah Aku melakukan hal-hal itu.”
Demikianlah Sabda Tuhan.
U : Terpujilah Kristus

RESI DIBAWAKAN OLEH Rm Paulus Jose Pratama SCJ 

Vivat Cor Iesu per Cor Mariae. Hiduplah Hati Yesus melalui Hati Maria.

Sahabat Hati Kudus Yesus yang terkasih.. Salam jumpa bersama Saya, Rm. Yosse SCJ dari Paroki St. Yohanes Penginjil, Bengkulu, dalam Resi (Renungan singkat) Edisi Sabtu, 30 Mei 2026.

Tema Resi kita adalah “Hati yang Berani Menyatakan Kebenaran.”  Mari kita mempersiapakan hati dan kita awali permenungan ini dengan tanda kemenangan Kristus. Dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus..

Sahabat pecinta Hati Kudus, para pemimpin Yahudi sangat kesal dengan keberanian Yesus yang mengusir para pedagang dari Bait Allah. Meskipun tujuan Yesus baik, yakni supaya Bait Allah tidak digunakan untuk keuntungan ekonomi dan menindas rakyat kecil. Maka, para pemimpin Yahudi yang merasa punya otoritas dan mendapatkan penghasilan yang besar dari semua kegiatan di sana merasa terusik. Tiga kelompok yang merasa dirugikan oleh perbuatan Yesus, yakni; para imam, guru atau Ahli Taurat, dan para penatua. Mereka inilah kelompok Sanhedrin, dewan penguasa orang Yahudi pada masa itu. Maka, mereka mengajukan pertanyaan “Dengan kuasa manakah, Engkau melakukan hal-hal itu?” (ay 28).

Yesus mengajukan pertanyaan pada mereka tentang dari mana baptisan Yohanes, surga atau manusia? Jika mereka mengakui baptisan Yohanes berasal dari surga, mereka mempermalukan diri sendiri. Karena, Yesus akan segera membalikkannya kepada mereka, “Mengapa kamu tidak percaya kepadanya dan menerima baptisan?” Mereka tidak tahan mendengar Yesus mengatakan ini, tetapi mereka tahan mendengar hati nurani mereka sendiri mengatakan demikian. Karena di dalam hati, mereka mencari aman. Sikap yang demikian dirasa lebih baik, karena mereka bisa berpura-pura untuk baik-baik saja, ketimbang dipermalukan di depan banyak orang. Jika mereka berkata, baptisan Yohanes berasal dari manusia. Itu artinya mereka tidak mengakui Yohanes sebagai nabi yang diutus Allah. Jawaban itu juga akan menjadi bumerang bagi mereka, sebab orang-orang Yahudi lainnya siap untuk menentang mereka; karena semua orang menganggap Yohanes sebagai nabi sejati, dan karena itu mereka takut dicemooh. Maka, mereka memilih berpura-pura tidak tahu.

Yesus pun tidak mau memberitahukan pada mereka tentang kuasa-Nya. Mereka tidak pantas diberi tahu; karena jelas bahwa mereka tidak memperjuangkan kebenaran, tetapi hanya kemenangan dan rasa aman mereka sendiri. Yesus jelas memiliki kuasa dari Allah sendiri yang menyertai setiap mukjizat dan perbuatan-Nya.

Mari, kita pun melihat ke dalam hati kita. Apakah kita masih terbelenggu oleh ketakutan untuk mengungkap apa yang benar? Apakah kita seperti orang Yahudi, yang lebih memilih jawaban “cari aman”, untuk menjadi munafik demi menyenangkan banyak orang, dari pada jawaban yang mengungkapkan kebenaran? 

Hati Yesus yang lemah lembut dan rendah hati, jadikanlah hati kami seperti Hati-Mu. Amin. Dalam Nama Bapa, dan Putera, dan Roh Kudus. Amin. Tuhan memberkati. Berkah Dalem.

DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN:

Allah Bapa sumber kehidupan, berilah kiranya kami rezeki rahmat dan piala berkat, yang akan menghilangkan lapar dan haus kami akan kehidupan sejati berkat Yesus putra-Mu, yang ….

ANTIFON KOMUNI – Mazmur 63:5-6

Aku akan memuji Engkau seumur hidupku, menadahkan tangan kepada-Mu. Hatiku Kaukenyangkan dengan santapan lezat, mulutku memuji Engkau sambil bersyukur.

DOA SESUDAH KOMUNI:

Marilah berdoa: Allah Bapa mahakuasa, barangsiapa percaya akan Putra-Mu, Kauberi kebebasan dan Kauangkat menjadi putra-Mu. Semoga kami tinggal di dunia ini dengan penuh syukur demi keselamatan dan kesejahteraan sesama. Demi Kristus, Tuhan dan pengantara kami.

DOWNLOAD AUDIO RESI: 

No Comments

Leave a Comment