Senin, 18 Mei 2026 – Hari Biasa Pekan VII Paskah (Novena Roh Kudus hari keempat)

Br Andreas Gatot Yudoanggono SCJ dari Komunitas SCJ Cipinang-Cempedak Jakarta Indonesia

 
 
 

AUDIO RESI:

ANTIFON PEMBUKA – Kisah para Rasul 1:8

Kamu akan diberi kekuatan yakni Roh Kudus yang akan datang kepadamu. Maka, kamu akan menjadi saksiku sampai ke ujung bumi. Aleluya.

PENGANTAR:

Yesus mempertanyakan kepada para murid dan kita apakah kita benar-benar mengimani Dia sebagai Utusan Bapa. Ada kala nya kita ditertawakan orang karena iman, sehingga ingin rasa nya melupakan Yesus. Baik bila pada hari-hari menjelang Pente kosta, kita mohon agar Roh Kudus dicurahkan kepada keluarga keluarga dan masyarakat kita, supaya dengan tabah dan rela mampu memberi kesaksian iman.

DOA KOLEKTA:

Marilah berdoa: Allah Bapa mahakudus, semoga kekuatan Roh-Mu turun, agar kami mematuhi kehendak-Mu dengan setia dan mengamalkannya dalam cara hidup kami. Demi Yesus Kristus Putra-Mu, ….

ATAU: 

Marilah berdoa: Allah Bapa maha pengasih, berilah kami hati yang tabah dan semangat yang menyala-nyala, agar cinta kasih ajaran Putra-Mu dapat kami amalkan dalam hidup kami; maka seluruh bumi akan bercorak baru seturut gambaran yang Kaucita-citakan. Demi Yesus Kristus ….

BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Kisah Para Rasul 19:1-8

“Sudahkah kamu menerima Roh Kudus, ketika kamu menjadi percaya?”

Ketika Apolos masih berada di kota Korintus, Paulus sudah menjelajah daerah-daerah pedalaman Asia, dan tiba di Efesus. Di situ didapatinya beberapa orang murid. Katanya kepada mereka, “Sudahkah kamu menerima Roh Kudus, ketika kamu menjadi percaya?” Akan tetapi mereka menjawab dia, “Belum, bahkan kami belum pernah mendengar, bahwa ada Roh Kudus.” Lalu kata Paulus kepada mereka, “Kalau begitu dengan baptisan manakah kamu telah dibaptis?” Jawab mereka, “Dengan baptisan Yohanes.” Kata Paulus, “Baptisan Yohanes adalah baptisan tobat, dan Yohanes sendiri berkata kepada orang banyak, bahwa mereka harus percaya kepada Dia yang datang kemudian daripadanya, yaitu Yesus.” Ketika mendengar hal itu, mereka memberi diri dibaptis dalam nama Tuhan Yesus. Dan ketika Paulus menumpangkan tangan di atas mereka, turunlah Roh Kudus ke atas mereka, dan mulailah mereka berkata-kata dalam bahasa Roh dan bernubuat. Jumlah mereka adalah kira-kira dua belas orang. Selama tiga bulan Paulus mengunjungi rumah ibadat di situ dan mengajar dengan berani. Lewat pemberitaannya ia berusaha meyakinkan mereka tentang Kerajaan Allah.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 68:2-3.4-5ac.6-7ab

Ref. Hai kerajaan-kerajaan bumi, menyanyilah bagi Allah.

  1. Allah bangkit, maka terseraklah musuh-musuh-Nya, orang-orang yang membenci Dia melarikan diri dari hadapan-Nya. Seperti asap hilang tertiup, seperti lilin meleleh di depan api, demikianlah orang-orang fasik binasa di hadapan Allah.

  2. Tetapi orang-orang benar bersukacita, mereka beria-ria di hadapan Allah, bergembira dan bersukaria. Bernyanyilah bagi Allah, bermazmurlah bagi nama-Nya! Nama-Nya ialah Tuhan!

  3. Bapa bagi anak yatim dan pelindung bagi para janda, itulah Allah di kediaman-Nya yang kudus; Allah memberi tempat tinggal kepada orang-orang sebatang kara, Ia mengeluarkan orang-orang tahanan, sehingga mereka bahagia.

BAIT PENGANTAR INJIL:

U : Alleluya
S : (Kol 3:1) Kalau kamu dibangkitkan bersama dengan Kristus, carilah perkara yang di atas, di mana Kristus ada, duduk di sebelah kanan Allah.

BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes 16:29-33

“Kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia.”

Dalam amanat perpisahan-Nya Yesus berkata bahwa akan tiba saat-Nya bahwa Ia tidak lagi berbicara dengan memakai kiasan. Maka para murid berkata kepada Yesus, “Lihat, sekarang Engkau berkata-kata terus terang dan Engkau tidak memakai kiasan. Sekarang kami tahu, bahwa Engkau mengetahui segala sesuatu dan tidak perlu orang bertanya kepada-Mu. Karena itu kami percaya, bahwa Engkau datang dari Allah.” Jawab Yesus kepada mereka, “Percayakah kamu sekarang? Lihat, saatnya datang, bahkan sudah datang, bahwa kamu diceraiberaikan, masing-masing ke tempatnya sendiri dan kamu meninggalkan Aku seorang diri. Namun Aku tidak seorang diri, sebab Bapa menyertai Aku. Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya kamu beroleh damai sejahtera dalam Aku. Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia.”
Demikianlah Injil Tuhan
U. Terpujilah Kristus.

RESI DIBAWAKAN OLEH Br. Andreas Gatot Yudoanggono SCJ

Vivat Cor Iesu per Cor Mariae. Hiduplah Hati Yesus, melalui Hati Maria.

Sahabat Resi Dehonian yang dicintai dan mencintai Hati Kudus Yesus.. Salam jumpa Bersama Saya, Br. Andreas Gatot Yudoanggono SCJ dari Rumah SCJ Cipinang Cempedak Jakarta Timur Indonesia, dalam Resi (Renungan singkat) Edisi Senin, 18 Mei 2026, Hari Hari Biasa Pekan VII Paskah. Tema Resi kita kali ini adalah: “Damai di Tengah Pergulatan, Roh Kudus Menguatkan Hati”. Marilah kita mempersiapkan hati untuk mendengarkan bacaan hari ini. Dalam Nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus. Amin 

Para Sahabat, Saudari-saudara yang dikasihi dan mengasihi Hati Yesus. Dalam bacaan injil hari ini  dikisahkan bahwa para murid merasa mulai memahami perkataan Yesus. Namun Yesus justru mengingatkan bahwa sebentar lagi mereka akan tercerai-berai dan meninggalkan-Nya sendirian. Meski demikian, Yesus tidak takut, sebab Bapa menyertai-Nya. Di akhir sabda-Nya, Yesus berkata: “Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia.” Di tengah Novena Roh Kudus hari keempat ini, kita diingatkan bahwa Roh Kudus hadir bukan untuk menghapus semua kesulitan hidup, tetapi untuk memberi kekuatan, damai, dan keberanian dalam menghadapi semuanya. Lalu apa yang bisa kita refleksikan atau kita pelajari dari perikop hari ini? Saya menawarkan 3 hal saja:

  1. Iman kita sering kali belum sungguh mendalam: Para murid merasa sudah memahami Tuhan Yesus, tetapi kenyataannya mereka masih mudah takut dan goyah. Dalam hidup sehari-hari pun, kita kadang merasa sudah dekat dengan Tuhan, tetapi ketika menghadapi masalah, kritik, kegagalan, atau tekanan, hati kita mudah kecewa dan kehilangan damai. Roh Kudus membantu kita untuk bertumbuh dari iman yang hanya di mulut menjadi iman yang sungguh hidup di hati. Lalu pertanyaan refleksinya adalah: Ketika menghadapi masalah, tekanan, atau kekecewaan, apakah saya tetap datang kepada Tuhan, atau justru lebih mudah mengeluh, marah, dan menjauh dari-Nya?”

  2. Tuhan Yesus tidak menjanjikan hidup tanpa kesulitan, tetapi menjanjikan penyertaan-Nya. “Dalam dunia kamu menderita penganiayaan.” Sabda ini sangat nyata dalam hidup kita. Ada saat-saat kita lelah melayani, merasa sendirian, kurang dihargai, atau menghadapi pergulatan batin yang berat. Namun Roh Kudus hadir sebagai Penghibur yang menguatkan langkah kita agar tidak mudah menyerah dan tetap setia menjalani panggilan hidup. Nah pertanyaan refleksinya adalah: Dalam pergulatan hidup yang sedang saya alami saat ini, apakah saya masih percaya bahwa Tuhan tetap menyertai dan menguatkan saya?”

  3. Damai sejati lahir dari persatuan dengan Kristus. Tuhan Yesus bersabda, “Semuanya itu Kukatakan kepadamu supaya kamu beroleh damai sejahtera dalam Aku.” Damai bukan berarti hidup tanpa masalah, melainkan hati yang tetap tenang karena percaya bahwa Tuhan berjalan bersama kita. Roh Kudus menolong kita untuk tetap memiliki hati yang teduh, tidak dikuasai ketakutan, dan mampu membawa pengharapan bagi orang lain. Lalu yang menjadi pertanyaan refleksinya:Apakah kehadiran saya membawa ketenangan dan pengharapan bagi orang lain, atau justru menambah kecemasan dan beban di sekitar saya?”

Nah sahabatku, saudari-saudara yang dikasihi dan mengasihi Hati Yesus. Semoga melalui Novena Roh Kudus yang kita panjatkan hari ini dan juga diterangi Sabda Allah yang kita dengar hari ini, kita semakin berani menyerahkan hidup kepada Tuhan, percaya pada penyertaan-Nya, dan tetap setia di tengah berbagai pergulatan hidup. Semoga Hati Kudus Yesus semakin merajai hati kita sehingga kita tetap memiliki damai, keberanian, dan pengharapan dalam setiap situasi hidup. Amin.

Hati Yesus yang lemah lembut dan rendah hati, jadikanlah hati kami seperti Hati-Mu. Amin. Dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus. Amin. Tuhan memberkati. Berkah Dalem.

DOA MOHON TUJUH KURNIA ROH KUDUS (Didoakan setelah homili)

1. Datanglah, ya Roh Hikmat,

P+U.   turunlah atas diri kami. Ajarlah kami menjadi orang bijak, terutama agar kami dapat menghargai, mencintai, dan mengutamakan cita-cita surgawi. Dan semoga kami Kau lepaskan dari belenggu dosa dunia ini.

2. Datanglah, ya Roh Pengertian,

P+U.   turunlah atas diri kami. Terangilah budi kami, agar dapat memahami ajaran Yesus, Sang Putra, dan melaksanakannya dalam hidup sehari-hari.

3. Datanglah, ya Roh Nasihat,

P+U.  dampingilah kami dalam perjalanan hidup yang penuh gejolak ini. Semoga kami selalu melakukan yang baik dan benar, serta menjauhi yang jahat.

4. Datanglah, ya Roh Keperkasaan,

P+U.   kuatkanlah hamba-Mu yang lemah ini, agar tabah menghadapi segala kesulitan dan derita. Semoga kami Kau kuatkan dengan memegang tangan-Mu yang senantiasa menuntun kami.

5. Datanglah, ya Roh Pengenalan akan Allah,

P+U.  ajarlah kami mengetahui bahwa semua yang ada di dunia ini sifatnya sementara saja. Bimbinglah kami, agar tidak terbuai oleh kemegahan dunia. Bimbinglah kami, agar dapat menggunakan hal-hal duniawi untuk kemuliaan-Mu.

6. Datanglah, ya Roh Kesalehan,

P+U.   bimbinglah kami untuk terus berbakti kepada-Mu. Ajarilah kami menjadi orang yang tahu berterimakasih atas segala kebaikan-Mu. Semoga kami berani menjadi teladan kesalehan bagi orang-orang di sekitar kami.

7. Datanglah, ya Roh Takut akan Allah,

P+U.   ajarlah kami untuk takut dan tunduk kepada-Mu, dimana pun kami berada. Tegakkanlah kami agar selalu berusaha melakukan hal-hal yang berkenan kepada-Mu.

DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN: 

Allah Bapa sumber segala rahmat, semoga kurban Kristus yang tak bernoda ini menyucikan kami dan mendatangkan rahmat dan daya kekuatan bagi kami. Demi Kristus, ….

ATAU: 

Allah Bapa sumber kedamaian, ajarilah kami melatih diri dalam cinta kasih, agar dapat menyelamatkan dunia. Berilah kami rezeki yang mendatangkan kedamaian. Demi Kristus, ….

ANTIFON KOMUNI – Yohanes 14:18; 16:23

Kamu takkan Kutinggalkan sebagai yatim piatu, Aku akan kembali dan hatimu akan bersukacita. Aleluya.

DOA SESUDAH KOMUNI: 

Marilah berdoa: Allah Bapa sumber pembaruan hidup, Engkau telah menyegarkan umat-Mu dengan sakramen Ekaristi. Semoga kami dapat beralih dari hidup lama ke hidup yang baru. Demi Kristus, ….

ATAU: 

Marilah berdoa: Allah Bapa mahasetia, dengan roti anggur Engkau menunjukkan, bagaimana Engkau mendampingi kami. Semoga kami yang telah Kauperkenankan menyantap rezeki surgawi ganti menampakkan kesetiaan kami kepada-Mu serta membangun dunia ini sesuai dengan cita-cita-Mu. Demi Kristus, ….

DONWLOAD AUDIO RESI: 

DOA NOVENA ROH KUDUS – HARI IV

Persiapan Menyambut Kedatangan Tujuh Karunia Roh Kudus

Pendarasan doa setiap harinya disesuaikan dengan karunia Roh Kudus yang dituju. Berikut bacaan doa Novena Roh Kudus selama sembilan hari yang dikutip dari laman Discerning Hearts.

 

DOA NOVENA ROH KUDUS – Hari Keempat

Ya Tuhan, yang hari ini oleh cahaya Roh Kudus
telah memerintahkan hati orang-orang beriman,
beri kami, dengan terang Roh Kudus yang sama,
cinta akan apa yang benar dan adil
dan kenikmatan terus-menerus dari kenyamanan-Nya.
Berdoa Roh Kudus,
agar saya dapat berusaha untuk belajar lebih banyak tentang iman saya;
bahwa saya mungkin pernah menyadari alasan itu dalam semua
keagungan manusianya mampu menggenggam
tapi sekilas tentang realitas itu adalah Tuhan.
Doakan agar saya dapat menerima sebagai motto hidup saya:
“Semua untuk kemuliaan Tuhan yang lebih besar”
dan berilah aku bantuan yang dengan sungguh-sungguh aku cari dalam novena ini…
(Sampaikan permintaan Anda di sini)
Datanglah, ya Roh Kudus,
memenuhi hati orang-orang beriman-Mu,
dan nyalakan di dalamnya api cinta-Mu.
Amin.

Dilanjutkan dengan Rosario Roh Kudus

 

ROSARIO ROH KUDUS

Rosario Roh Kudus disusun pada tahun 1892 oleh seorang biarawan Fransiskan Kapusin di Inggris sebagai sarana bagi umat beriman untuk menghormati Roh Kudus. Doa ini kemudian memperoleh persetujuan apostolik dari Paus Leo XIII pada tahun 1902. Rosario ini dimaksudkan sebagai sarana untuk menghormati Roh Kudus, sama seperti Rosario Bunda Maria di maksudkan para rahib Dominikan untuk menghormati Bunda Maria.

Rosario ini terdiri atas 5 kelompok manik-manik. Tiap kelompok terdiri dari 7 manik. Sebelum dan sesudah tiap kelompok terdapat 2 butir manik besar, sehingga seluruhnya ada 35 butir manik kecil dan 12 butir manik besar. Sebagai tambahan, terdapat 3 manik kecil pada bagian permulaan. Pada ketiga manik kecil ini dibuat tanda salib, lalu di daraskan doa tobat dan himne datanglah Roh Pencipta.

Dalam tiap kelompok manik, diucapkan doa kemuliaan pada ketujuh manik kecil, dan 1 doa Bapa Kami serta 1 Salam Maria pada kedua manik besar. Pada 2 manik besar yang tersisa di bagian akhir, diucapkan Sahadat Para Rasul (Aku percaya …..), doa Bapa Kami dan Salam Maria untuk mendoakan Bapa Suci.

Pada doa ini terdapat 5 misteri: masing-masing misteri direnungkan pada setiap kelompok manik-manik. Angka lima merupakan penghormatan atas lima Luka Suci Yesus yang merupakan sumber rahmat yang dibagikan Roh Kudus untuk seluruh umat manusia.

Secara berurutan, Rosario Roh Kudus di daraskan sebagai berikut:

I. TANDA SALIB

II. DOA TOBAT

III. DATANGLAH ROH PENCIPTA

Datanglah hai Roh Pencipta kunjungilah jiwa kami semua penuhilah dengan rahmat-Mu hati kami ciptaan-Mu. Gelar-Mu ialah penghibur rahmat Allah yang mahaluhur Sumber Hidup, Api Kasih dan Pengurapan Ilahi.

Engkaulah sumber sapta karunia jemari tangan Sang Ilahi. Engkaulah janji sejati Allah Bapa yang mempergandakan bahasa. Terangilah akal budi, curahkan cinta di setiap hati. Segala kelemahan kami semoga Kau lindungi dan Kau kuatkan. Jauhkanlah semua musuh segera, anugrahkanlah kedamaian jiwa, dengan Engkau sebagai penuntun kami kejahatan tak’kan mempengaruhi. Perkenalkanlah kami kepada Bapa ajarilah agar mengakui Putra serta Engkau, Roh dari Keduanya yang kami imani dan puji selamanya. Segala kemuliaan bagi Allah Bapa dan bagi Sang Putra yang telah bangkit dari mati serta bagi-Mu Roh Kudus pula sepanjang segala abad.  Amin

IV. MISTERI PERTAMA:

“Dari Roh Kuduslah Yesus dikandung Perawan Maria.” (Renungan Luk1:35 ) Ujud khusus:

Dengan tekun, mintalah bantuan dari Roh Ilahi serta perantaraan Bunda maria untuk mengikuti kebajikan-kebajikan Yesus Kristus, contohlah segala kebajikan-Nya, sehingga kita dapat menjadi serupa dengan citra Putra Allah.

Renungan dan doa pribadi …

Bapa Kami …

Salam Maria …

Kemuliaan … (7x)

V. MISTERI KEDUA:

“Roh Allah turun atas Yesus.” (Renungan Mat3:16 ) Ujud khusus:

Peliharalah dengan penuh kesungguhan anugrah yang tak ternilai, rahmat pengudusan yang dicurahkan dan ditanamkan dalam jiwa kita oleh Roh Kudus pada saat pembabtisan. Peganglah dengan teguh janji baptis yang telah kita ucapkan: tingkatkan iman, harapan dan cinta kasih melalui tindakan nyata, serta hiduplah sebagai anak-anak Allah dan anggota Gereja Allah yang sejati agar kelak kita dapat memperoleh warisan surgawi.

Renungan dan doa pribadi …

Bapa Kami …

Salam Maria …

Kemuliaan … (7x)

VI. MISTERI KETIGA:

“Oleh Roh Kudus, Yesus dibimbing menuju padang gurun untuk dicobai.” (Renungan Luk4:1-2) Ujud khusus:

Bersyukurlah selalu atas ketujuh karunia Roh Kudus yang dicurahkan pada kita saat menerima Sakramen Penguatan: Roh kebijaksanaan, pengertian, nasihat, keperkasaan, pengenalan akan Allah, kesalehan, dan rasa takut akan Allah. Serahkan diri kita dengan setia kepada bimbingan Ilahi-Nya, sehingga di atas segala godaan dan pencobaan hidup kita berlaku secara perkasa sebagai seorang Kristen sejati dan prajurit Kristus yang berani.

Renungan dan doa pribadi …

Bapa Kami …

Salam Maria …

Kemuliaan … (7x)

VII. MISTERI KEEMPAT:

“Peranan Roh Kudus dalam Gereja.” (Renungan Kis2:2 Kis2:4 Kis2:11 ) Ujud khusus:

Bersyukurlah kepada Tuhan karena Ia menjadikan kita sebagai anggota Gereja-Nya yang selalu dijiwai dan diarahkan oleh Roh Kudus, Roh yang diturunkan ke dunia untuk tugas itu pada hari Pentekosta. Dengarlah dan patuhilah Takhta Suci, wakil Roh Kudus yang tidak dapat salah, serta Gereja, pilar dan dasar kebenaran. Junjunglah ajaran-ajarannya dan belalah hak-haknya.

Renungan dan doa pribadi …

Bapa Kami …

Salam Maria …

Kemuliaan … (7x

VIII. MISTERI KELIMA:

“Roh Kudus dalam jiwa-jiwa orang beriman.” (Renungan 1Kor6:19 1Tes5:19 Ef4:30 ) Ujud khusus:

Sadarilah keberadaan Roh Kudus dalam diri kita, peliharalah dengan seksama kemurnian tubuh dan jiwa, ikutilah dengan setia bimbingan Ilahi-Nya, sehingga kita dapat menghasilkan buah-buah Roh: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan hati, kebaikan, kesetiaan, kelemah lembutan, iman, kerendahan hati, penguasaan diri, dan kemurnian.

Renungan dan doa pribadi … Bapa Kami …

Salam Maria … Kemuliaan … (7x) Aku Percaya … Bapa Kami …

Salam Maria …

 

No Comments

Leave a Comment